dibimbing.id - Pengertian Marketing Automation: Manfaat, Contoh, & Tipsnya

Pengertian Marketing Automation: Manfaat, Contoh, & Tipsnya

Farijihan Putri

07 April 2025

37

Image Banner

Marketing automation adalah solusi cerdas buat bisnis yang mau efisien tanpa kehilangan sentuhan personal dalam pemasaran. Melalui sistem ini, berbagai tugas seperti email marketing, segmentasi audiens, hingga retargeting bisa berjalan otomatis. 

Menariknya, menurut data dari HubSpot, 76% perusahaan sudah menggunakan marketing automation dalam operasional mereka. Artinya, strategi ini bukan lagi tren, tapi kebutuhan buat bisnis yang ingin bertumbuh lebih cepat.

Buat Warga Bimbingan yang tertarik di dunia Business Development, paham marketing automation bisa menjadi skill yang bikin kamu makin unggul! Nah, biar makin paham manfaat, contoh, dan cara memanfaatkannya dengan efektif, yuk simak pembahasannya sampai habis!


Apa itu Marketing Automation?


Marketing automation adalah teknologi yang memungkinkan bisnis menjalankan strategi pemasaran secara otomatis tanpa kehilangan personalisasi. Sistem ini mengatur email, media sosial, hingga kampanye iklan agar berjalan sendiri sesuai perilaku pelanggan.

Bayangin kamu bisa follow-up leads, mengirim pesan promosi, atau membagikan konten tanpa harus ribet melakukannya satu per satu. Pastinya praktis banget, kan? Selain menghemat waktu, marketing automation bikin strategi pemasaran lebih efisien dan tepat sasaran.

Jika kamu manfaatkan secara optimal, bisnis bisa lebih fokus membangun hubungan dengan pelanggan sambil tetap meningkatkan konversi.


Manfaat Marketing Automation?


Sumber: Freepik

Di era digital seperti sekarang, bisnis butuh cara cerdas untuk menjalankan strategi pemasaran tanpa buang waktu dan tenaga. Marketing automation hadir sebagai solusi yang bikin semuanya lebih efisien dan terarah. Yuk, cek manfaatnya!


1. Menghemat Waktu dan Sumber Daya


Mengelola pemasaran secara manual bisa memakan banyak waktu dan tenaga. Dengan sistem otomatisasi, tugas seperti follow-up email atau posting media sosial bisa berjalan sendiri tanpa perlu dipantau terus-menerus. Alhasil, tim bisa lebih fokus pada strategi besar ketimbang sibuk ngurusin hal teknis.


2. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pemasaran


Mengirim pesan ke pelanggan yang tepat di waktu yang tepat bisa meningkatkan peluang engagement.

Marketing automation membantu bisnis menyusun alur komunikasi yang sistematis, dari pengenalan produk hingga transaksi. Hasilnya, strategi pemasaran jadi lebih optimal tanpa harus repot kirim satu per satu.


3. Memungkinkan Personalisasi Pesan yang Lebih Baik


Setiap pelanggan punya kebutuhan dan preferensi yang berbeda. Marketing automation adalah solusi untuk menyusun pesan yang lebih personal berdasarkan data pelanggan, seperti riwayat pembelian atau interaksi sebelumnya. Dengan begitu, komunikasi terasa lebih relevan dan meningkatkan peluang closing.


4. Meningkatkan Kualitas Lead dan Konversi Penjualan


Banyak leads masuk, tapi nggak semuanya berkualitas? Sistem otomatisasi bisa membantu mengidentifikasi leads yang potensial dan menyesuaikan pendekatan pemasaran sesuai dengan perilaku mereka. Melalui cara ini, tingkat konversi pun bisa meningkat secara signifikan.


5. Memudahkan Pengelolaan Kampanye Pemasaran


Tanpa strategi yang jelas, kampanye pemasaran bisa berantakan dan nggak efektif. Marketing automation memudahkan pengaturan berbagai kampanye dalam satu dashboard, mulai dari email marketing, iklan digital, hingga media sosial. Semua bisa dipantau dan dianalisis secara real time, sehingga keputusan pemasaran lebih akurat.

Baca Juga: Apa itu Manajemen Ekspektasi? Prinsip, Manfaat, dan Tips


Contoh Aktivitas yang Dapat Diotomatisasi


Sumber: Freepik

Berikut 5 contohnya yang bisa bikin kerja tim marketing lebih praktis dan hasilnya lebih maksimal!


1. Pengiriman Email Otomatis


Kebayang nggak kalau harus kirim email satu per satu ke setiap pelanggan? Dengan otomatisasi, email seperti welcome message, follow-up, hingga penawaran spesial bisa dikirim secara otomatis berdasarkan perilaku pelanggan. Hasilnya, komunikasi lebih lancar tanpa bikin tim kewalahan.


2. Segmentasi Pelanggan


Setiap pelanggan punya kebutuhan yang beda, dan mengirim pesan yang sama ke semua orang bukan strategi yang efektif. 

