Belajar DevOps: Panduan Lengkap untuk Pemula di 2026
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
22 January 2026
•
240
Belajar DevOps adalah langkah penting untuk memasuki dunia teknologi di 2026, menggabungkan pengembangan perangkat lunak dan operasi TI untuk meningkatkan efisiensi.
Warga Bimbingan, mempelajari DevOps akan membantumu menguasai alat dan konsep seperti CI/CD, cloud computing, dan automatisasi, yang sangat dibutuhkan di industri TI. Keterampilan ini memungkinkan kamu untuk bekerja di berbagai proyek teknologi modern.
Di artikel ini, MinDi akan memandu kamu melalui DevOps roadmap dan langkah-langkah untuk memulai perjalanan karirmu. Yuk baca dan persiapkan dirimu untuk menjadi seorang DevOps Engineer yang siap menghadapi tantangan di 2026!
Baca juga: 21 Bootcamp Terbaik untuk Fresh Graduate Siap Kerja 2026
Apa Itu DevOps?
DevOps adalah filosofi yang menggabungkan tim pengembangan perangkat lunak dengan tim operasi TI untuk bekerja lebih cepat dan lebih kolaboratif.
Fokus utama dari DevOps adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan perubahan kode dilakukan lebih cepat, lebih aman, dan lebih sering, tanpa mengorbankan kualitas aplikasi.
Dengan menggunakan praktik Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD), DevOps memungkinkan otomatisasi proses pengujian dan pengiriman perangkat lunak.
Pendekatan ini tidak hanya mempercepat pengembangan tetapi juga meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antara pengembang dan tim operasional untuk menghasilkan produk yang lebih stabil dan terkelola dengan baik.
Baca juga: Apa Itu Bootcamp Coding? Keuntungan, Jenis, dan Cara Memilih
Langkah-Langkah Belajar DevOps
Sumber: Canva
Warga Bimbingan, jika kamu ingin menjadi seorang DevOps Engineer di 2026, ada beberapa langkah yang perlu diikuti.
Berikut adalah 7 langkah belajar DevOps yang akan membantumu memahami proses dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di dunia ini.
1. Pelajari Bahasa Pemrograman
Langkah pertama adalah mempelajari bahasa pemrograman yang penting dalam DevOps, seperti Python, Go, Ruby, JavaScript/Node.js, dan Rust.
Kemampuan dalam menulis kode akan sangat membantu dalam menulis skrip otomatisasi dan mengelola berbagai proses pengembangan.
Memahami bahasa pemrograman ini memungkinkan kamu untuk bekerja lebih efisien dalam menulis kode yang diperlukan untuk pengembangan dan deployment aplikasi. Ini akan memberi kamu dasar yang kuat dalam DevOps.
2. Pahami Sistem Operasi dan Jaringan
Mengetahui dasar-dasar sistem operasi seperti Linux dan Windows sangat penting bagi seorang DevOps Engineer.
Selain itu, pemahaman tentang jaringan dan protokol seperti HTTP, DNS, dan SSL/TLS juga diperlukan untuk mendukung pengelolaan aplikasi.
Kemampuan ini akan membantumu dalam mengatasi masalah yang muncul saat pengembangan dan pengelolaan aplikasi. Sistem dan jaringan adalah aspek kunci dalam pekerjaan DevOps sehari-hari.
3. Kuasai Alat DevOps Utama
Menguasai alat-alat penting dalam DevOps seperti Docker, Kubernetes, dan Git sangat penting dalam otomatisasi dan pengelolaan proyek.
Alat-alat ini memungkinkan kamu mengelola container, mengotomatisasi pengujian, serta memanage versi aplikasi secara efisien.
Keahlian dalam menggunakan alat-alat ini akan membuatmu lebih siap untuk menyelesaikan tugas-tugas DevOps. Pengalaman langsung dengan alat-alat ini akan memberi kamu keunggulan dalam dunia kerja.
4. Pelajari CI/CD dan Automatisasi
Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD) adalah konsep penting dalam DevOps untuk mempercepat siklus pengembangan.
Menggunakan alat seperti Jenkins atau GitLab CI, kamu dapat otomatisasi proses pengujian dan deployment aplikasi.
Dengan memanfaatkan CI/CD, pengembang dapat memastikan bahwa setiap pembaruan kode diuji dan dikirim dengan cepat dan aman. Proses otomatisasi ini meningkatkan produktivitas tim dan mengurangi risiko kesalahan manusia.
5. Pahami Cloud Computing dan Infrastruktur sebagai Kode (IaC)
DevOps Engineer sering bekerja dengan layanan cloud seperti AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure.
Menguasai cloud environments akan mempermudah pengelolaan infrastruktur yang diperlukan untuk menyebarkan dan menskalakan aplikasi.
