Dibimbing - Memahami IPO: Pengertian, Manfaat, Cara Kerja, & Tahapannya
Blog
Corporate Training

Memahami IPO: Pengertian, Manfaat, Cara Kerja, & Tahapannya

Author

DITULIS OLEH 

Farijihan Putri

Reviewer

DIREVIEW OLEH 

dibimbing.id

Dibuat pada 15 Jul 2026

Diubah pada 26 Agt 2026

134

Image Thumbnail

IPO adalah salah satu strategi pendanaan yang dipilih perusahaan untuk memperoleh tambahan modal sekaligus memperluas peluang pertumbuhan bisnis.

Melalui proses ini, perusahaan menawarkan sahamnya kepada publik sehingga masyarakat dapat menjadi bagian dari pemegang saham. Memahami IPO penting, terutama bagi pelaku bisnis, profesional keuangan, maupun perusahaan yang ingin mengembangkan strategi bisnis jangka panjang.

Jika perusahaan Anda ingin meningkatkan kompetensi tim dalam bidang keuangan dan bisnis, Corporate Training Dibimbing dapat membantu mengembangkan keterampilan yang relevan. Nah, pada artikel ini, MinDi akan membahas berbagai aspek IPO.


Apa Itu IPO?

Initial Public Offering atau IPO adalah proses ketika perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal. Setelah menyelesaikan proses ini, perusahaan akan berstatus sebagai perusahaan terbuka atau go public dan sahamnya dapat diperdagangkan di bursa efek. 

Melalui initial public offering (IPO), perusahaan berpeluang memperoleh tambahan modal untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis. Selain itu, IPO juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan memperkuat kepercayaan investor terhadap perusahaan.

Baca Juga: Training IPO Untuk Perusahaan


Bagaimana Cara Kerja IPO?

bagaimana-cara-kerja-ipo

Sumber: Pexels

Setelah memahami pengertiannya, Anda juga perlu mengetahui cara kerja IPO agar dapat memahami cara perusahaan akhirnya resmi menawarkan saham kepada publik.


1. Perusahaan Memutuskan Go Public

Tahap pertama dalam cara kerja IPO adalah ketika perusahaan go public memutuskan untuk menghimpun dana melalui pasar modal. Sebelum itu, perusahaan biasanya melakukan evaluasi kesiapan bisnis, kondisi keuangan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang.


2. Menunjuk Underwriter

Selanjutnya, perusahaan menunjuk underwriter atau penjamin emisi untuk mendampingi seluruh proses IPO. Underwriter bertugas membantu menentukan harga saham, menyusun dokumen penawaran, hingga memastikan proses berjalan sesuai ketentuan regulator.


3. Menawarkan Saham kepada Investor

Kemudian, perusahaan mulai menawarkan saham kepada investor melalui masa penawaran umum. Pada tahap ini, calon investor dapat mempelajari prospektus perusahaan sebelum memutuskan membeli saham yang ditawarkan.


4. Saham Mulai Diperdagangkan di Bursa

Setelah masa penawaran selesai, saham resmi dicatatkan di bursa efek dan dapat diperjualbelikan oleh investor. Akibatnya, harga saham akan bergerak mengikuti mekanisme permintaan dan penawaran di pasar.

Flow sederhana proses IPO:

Perusahaan memutuskan go public → Menunjuk underwriter → Penawaran saham kepada investor → Saham resmi diperdagangkan di bursa


Apa Tujuan Perusahaan Melakukan IPO?

Setelah memahami prosesnya, penting juga mengetahui alasan mengapa banyak perusahaan memilih IPO sebagai strategi pendanaan dan pengembangan bisnis.


1. Mendapatkan Tambahan Modal

Tujuan utama IPO adalah memperoleh tambahan modal tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pinjaman. Oleh karena itu, dana yang diperoleh dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional maupun investasi perusahaan.


2. Mempercepat Ekspansi Bisnis

Selain memperoleh modal, IPO memungkinkan perusahaan memperluas skala bisnis melalui pembukaan cabang, pengembangan produk, atau ekspansi ke pasar baru. Dengan dukungan pendanaan yang lebih besar, perusahaan memiliki peluang untuk tumbuh lebih cepat.


3. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan

Perusahaan yang telah melantai di bursa umumnya memiliki tingkat transparansi yang lebih tinggi karena wajib memenuhi berbagai ketentuan pelaporan. Hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor, mitra bisnis, maupun calon pelanggan terhadap perusahaan.