Marketing automation membantu mengelompokkan pelanggan berdasarkan data seperti riwayat pembelian atau tingkat interaksi. Dengan segmentasi tepat, pesan yang dikirim menjadi lebih relevan dan menarik.


3. Penjadwalan Posting Media Sosial


Konsisten posting di media sosial itu penting, tapi nggak mungkin kan Warga Bimbingan harus selalu online setiap saat?

Dengan fitur otomatisasi, konten bisa dijadwalkan sebelumnya dan dipublikasikan sesuai waktu terbaik untuk engagement. Tim pun bisa fokus ke strategi tanpa harus mantengin layar terus-menerus.


4. Pelacakan dan Analisis Kinerja Kampanye


Meluncurkan kampanye tanpa tahu performanya sama aja kayak jalan tanpa arah. Marketing automation memudahkan pelacakan metrik penting seperti open rate, click-through rate (CTR), hingga ROI dari berbagai platform

Kalau data yang kamu pakai akurat, strategi bisa dievaluasi dan ditingkatkan untuk hasil yang lebih optimal. Menarik banget kan?


5. Personalisasi Konten


Pelanggan lebih suka pesan yang terasa personal dibandingkan promosi yang terasa “asal kirim.” Makanya, pake marketing automation menguntungkanmu banget, Warga Bimbingan!

Otomatisasi memungkinkan bisnis untuk menyesuaikan konten berdasarkan preferensi dan perilaku pelanggan, misalnya rekomendasi produk yang sesuai dengan riwayat belanja mereka. Hasilnya, pelanggan merasa lebih diperhatikan dan peluang konversi pun meningkat. 

Baca Juga: 15 Cara Promosi WhatsApp Marketing untuk Tingkatkan Bisnis


Tips Marketing Automation


Marketing automation bisa sangat menguntungkan buat bisnis, asal diterapkan dengan strategi yang tepat. Nah, biar hasilnya maksimal, cek dulu tips berikut ini!


1. Pahami Audiens dengan Data yang Akurat


Sebelum mulai otomatisasi, penting buat ngerti siapa target audiensnya. Gunakan data seperti demografi, kebiasaan belanja, dan interaksi mereka dengan brand. Makin detail datanya, makin personal juga kampanye yang bisa dibuat.


2. Gunakan Marketing Automation Secara Bertahap


Jangan langsung otomatisasi semua proses pemasaran sekaligus. Mulai dari yang paling sederhana seperti email follow-up atau segmentasi pelanggan, lalu evaluasi hasilnya. Kalau sudah terbiasa, baru deh bisa eksplorasi fitur-fitur yang lebih kompleks.


3. Pastikan Konten Tetap Relevan dan Personal


Marketing automation adalah alat bantu, tapi bukan berarti semua pesan harus terasa robotik. Gunakan nama pelanggan, sesuaikan konten dengan preferensi, dan buat interaksi yang terasa lebih manusiawi. Kalau terlalu kaku, pelanggan bisa merasa bosan atau bahkan terganggu.


4. Uji dan Optimalkan Kampanye Secara Rutin


Jangan cuma setup otomatisasi sekali, lalu ditinggal gitu aja. Tes berbagai elemen seperti subject email, waktu pengiriman, atau jenis konten untuk melihat mana yang paling efektif. Analisis performa dan terus lakukan perbaikan supaya hasilnya makin optimal.


5. Jangan Lupakan Sentuhan Manusia


Otomatisasi memang mempermudah kerja tim marketing, tapi bukan berarti harus menghilangkan interaksi langsung dengan pelanggan.

Pastikan masih ada komunikasi personal, terutama untuk pelanggan potensial yang butuh perhatian lebih. Gabungan antara otomatisasi dan sentuhan manusia bakal bikin strategi marketing makin powerful.

Baca Juga: Panduan Memilih Bootcamp Business Development Terbaik


Tingkatkan Strategi Bisnis dengan Marketing Automation!


Marketing automation adalah solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi pemasaran, menghemat waktu, dan meningkatkan konversi penjualan. 

Melalui otomatisasi yang tepat, bisnis bisa lebih fokus pada strategi dan inovasi tanpa terbebani tugas manual yang repetitif. Mau belajar cara menerapkan marketing automation secara optimal? Yuk, ikut Bootcamp Business Development dibimbing.id!

Bareng mentor berpengalaman, kamu bakal dapet silabus terlengkap, praktek nyata buat portofolio, gratis mengulang kelas, dan kesempatan kerja dari 840+ hiring partner

Penasaran apakah automation cocok buat bisnismu atau butuh tools rekomendasi buat mulai? Jangan ragu konsultasi gratis di sini!. dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi!


Referensi


  1. HubSpot Annual State of Service [Buka]
  2. 69 Compelling Marketing Automation Statistics: Market Share & Data Analysis [Buka]
Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!