Apa Itu BUMN? Jenis, Contoh, hingga Proses Rekrutmen
DITULIS OLEH
Farijihan Putri
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 29 Okt 2026
Diubah pada 6 Nov 2026
29
Apa itu BUMN dan perusahaan apa saja yang termasuk di dalamnya? Kamu mungkin sudah familiar dengan Pertamina, PLN, atau KAI yang layanannya dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Perusahaan tersebut merupakan bagian dari badan usaha yang dimiliki negara dan bergerak di berbagai sektor. Yuk, kenali jenis, contoh, dan perbedaannya dengan badan usaha lain supaya kamu makin paham!
Apa Itu BUMN?
BUMN adalah singkatan dari Badan Usaha Milik Negara. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, BUMN merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara melalui penyertaan langsung atau memiliki hak istimewa yang ditetapkan dalam undang-undang.
Keberadaan BUMN berkaitan dengan penyediaan barang dan jasa, pengelolaan sektor strategis, serta kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Bidang usahanya cukup luas, mulai dari energi, perbankan, pangan, transportasi, hingga telekomunikasi. Karena itu, perusahaan BUMN juga membuka peluang kerja untuk berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.
Baca Juga:
- Rekomendasi Program Penyaluran Kerja Terbaik Garansi Uang Kembali
- Alasan Pindah Kerja yang Valid dan Cara Melakukannya Tanpa Harus Resign Dulu
- Akselerasi Karir: Pengertian, Manfaat, & Cara Meningkatkan Karier
Jenis-Jenis BUMN dan Contohnya
Sumber: Pexels
Berdasarkan bentuk badan usahanya, BUMN dikenal melalui dua bentuk utama, yaitu Persero dan Perum.
1. Persero
Persero atau Perusahaan Perseroan merupakan BUMN berbentuk perseroan terbatas yang tujuan utamanya memperoleh keuntungan. Modalnya terbagi dalam saham dengan kepemilikan negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Berikut beberapa contohnya:
- PT Pertamina (Persero): bergerak di bidang energi dan minyak bumi.
- PT PLN (Persero): menyediakan layanan ketenagalistrikan.
- PT Kereta Api Indonesia (Persero): melayani transportasi kereta api.
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk: menyediakan layanan perbankan.
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk: bergerak di bidang telekomunikasi dan layanan digital.
2. Perum
Perum atau Perusahaan Umum adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham.
Bentuk usaha ini bertujuan menyediakan serta menjamin ketersediaan barang atau jasa untuk kemanfaatan umum dan kebutuhan strategis.
Contoh perusahaan berbentuk Perum meliputi:
- Perum BULOG: menjalankan kegiatan di bidang pangan dan logistik pangan.
- Perum DAMRI: menyediakan layanan transportasi darat.
- Perum Perumnas: bergerak di bidang pengembangan perumahan.
- Perum Peruri: menyediakan layanan pencetakan uang dan dokumen sekuriti sesuai kewenangannya.
- Perum Jasa Tirta I: mengelola sumber daya air sesuai wilayah kerja yang ditetapkan.
Selain berdasarkan bentuk badan usaha, perusahaan BUMN juga bisa dikelompokkan berdasarkan sektor bisnisnya, seperti energi, keuangan, kesehatan, manufaktur, infrastruktur, logistik, pangan, serta telekomunikasi.
Pengelompokan tersebut membantu kamu mengenali industri yang sesuai dengan minat atau rencana karier.
Perbedaan BUMN, BUMS, dan BUMD
BUMN, BUMS, dan BUMD sama-sama menjalankan kegiatan usaha untuk menyediakan barang atau jasa.
Perbedaan utamanya bisa dilihat dari kepemilikan modal, pihak yang mengelola, dan contoh perusahaannya.
Aspek | BUMN | BUMS | BUMD |
Kepemilikan | Negara atau pemerintah pusat | Pihak swasta | Pemerintah daerah |
Sumber modal | Penyertaan modal negara sesuai ketentuan | Pemilik atau investor swasta | Penyertaan modal daerah sesuai ketentuan |
Cakupan usaha | Berbagai sektor strategis dan komersial | Berbagai sektor sesuai bidang usaha | Berbagai sektor yang mendukung kebutuhan daerah |
Contoh | Pertamina, PLN, BNI | Indofood, Astra, Mayora | Bank Jateng, Bank DKI, Bank Jatim |
Melalui tabel tersebut, kamu bisa mengenali karakteristik masing-masing badan usaha dengan lebih mudah. Informasi ini juga berguna saat kamu mencari tahu profil perusahaan sebelum melamar pekerjaan.
Baca Juga:
- Sulit Mendapatkan Pekerjaan? Ini Beberapa Cara Mengatasinya
- Layanan Bimbingan Karier: Bantu Tembus Kerja dalam 6 Bulan
- Bimbingan Karier untuk Profesional: Solusi Karier Stagnan
Bagaimana Proses Rekrutmen di BUMN?
Tertarik bekerja di BUMN? Kamu perlu memahami tahapan rekrutmennya supaya bisa mempersiapkan dokumen dan kemampuan yang dibutuhkan sejak awal.
Salah satu jalur yang dikenal adalah Rekrutmen Bersama BUMN (RBB), yang dikoordinasikan bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI).
Secara umum, proses rekrutmen melalui RBB mencakup beberapa tahapan berikut:
- Registrasi dan pemilihan posisi: Kamu perlu membuat akun di portal rekrutmen resmi, melengkapi data diri, mengunggah dokumen, serta memilih posisi yang sesuai dengan kualifikasi.