4. Memberikan Likuiditas bagi Pemegang Saham

IPO memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk memperoleh likuiditas atas kepemilikan sahamnya sekaligus membuka peluang masuknya investor baru yang dapat mendukung pertumbuhan perusahaan. 

Meski demikian, manfaat IPO tidak selalu terlihat secara langsung. Penelitian Sari, Riski, dan Utami (2026) pada PT Fore Kopi Indonesia Tbk. menunjukkan IPO mampu meningkatkan pendapatan, margin laba, dan struktur permodalan. 

Namun, ROA dan ROE sempat menurun karena dana hasil IPO masih dialokasikan untuk ekspansi bisnis sehingga dampaknya baru terlihat secara bertahap.

Baca Juga: 5 Strategi Sebelum IPO untuk Perusahaan


Apa Manfaat IPO bagi Perusahaan dan Investor?

Setelah memahami tujuan IPO, penting juga mengetahui manfaat yang dapat dirasakan oleh perusahaan maupun investor. Meskipun memiliki kepentingan yang berbeda, keduanya sama-sama berpotensi memperoleh keuntungan dari proses penawaran saham perdana.

Bagi Perusahaan

Bagi Investor

Memperoleh tambahan modal untuk pengembangan bisnis.

Berkesempatan membeli saham sejak penawaran perdana.

Mempercepat ekspansi usaha dan inovasi produk.

Berpotensi memperoleh capital gain jika harga saham meningkat.

Meningkatkan kredibilitas serta kepercayaan publik.

Memiliki lebih banyak pilihan instrumen investasi.

Memperluas akses terhadap pendanaan di masa depan.

Dapat menjadi pemegang saham perusahaan yang prospektif.


Tahapan Proses IPO

tahapan-proses-ipo

Sumber: Pexels

Setelah mengetahui manfaatnya, Anda juga perlu memahami tahapan IPO agar dapat melihat bagaimana sebuah perusahaan akhirnya resmi mencatatkan sahamnya di bursa.


1. Persiapan Internal

Tahap pertama dimulai dengan evaluasi kesiapan perusahaan, mulai dari kondisi keuangan, tata kelola, hingga strategi bisnis. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan berbagai dokumen yang menjadi syarat untuk melaksanakan IPO.


2. Due Diligence

Selanjutnya, perusahaan bersama konsultan hukum, auditor, dan underwriter melakukan due diligence atau uji kelayakan. Proses ini bertujuan memastikan seluruh informasi yang disampaikan kepada calon investor akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


3. Pengajuan ke OJK dan BEI

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, perusahaan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Kemudian, kedua lembaga tersebut akan melakukan proses evaluasi sebelum memberikan persetujuan.


4. Bookbuilding

Bookbuilding merupakan tahap ketika perusahaan dan underwriter mengumpulkan minat investor terhadap saham yang ditawarkan. Oleh karena itu, proses ini membantu menentukan kisaran harga saham sebelum penawaran umum dilakukan.


5. Penawaran Umum

Setelah harga ditetapkan, saham mulai ditawarkan kepada masyarakat dalam periode penawaran umum. Pada tahap ini, investor dapat melakukan pemesanan saham sesuai mekanisme yang telah ditentukan.


6. Listing di Bursa Efek Indonesia

Terakhir, saham resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan mulai diperdagangkan di pasar sekunder. Akibatnya, harga saham akan bergerak mengikuti mekanisme permintaan dan penawaran di pasar.

Baca Juga: Pelatihan Keuangan Perusahaan: Definisi dan Materi


Mengapa Harga Saham IPO Bisa Berubah Setelah Listing?

Setelah saham mulai diperdagangkan, harganya dapat berubah sesuai kondisi pasar dan minat investor. Oleh karena itu, sebelum memilih contoh perusahaan IPO atau mencari saham IPO yang bagus, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham.

Salah satu fenomena yang sering terjadi adalah underpricing, yaitu ketika harga saham saat penawaran umum lebih rendah dibandingkan harga pasar setelah mulai diperdagangkan. Kondisi tersebut dapat menguntungkan investor karena berpotensi memperoleh keuntungan awal, tetapi perusahaan berisiko tidak mendapatkan dana secara maksimal.

Penelitian Wenehen, Ekananda, dan Safitri (2025) menunjukkan Return on Assets (ROA) berpengaruh positif terhadap underpricing, sedangkan inflasi dan suku bunga berpengaruh negatif. 