Cloud computing sangat penting untuk mendukung pengelolaan dan penyebaran aplikasi dalam skala besar. Ini akan memungkinkan kamu untuk bekerja dengan proyek-proyek yang lebih kompleks dan efisien.
6. Kuasai Infrastruktur sebagai Kode (IaC)
Infrastructure as Code (IaC) memungkinkanmu untuk mengelola infrastruktur menggunakan kode, seperti dengan Terraform atau Ansible.
Kemampuan ini penting untuk otomatisasi dan pengelolaan infrastruktur, yang sangat dibutuhkan dalam lingkungan DevOps.
IaC mengurangi kebutuhan pengelolaan manual, yang dapat memakan waktu dan rawan kesalahan. Ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola infrastruktur yang skalabel.
7. Fokus pada Keamanan (DevSecOps)
DevSecOps adalah pendekatan yang mengintegrasikan keamanan dalam seluruh siklus hidup pengembangan perangkat lunak.
Dengan mempelajari DevSecOps, kamu akan bisa memastikan bahwa aplikasi tetap aman selama pengembangan dan deployment.
Keamanan menjadi aspek yang semakin penting dalam pengembangan perangkat lunak modern. Menjaga keamanan di semua tahap pengembangan adalah tugas utama seorang DevOps Engineer.
Baca juga: 10 Lowongan Kerja Remote untuk Bootcamp Programmer 2026
Kursus dan Bootcamp Belajar DevOps
Sumber: Canva
Warga Bimbingan, setelah mempelajari dasar-dasar DevOps, langkah selanjutnya adalah mengikuti kursus atau bootcamp untuk memperdalam keterampilan.
Berikut adalah beberapa rekomendasi terbaik untuk belajar DevOps secara praktis:
1. Bootcamp DevOps di dibimbing.id
Dibimbing.id menawarkan bootcamp DevOps dengan kurikulum yang mencakup topik-topik penting seperti CI/CD, cloud computing, dan automatisasi.
Dengan pendekatan yang praktis dan proyek nyata, kamu akan mendapatkan pengalaman langsung yang diperlukan untuk masuk ke dunia kerja.
Ditambah lagi, dengan dukungan mentor berpengalaman, kamu akan lebih cepat memahami konsep-konsep yang sulit.
Benefit dari Bootcamp DevOps di dibimbing.id:
- 45+ Live Class dan 25+ Sesi Praktik bersama mentor ahli.
- Akses Gratis ke Server Virtual Machine & Cloud Environment untuk latihan.
- 25+ Case Study & 10+ Project untuk portfolio building.
- Dampingan 24/7 dari Fasilitator & Mentor berpengalaman.
- Program Graduation & Penyaluran Kerja ke lebih dari 840 perusahaan.
- 1-on-1 Konsultasi Tanpa Batas dengan instruktur expert (khusus program Job Connect).
- Bergabung di Komunitas DevOps Engineer untuk memperluas jaringan profesional.
2. Kursus Udemy: The Complete DevOps Engineer Course
Udemy memiliki berbagai kursus DevOps yang disusun dengan baik, dan salah satu yang terbaik adalah The Complete DevOps Engineer Course.
Kursus ini mencakup semua aspek dari DevOps, termasuk alat-alat seperti Jenkins, Docker, dan Kubernetes. Dengan self-paced learning, kamu bisa belajar kapan saja dan mempraktikkan materi di lingkungan yang fleksibel.
3. Coursera: DevOps Culture and Mindset
Jika kamu mencari kursus yang lebih terstruktur dan akademis, DevOps Culture and Mindset dari University of California di Coursera adalah pilihan tepat.
Kursus ini mengajarkan tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga budaya dan pola pikir yang diperlukan untuk sukses dalam DevOps. Setelah menyelesaikan kursus ini, kamu akan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh industri.
Ingin Belajar DevOps dan Menjadi DevOps Engineer Profesional?
Setelah memahami dasar-dasar Belajar DevOps dan mempelajari langkah-langkah yang dibutuhkan untuk sukses di 2026, kini saatnya memperdalam keterampilanmu dengan pengalaman praktis yang akan membuka peluang karirmu.
Yuk, ikuti Bootcamp DevOps Engineering di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari alat-alat utama seperti Docker, Kubernetes, CI/CD, cloud computing, dan Infrastructure as Code (IaC), yang sangat dibutuhkan dalam dunia DevOps.
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif yang membekali kamu dengan portofolio profesional dan sertifikasi resmi. Dengan lebih dari 840+ hiring partners dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu di dunia IT semakin terbuka lebar!
Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang disini dan mulai perjalananmu dalam Belajar DevOps menjadi seorang DevOps Engineer profesional di 2026. #BimbingSampeJadi!
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
