dibimbing.id - Pelajari 14 Teknik Dasar Editing Video Standar Industri

Pelajari 14 Teknik Dasar Editing Video Standar Industri

Farijihan Putri

19 December 2025

133

Image Banner

Memahami setiap aspek dalam teknik dasar editing video merupakan fondasi utama bagi siapapun yang ingin membangun karier cemerlang di industri kreatif digital tahun 2026. Warga Bimbingan yang berstatus fresh graduate atau sedang berencana melakukan career switch kw editor video pasti merasakan tekanan besar karena persaingan dunia visual yang sangat kompetitif.

Kurangnya portofolio yang meyakinkan serta minimnya pemahaman alur kerja profesional membuat proses melamar pekerjaan terasa sangat berat dan melelahkan. Kamu mungkin merasa bingung memulai dari mana karena banyaknya perangkat lunak yang tersedia dengan fitur yang terlihat sangat rumit. 


Ketidakmampuan menghasilkan video yang mengalir secara emosional dapat membuat karya kamu sulit mendapatkan apresiasi dari audiens maupun perusahaan besar. Untuk mengatasi kendala tersebut, kamu bisa mempelajari keahlian ini secara mendalam dalam 6 bulan dengan mengikuti Bootcamp Videography & Editing Dibimbing.


Baca Juga: Kursus Editing Video Online Bersertifikat untuk Upgrade Skill



Teknik Dasar Editing Video & Transisi

Warga Bimbingan perlu menguasai elemen fundamental ini agar mampu menyusun sebuah cerita yang koheren melalui potongan-potongan visual yang tersedia. Berikut 7 teknik dasar editing video yang perlu dikuasai. 


1. Potong (Cut)

Teknik ini merupakan perpindahan paling mendasar yang memindahkan penonton secara langsung dari satu klip ke klip berikutnya tanpa tambahan efek visual apa pun.


Penggunaan potong yang tepat menjaga alur logis cerita tetap terjaga sehingga pemirsa dapat mengikuti pesan video tanpa merasa terdistraksi. Kamu harus memperhatikan momentum gerakan pada subjek agar perpindahan antar adegan terasa sangat alami bagi mata manusia.


2. Trim & Split

Proses trim dilakukan dengan memotong bagian awal atau akhir sebuah klip untuk membuang momen yang tidak memberikan nilai pada narasi utama.


Di sisi lain, teknik split berfungsi memecah satu klip panjang menjadi beberapa bagian kecil agar kamu dapat memberikan perlakuan berbeda pada setiap segmen. Penggabungan kedua teknik ini sangat krusial dalam menata ritme video agar tidak terasa membosankan saat ditonton.


3. Join

Aktivitas ini melibatkan penyatuan berbagai elemen klip, musik, serta grafis ke dalam satu kesatuan linimasa yang rapi dan terorganisir. 


Melalui join, kamu memastikan bahwa semua aset visual yang telah dikumpulkan bekerja bersama-sama dalam mendukung tema besar yang ingin disampaikan. Keakuratan dalam menyatukan elemen ini menentukan kehalusan hasil akhir produksi video yang kamu kerjakan secara mandiri.


4. Jump Cut

Teknik ini melibatkan penghapusan bagian tengah dari sebuah rekaman tunggal untuk memberikan kesan lompatan waktu yang dinamis serta cepat.


Warga Bimbingan akan menemukan teknik ini sangat efektif untuk meningkatkan energi dalam konten bergaya vlog atau tutorial pendek yang membutuhkan durasi singkat. Penggunaan jump cut yang terukur mampu membuang jeda bicara yang tidak perlu tanpa merusak konteks pembicaraan utama.


5. Fade (Fade In/Out)

Fade in/out termasuk salah satu teknik dasar editing video yang penting. Efek ini secara perlahan memunculkan visual dari layar gelap menuju terang atau meredupkan gambar hingga menjadi hitam pekat di akhir adegan.