- Seleksi administrasi: Dokumen dan persyaratan yang kamu kirimkan akan diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan lowongan.
- Tes kemampuan dasar dan asesmen: Peserta dapat mengikuti tes seperti Tes Kemampuan Dasar (TKD), AKHLAK, bahasa Inggris, atau asesmen lain sesuai ketentuan rekrutmen yang dibuka.
- Tes lanjutan sesuai kebutuhan perusahaan: Tahap ini dapat mencakup tes kemampuan bidang, psikotes, wawancara, atau pemeriksaan kesehatan. Jenis tes dan urutannya mengikuti ketentuan seleksi yang berlaku.
- Pengumuman hasil seleksi: Peserta yang lolos akan memperoleh informasi mengenai hasil seleksi dan tahapan berikutnya melalui kanal resmi penyelenggara.
Perlu diingat, tahapan dan jenis tes bisa berubah sesuai periode rekrutmen, posisi, serta perusahaan yang membuka lowongan. Jadi, pastikan kamu membaca pengumuman resmi dan mempersiapkan diri berdasarkan persyaratan posisi yang dipilih.
Baca Juga: Panduan Recruitment BUMN: Skill hingga Tips Persiapan
Bagaimana Mengembangkan Karier dan Mempersiapkan Promosi?
Memahami apa itu BUMN bisa menambah wawasanmu tentang berbagai industri dan perusahaan di Indonesia.
Wawasan tersebut bisa menjadi titik awal untuk menentukan bidang yang ingin kamu tekuni, termasuk saat merencanakan promosi atau mencari peluang di perusahaan baru.
Kalau kamu sudah bekerja dan ingin naik level, persiapkan langkah berikutnya dengan mengevaluasi pengalaman, memperkuat keterampilan, serta menyusun strategi pencarian kerja.
Dibimbing Placement Program (DPP) bisa membantu profesional mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan dan target kariernya.
Associate Level
Program ini ditujukan bagi profesional dengan minimal 2 tahun pengalaman.
Masalah yang sering dihadapi:
- Bertahan di posisi dan gaji yang sama meski beban kerja terus bertambah.
- Berada di lingkungan kerja yang kurang suportif dan khawatir resign tanpa kepastian.
- Sering mengirim lamaran ke perusahaan lain, tetapi belum mendapat panggilan.
Target posisi: Officer, Associate, Generalist.
Mid-Senior / Lead Level
Program ini ditujukan bagi profesional dengan minimal 3 tahun pengalaman, termasuk setidaknya 2 tahun di bidang yang relevan.
Masalah yang sering dihadapi:
- Ingin naik level, tetapi belum sempat mempersiapkan langkah karier selanjutnya.
- Ingin bekerja di perusahaan yang lebih besar dan membutuhkan strategi untuk memposisikan diri.
- Membutuhkan pendampingan untuk negosiasi gaji dan kompensasi di level senior.
Target posisi: Senior, Specialist, Lead.
Rekomendasi Program Pendampingan Karier Terbaik Garansi Kerja 6 Bulan
Pengembangan karier akan lebih terarah ketika kamu punya strategi dan pendampingan yang sesuai kebutuhan. DPP dari Dibimbing membantu profesional mempersiapkan pencarian kerja dengan dukungan personal dan akses ke peluang yang lebih relevan.
Benefit yang bisa kamu dapatkan:
- Asesmen kesiapan karier untuk memahami kondisi dan target profesional.
- Dedicated Personal Advisor untuk mendampingi proses pencarian kerja.
- Optimasi CV dan LinkedIn agar profilmu lebih siap dilirik rekruter.
- Akses ke 1.100+ perusahaan untuk memperluas peluang kerja.
- Jaminan kerja dalam 6 bulan sesuai ketentuan program.
- Jaminan refund 100% sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jadi, kamu nggak harus menebak langkah berikutnya sendirian. Konsultasi bersama tim Dibimbing untuk mengetahui program yang sesuai dengan kondisi dan target karier.
Mulai langkahmu sekarang dan dapatkan pekerjaan impian dalam 6 bulan atau garansi uang kembali 100%!
FAQ
1. Apa contoh perusahaan BUMN di Indonesia?
Contohnya adalah Pertamina, PLN, KAI, BNI, dan Telkom Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di sektor energi, transportasi, perbankan, serta telekomunikasi.
2. Apa perbedaan Persero dan Perum?
Persero berbentuk perseroan terbatas dengan tujuan utama memperoleh keuntungan, sedangkan Perum memiliki seluruh modal yang dimiliki negara dan berfokus pada penyediaan barang atau jasa untuk kemanfaatan umum serta kebutuhan strategis.
3. Apakah BUMN menyediakan peluang kerja di berbagai bidang?
Ya, peluang kerja tersedia di berbagai bidang, seperti keuangan, teknologi informasi, pemasaran, sumber daya manusia, dan operasional. Posisi yang dibuka mengikuti kebutuhan serta persyaratan rekrutmen setiap perusahaan.
Kategori:
Penulis
Farijihan Putri adalah SEO Content Writer dengan pengalaman 4+ tahun menulis dan mengoptimalkan konten untuk berbagai topik. Di Dibimbing, ia mengolah beragam insight seputar karier dan industri, mulai dari digital marketing, HR, data, finance, business, hingga technology. Melalui tulisannya, Jihan membantu pembaca memahami skill yang dibutuhkan di dunia kerja serta menemukan informasi yang relevan untuk mendukung perkembangan karier mereka.
