Blog

/

Business Intelligence

/

15 Contoh Kasus Business Intelligence dalam Kehidupan Nyata

15 Contoh Kasus Business Intelligence dalam Kehidupan Nyata

Syaukha Ahmad Risyad

05 September 2023

3826

Image Banner

Dengan berbagai manfaatnya, kamu mungkin jadi ingin tahu contoh kasus business intelligence dalam kehidupan nyata. Nah, MinDi punya 15 contohnya supaya jadi gambaran buat kamu!

Dalam era yang terus berkembang, penggunaan data semakin menjadi esensial dalam keberlangsungan bisnis setiap perusahaan. Itulah mengapa business intelligence menjadi sebuah konsep yang sangat menarik dan banyak diimplementasikan dalam berbagai kasus. Yuk, baca sampai habis biar kita intip semua bagaimana perusahaan memanfaatkan peran dari business intelligence!


Apa itu Business Intelligence

Business Intelligence (BI) merujuk pada sebuah strategi yang memanfaatkan teknologi, aplikasi, praktik, dan berbagai proses untuk membantu pengambilan keputusan bisnis. Dalam proses tersebut, terdapat banyak tahapan yang melibatkan data, seperti pengumpulan, pembersihan, analisis, dan visualisasi data.


Manfaat Business Intelligence untuk Bisnis

Proses business intelligence tersebut membawakan sejumlah manfaat penting bagi perusahaan, termasuk:


Contoh Kasus Business Intelligence

Lalu, bagaimana wujud dari implementasi business intelligence ini di dunia nyata? Yuk kita lihat contoh-contohnya.

Dan, kalau kamu pengen terlibat secara langsung dengan bagaimana BI ini diimplementasikan, Dibimbing.id punya program yang memiliki koneksi dengan lebih dari 500 perusahaan. Jadi kamu bisa langsung bekerja di bidang business intelligence!



Netflix



Contoh Kasus Business Intelligence


Sebagai penyedia layanan streaming film dan serial drama, Netlix menggunakan data dari penggunanya, yang jumlahnya lebih dari 200 juta, untuk mempelajari tren dan film yang banyak digemari. Preferensi ini kemudian digunakan oleh Netflix untuk menentukan film mana yang ingin mereka iklankan lebih kepada setiap segmen pasarnya, sehingga menaikkan engagement.

Starbucks

Kalau kamu merupakan pelanggan setia Starbucks, kamu pasti tahu tentang aplikasi mobile yang memberikan penawaran ekstra ataupun rewards program untuk pelanggannya. Untuk membuat strategi promo yang tepat dan menguntungkan, Starbucks menggunakan data transaksi dari para pelangganya.

Coca-Cola

Coca-Cola adalah salah satu brand yang paling mudah kamu temukan. Hampir ke manapun kamu pergi, kamu dapat menemukan pedagang yang menjual Coca-Cola. Hal ini bukan tanpa alasan.

Coca-cola menggunakan intelijen bisnis untuk melaporkan dan memprediksi performa dari pemasarannya. Mereka menentukan lokasi, segmen pasar, dan banyak data konsumen untuk menentukan strategi penjualan mereka.

Gojek

Gojek memiliki banyak sekali data, seperti jumlah pelanggan, pemesanan, serta rating yang menggambarkan perilaku mitranya (driver). Data-data ini digunakan untuk membuat berbagai program dan promo, beserta penentuan harga-harga di aplikasi Gojek.

OVO

Contoh Kasus Business Intelligence


Kalau kamu ingat, beberapa tahun lalu OVO membuat inovasi berupa SmartCube. SmartCube ini merupakan smart vending machine yang menjualkan barang dengan bantuan analisis data.