Sementara itu, reputasi underwriter, ukuran perusahaan, dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak terbukti berpengaruh signifikan. Dengan demikian, perubahan harga saham setelah IPO dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal perusahaan maupun kondisi ekonomi, bukan hanya reputasi penjamin emisi.


Mengapa Literasi Keuangan Penting untuk Tim Anda?

Memahami IPO merupakan bagian dari literasi keuangan yang dapat membantu tim mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat dan berbasis data. Selain itu, pengetahuan mengenai pasar modal, laporan keuangan, dan strategi pendanaan juga menjadi bekal penting bagi divisi finance, accounting, business development, hingga manajemen.

Jika perusahaan ingin meningkatkan kompetensi tersebut secara terstruktur, Corporate Training Dibimbing menghadirkan program pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Beberapa materi yang dapat dipelajari meliputi:

  1. Dasar-dasar laporan keuangan (financial statement)
  2. Analisis laporan keuangan (financial statement analysis)
  3. Corporate finance
  4. Valuasi bisnis (business valuation)
  5. Fundamental investasi dan pasar modal
  6. Financial modeling
  7. Business analytics
  8. Data analytics untuk pengambilan keputusan
  9. AI untuk produktivitas bisnis
  10. Leadership dan strategic thinking

Baca Juga: Training untuk Karyawan Finance yang Tepat untuk Tim


Kesimpulan

IPO menjadi salah satu strategi pendanaan yang membantu perusahaan memperoleh tambahan modal sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis melalui penawaran saham kepada publik. Dengan memahami IPO, perusahaan maupun investor dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sesuai tujuan masing-masing.


Rekomendasi Corporate Training Terbaik Dibimbing untuk Tingkatkan Kompetensi Tim!

Tingkatkan kompetensi tim perusahaan bersama Program Corporate Training Terbaik Dibimbing yang didukung oleh 338+ mentor profesional dan berkualitas

Program ini dirancang khusus untuk perusahaan dengan pilihan Digital Skill Training, Soft Skill Training, hingga Customizable Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Hingga saat ini, 58+ perusahaan terkemuka di Indonesia telah menjadi mitra Dibimbing dengan tingkat kepuasan mencapai 90%.

Keunggulan Corporate Training Dibimbing:

  1. Konsultasi pelatihan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan perusahaan.
  2. Kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan bisnis.
  3. Penjadwalan kebutuhan pelatihan dengan SLA maksimal 3 hari.
  4. Pengaturan jadwal pelatihan yang mudah dan fleksibel.
  5. Pelatihan berorientasi pada hasil yang terukur.
  6. Metode pembelajaran yang fleksibel dan adaptif.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan, seperti program pelatihan apa yang paling sesuai untuk kebutuhan perusahaan atau bagaimana menyusun kurikulum pelatihan yang selaras dengan target bisnis, konsultasi gratis bersama tim Dibimbing sekarang!


FAQ

1. Apakah IPO sama dengan TBK?

Tidak. IPO adalah proses ketika perusahaan menawarkan sahamnya kepada publik untuk pertama kali, sedangkan Tbk. (Terbuka) adalah status yang disandang perusahaan setelah resmi menjadi perusahaan publik.

2. Siapa saja yang bisa membeli saham IPO?

Pada dasarnya, setiap investor yang memiliki rekening efek dapat mengikuti penawaran saham IPO sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

3. Apakah semua perusahaan bisa melakukan IPO?

Tidak. Perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk aspek keuangan, tata kelola, dan keterbukaan informasi.


Referensi

  1. Pengaruh Faktor Internal dan Makroekonomi Terhadap Underpricing Saham IPO di Bursa Efek Indonesia: Pendekatan Sektoral Tahun 2022–2024 [Buka]
  2. Analisis Initial Public Offering (IPO) Terhadap Profitabilitas Perusahaan: Studi Kasus Pada PT Fore Kopi Indonesia, Tbk [Buka]
  3. Pengaruh Faktor Risiko Terhadap Initial return IPO Pada Perusahaan Yang Melakukan IPO [Buka]

Kategori:

Share:

Penulis

Penulis Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Reviewer

Reviewer Image

dibimbing.id

Ditulis oleh tim diimbing.id, platform pembelajaran dan persiapan karir digital terkemuka di Indonesia. Mendapatkan penghargaan Startup Terpilih oleh Kominfo tahun 2021 dan telah mendapat akreditasi oleh KemdikbudRistek sebagai penyelenggara pendidikan. Beberapa referensi terpercaya: Media Indonesia, Dailysocial, Suara.com, Liputan6, Times Indonesia, Tribunnews, dan sebagainya.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!