Transisi berfungsi sebagai penanda awal serta penutup sebuah babak cerita sehingga penonton mendapatkan waktu untuk menyesuaikan emosi mereka. Kehalusan durasi fade sangat menentukan kesan profesionalitas sebuah karya terutama pada bagian pembukaan dan penutupan video.


6. L Cut & J Cut

Teknik L Cut terjadi ketika audio dari klip sebelumnya tetap terdengar meskipun visual sudah berpindah ke klip yang baru di atas linimasa. Sebaliknya, J Cut dilakukan dengan memperdengarkan suara dari klip berikutnya sebelum gambar dari klip tersebut muncul di hadapan pemirsa secara nyata. 


Penguasaan kedua teknik audio-visual ini memberikan kesan transisi yang sangat mulus serta menghilangkan kesan patah antar adegan yang berbeda.


7. Match Cut

Transisi ini menghubungkan dua adegan berbeda yang memiliki kesamaan elemen visual atau komposisi gambar yang identik pada kedua sisinya. Melalui match cut, kamu dapat menciptakan kesinambungan ide yang sangat kuat meskipun lokasi atau waktu kejadian tersebut sebenarnya jauh berbeda. 


8. Montage

Kumpulan klip pendek yang disusun secara cepat ini berfungsi untuk menceritakan perkembangan sebuah peristiwa atau perjalanan waktu yang panjang dalam durasi singkat.


Kamu dapat menggunakan montage untuk membangun intensitas cerita serta memberikan rangkuman informasi yang padat kepada para pemirsa. Pemilihan musik latar yang sesuai dengan tempo potongan klip merupakan kunci utama kesuksesan penggunaan teknik satu ini.


Baca Juga: Panduan Switch Career ke Videographer & Video Editor



Teknik Lanjutan (Untuk Tampilan Profesional)

Setelah menguasai teknik dasar editing video, saatnya kamu mengenal jenis-jenis editing video tingkat lanjut yang mampu memberikan sentuhan sinematik pada setiap karya produksi.


1. Color Grading

Proses ini bertujuan untuk menyesuaikan gradasi warna secara kreatif guna membangun suasana atau mood tertentu yang ingin dirasakan oleh para penonton.


Kamu bisa menciptakan kesan hangat yang penuh kenangan atau kesan dingin yang sangat dramatis melalui pengaturan rona warna yang spesifik. Konsistensi warna di setiap adegan memastikan bahwa video kamu terlihat sangat mewah serta memiliki identitas visual yang unik.


2. Speed Ramping

Teknik ini mengubah kecepatan gerak video dari normal menjadi sangat cepat lalu melambat kembali secara dramatis dalam satu durasi klip tunggal. Penerapan speed ramping memberikan penekanan pada momen-momen krusial yang ingin kamu tunjukkan sebagai pusat perhatian utama bagi mata pemirsa.


3. Green Screen (Chroma Key)

Fitur ini memungkinkan kamu untuk menghilangkan latar belakang berwarna hijau atau biru untuk digantikan dengan objek atau lokasi lain secara digital. Teknik ini memberikan kebebasan tanpa batas bagi para kreator untuk menempatkan subjek mereka di lingkungan manapun yang sulit dijangkau secara fisik.


4. Motion Tracking

Proses pelacakan gerak ini memungkinkan kamu untuk menempatkan elemen teks, ikon, atau efek tertentu agar mengikuti pergerakan objek di dalam video secara otomatis. Hal tersebut sangat berguna untuk pembuatan video tutorial atau presentasi data yang membutuhkan keterangan informasi yang dinamis dan interaktif.


5. Ken Burns Effect

Memberikan efek pergeseran atau pembesaran pada gambar statis membuat foto biasa terlihat jauh lebih hidup serta memberikan dimensi gerak yang menarik. Teknik ini sangat membantu saat kamu harus menyertakan aset dokumentasi lama yang tidak memiliki format video dalam sebuah proyek narasi sejarah.