Meskipun hanya tersedia di beberapa tempat, OVO memanfaatkan prinsip intelijen bisnis dalam SmartCube tersebut. SmartCube tersebut menyimpan data transaksi, kemudian menggunakannya untuk menampilkan iklan dan promo yang sesuai dengan preferensi dari pengguna. Data dari SmartCube ini juga digunakan di aplikasi OVO untuk membuat voucher atau diskon terkait produk yang menjadi preferensi pengguna tadi.


Shopee

Sebagai situs e-commerce, Shopee memiliki banyak data untuk setiap individual penggunanya. Dari pencarian, barang yang dimasukkan ke keranjang, hingga barang yang akhirnya dibeli. Data-data ini dinilai sebagai preferensi dari pengguna.

Data-data dari pengguna kemudian digunakan Shopee untuk menentukan produk-produk yang akan direkomendasikan dan diiklankan kepada penggunanya.

Lotte.com

Lotte.com merupakan sebuah perusahaan belanja online dari Korea dengan banyak pengguna sampai 13 juta konsumen, dan jutaan kunjungan setiap harinya. Lotte.com suatu saat pernah mengalami masalah, karena para pelanggannya mulai tidak menggunakan shopping cart dalam belanja mereka.

Setelah timnya melakukan analisis terhadap perilaku belanja konsumennya, didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan shopping cart justru membuat proses belanja semakin lama. Dari kesimpulan tersebut, Lotte.com mampu membuat strategi terkait kenyamanan konsumen, dan mendapatkan peningkatan penjualan hingga 10 juta USD.

Uniqlo

Contoh Kasus Business Intelligence

Uniqlo bergerak di bidang retail, dengan menjual berbagai produk pakaian. Supaya segala operasinya lancar, ada banyak yang harus dipertimbangkan: dari distribusi barang, penyimpanan barang, hingga preferensi pelanggan. Uniqlo menjadikan semua itu sebagai data.

Data-data yang diperoleh Uniqlo kemudian dimanfaatkan untuk membuat jaringan distribusi semakin efisien, meningkatkan pengalaman pengguna, dan menentukan strategi supaya Uniqlo bisa terus bereksperimen dengan produk-produk mereka.

Google

Kamu mungkin pernah mendengar kalau pekerjaan di Google menyenangkan. Sebenarnya, alasan dibalik ini terletak pada penggunaan analisis data dan business intelligence.

Google mengumpulkan data dari pendapat karyawan terkait pengalaman pekerjaan mereka. Kemudian mereka menggunakan data tersebut untuk merancang kultur yang optimal di Google.

Twitter dan HP Labs

Contoh berikut tidak secara langsung datang dari perusahaan Twitter (sekarang X) itu sendiri, melainkan bagaimana Twitter, sebagai media sosial, dapat dijadikan medium business intelligence.

Asur dan Huberman dari tim peneliti HP Labs menganalisis volume tweet yang berhubungan dengan film yang belum tayang di bioskop. Film tersebut membawa banyak tweet, dan digunakan oleh Asure dan Huberman untuk memprediksi potensi revenue dari film bahkan dua minggu sebelum penayangan.

Facebook dan Meta

Kamu mungkin tidak asing juga dengan berita bagaimana Mark Zuckerberg dan tim Meta menggunakan data dari pengguna Facebook untuk kebutuhannya.

Terlepas dari isu-isu privasi yang beredar, namun salah satu manfaat yang dibawakan Meta dari data-data tersebut adalah meningkatkan pengalaman pengguna Facebook. Tidak aneh Facebook terus menjadi salah satu media sosial yang paling lama hidup dan aktif.

TikTok

TikTok bisa dibilang menjadi salah satu platform yang paling berpengaruh dalam ekosistem sosial media dalam beberapa periode terakhir. Kamu dapat melihat bagaimana prinsip video pendek dan tab “For You” diimplementasikan oleh banyak platform lain, seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts.

Alasan dari kesuksesan TikTok terletak pada penggunaan prinsip business intelligence untuk menganalisis perilaku penggunanya. Dari jenis konten yang paling banyak ditonton dan disukai, TikTok kemudian menyusun algoritma rekomendasi yang sesuai. Sehingga tidak terasa, penggunanya sudah memakan waktu berjam-jam hanya dengan scrolling TikTok.

Tesla

Sebagai salah satu perusahaan terdepan dalam industri mobil pintar, Tesla membutuhkan banyak data terkait perilaku pengendara di jalanan dan juga dalam proses manufakturnya.

Tesla menganalisis apa saja yang membuat berkendara menjadi mudah dan menyenangkan, dan menggunakannya dalam pengembangan AI di mobil-mobilnya. Hal ini yang menjadikannya salah satu produser mobil listrik yang paling sukses di era sekarang.

Square Enix

Industri video game adalah industri yang kompleks. Game developer harus memahami apa yang disukai oleh pasarnya dalam banyak dimensi, seperti jenis permainan, bagaimana game control yang baik, tingkat kesulitan suatu permainan, dan lain-lain.

Square Enix menggunakan data-data dari perilaku para pemain untuk menjawab beberapa tantangan yang harus dikerjakan oleh para game developer. Dengan begitu, Square Enix dapat menentukan strategi live service yang baik dan strategi pengembangan untuk video game yang selanjutnya akan dirilis.

Belajar Business Intelligence

Seperti yang kamu lihat sekarang, business intelligence sudah banyak dipakai oleh berbagai perusahaan ternama, dan perannya akan terus berkembang.

Makanya, kalau kamu tertarik untuk mengejar profesi di bidang business intelligence, kamu bisa ikutan Business Intelligence Specialized Bootcamp dari Dibimbing.id!

Bootcamp ini punya job connect rate sebesar 89 persen! Sehingga bikin kesempatan kamu buat bekerja semakin besar.

Makanya, ayo belajar business intelligence bareng Dibimbing.id!

bootcamp business intelligence

Share

Author Image

Syaukha Ahmad Risyad

Menulis artikel demi bisa membeli model kit.

Artikel Terkait

Mengenal Tugas Business Intelligence untuk Berbagai Profesi

Business Intelligence

Mengenal Tugas Business Intelligence untuk Berbagai Profesi

Intip tugas business intelligence berikut ini. Kenali bagaimana BI bisa menjadi pekerjaan yang coco...

Image Author

Syaukha Ahmad Risyad

04 September 2023

Langkah Strategis dalam Implementasi Dashboard BI Interaktif

Business Intelligence

Langkah Strategis dalam Implementasi Dashboard BI Interaktif

Yuk pelajari bagaimana implementasi dashboard BI interaktif untuk menunjang bisnis!

Image Author

Nadia L Kamila

10 November 2023

5 Contoh Penerapan BI dalam Industri Ritel

Business Intelligence

5 Contoh Penerapan BI dalam Industri Ritel

Yuk pelajari bagaimana contoh penerapan BI dalam industri ritel saat ini mampu membantu bisnis unt...

Image Author

Nadia L Kamila

10 November 2023

Inilah Contoh Data Warehouse di Beberapa Perusahan

Business Intelligence

Inilah Contoh Data Warehouse di Beberapa Perusahan

Berikut adalah contoh data warehouse di beberapa perusahaan, yang penting untuk dipahami!

Image Author

Muthiatur Rohmah

30 January 2024

Contoh Kasus yang Menerapkan Data Warehouse: Studi Kasus

Business Intelligence

Contoh Kasus yang Menerapkan Data Warehouse: Studi Kasus

Simak contoh kasus yang menerapkan data warehouse berikut ini!

Image Author

Muthiatur Rohmah

31 January 2024

Memahami Manfaat & Fungsi Data Warehouse

Business Intelligence

Memahami Manfaat & Fungsi Data Warehouse

Fungsi data warehouse sangat penting dalam mengelola data perusahaan. Mari simak penjelasan & manfa...

Image Author

Muthiatur Rohmah

31 January 2024