6. Overlay & Blending Modes

Selanjutnya, kamu dapat menumpuk beberapa lapisan video atau gambar di atas satu sama lain dengan menggunakan mode pencampuran cahaya yang sangat spesifik. Teknik ini menghasilkan visual yang berlapis serta kaya akan tekstur sehingga video kamu memiliki nilai seni yang lebih tinggi dibandingkan pengeditan standar.


Baca Juga: Panduan Belajar Videographer dan Video Editor untuk Pemula


Alur Kerja Editing Video


Sumber: Pexels


Memiliki alur kerja yang terorganisir sangat membantu dalam mengelola berbagai jenis-jenis editing video agar hasil akhirnya tetap konsisten dan berkualitas tinggi. Berikut alur kerja editing video yang perlu kamu pahami.


1. Persiapan

Langkah pertama dimulai dengan pemilihan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek serta pembuatan naskah atau storyboard sederhana sebagai panduan utama. Selanjutnya, kumpulkan seluruh materi video, rekaman suara, serta aset grafis ke dalam folder yang terorganisir dengan sangat rapi agar mudah ditemukan kembali.


2. Susun & Potong

Masukkan seluruh klip pilihan ke dalam linimasa aplikasi untuk mulai menyusun kerangka cerita sesuai dengan rencana awal yang telah kamu buat sebelumnya. Kemudian, buanglah semua bagian yang tidak memberikan kontribusi nyata bagi pesan video agar durasi tetap padat serta menarik perhatian pemirsa secara maksimal.


3. Tambahkan Elemen

Langkah berikutnya adalah memasukkan unsur pendukung seperti musik latar, efek suara, teks keterangan, hingga berbagai efek visual yang diperlukan untuk mempercantik tampilan. Pastikan setiap penempatan elemen tersebut memiliki tujuan yang jelas serta tidak menutupi pesan utama yang ingin disampaikan oleh subjek dalam video.


4. Penyesuaian Warna

Lakukan koreksi warna terlebih dahulu untuk menyeimbangkan tingkat pencahayaan antar klip agar visual terlihat seragam serta nyaman saat dipandang oleh mata. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan ke tahap pemberian gradasi warna yang lebih artistik sesuai dengan tema emosional yang ingin dibangun bagi audiens.


5. Finishing

Sebelum tahap akhir, lakukan peninjauan ulang terhadap keseluruhan video untuk memastikan tidak ada kesalahan potong atau gangguan suara yang masih tertinggal dalam linimasa. Jika semuanya sudah sesuai dengan ekspektasi, mulailah proses pengubahan proyek tersebut menjadi file video akhir melalui prosedur render yang sesuai dengan standar platform tujuan.


Baca Juga: 13 Tools/Aplikasi Video Editor Terbaik untuk Pemula


Kuasai Teknik Editing Video bersama dibimbing.id!

Menguasai teknik dasar editing video adalah solusi terbaik bagi Warga Bimbingan yang ingin memiliki karier jangka panjang yang stabil di industri kreatif. Jangan lewatkan kesempatan emas untuk belajar secara mendalam melalui Bootcamp Videography & Editing Dibimbing yang dipandu oleh mentor praktisi berpengalaman dengan kurikulum yang selalu diperbarui. 

Kamu akan mendapatkan fasilitas luar biasa mulai dari praktek nyata pada 15+ Project untuk Portfolio Building, praktik produksi video secara langsung, hingga akses eksklusif Capcut Pro. Program intensif ini juga memberikan jaminan gratis mengulang kelas bagi setiap peserta serta akses ke 840+ hiring partner yang telah mempercayai 96% alumni kami untuk bekerja. 

Kalo ada pertanyaan seperti: "Apakah silabus ini mencakup teknik pengeditan untuk kebutuhan konten iklan komersial skala besar?" atau "Bagaimana proses pendampingan karier dilakukan hingga saya mendapatkan pekerjaan?", konsultasi gratis di sini karena dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi!


Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!