dibimbing.id - Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP): Jenis & Fungsinya

Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP): Jenis & Fungsinya

Farijihan Putri

28 January 2026

5

Image Banner

Menjadi akuntan profesional itu nggak cuma modal pintar balancing neraca, tapi juga wajib paham aturannya. Biasanya nih, tebalnya buku pedoman justru bikin Warga Bimbingan overthinking duluan sebelum mulai membedah laporan keuangan klien.

Padahal, menguasai standar profesional akuntan publik adalah bekal utama biar hasil kerjamu diakui valid dan nggak kena masalah hukum. 

Tenang aja, MinDi bakal bantu ringkas intinya pake bahasa yang gampang dicerna biar kamu nggak perlu baca ribuan halaman. Yuk, simak penjelasan lengkapnya biar karier akuntansi makin aman dan sukses kedepannya!


Apa Itu Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)?

Secara garis besar, standar profesional akuntan publik (SPAP) adalah kumpulan aturan resmi yang dirilis oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Pedoman ini berfungsi sebagai panduan yang wajib diikuti saat kamu menangani berbagai kebutuhan klien di lapangan.

Tanpa adanya standar baku tersebut, kualitas pekerjaan seorang akuntan bisa diragukan kredibilitasnya oleh para investor maupun atasan. Kepatuhan terhadap aturan inilah yang membedakan akuntan kompeten dengan staf administrasi biasa.

Intinya, dokumen SPAP menjamin bahwa setiap langkah yang kamu ambil sudah sesuai dengan prosedur yang disepakati bersama. Jadi, jangan anggap remeh aturan ini kalau mau kariermu awet jangka panjang.

Baca Juga: Bootcamp Finance and Accounting Dibimbing, Jaminan Internship


Mengapa SPAP Sangat Krusial bagi Akuntan?

Keberadaan pedoman SPAP kasih jaminan kalau hasil kerjamu itu valid dan bisa dipertanggungjawabkan secara objektif. Selain itu, aturan ini jadi tameng pelindung utamamu kalau tiba-tiba ada pihak yang mau menuntut secara hukum. 

Memahami standar SPAP juga bikin kerjamu lebih terarah tanpa bingung harus ngapain pas ketemu kasus yang ribet. Singkatnya, standar profesional akuntan publik adalah kompas yang jaga reputasi kariermu tetap bersih dan aman.

Berikut adalah alasan utamanya:

  1. Menjamin mutu dan kualitas jasa yang diberikan kepada klien agar selalu konsisten.
  2. Meningkatkan kepercayaan investor dan publik terhadap laporan keuangan perusahaan.
  3. Melindungi akuntan dari risiko tuntutan hukum atau tuduhan malpraktik kerja.
  4. Menyeragamkan prosedur kerja teknis di seluruh industri akuntansi.
  5. Menjadi landasan etika yang kuat untuk menghindari konflik kepentingan.


5 Tipe Standar Utama dalam SPAP

Sumber: Freepik

Warga Bimbingan perlu tahu bahwa aturan SPAP terbagi menjadi beberapa tipe spesifik sesuai jenis penugasannya.


1. Standar Auditing (SA)

Aturan ini fokus pada pemeriksaan laporan keuangan historis yang sudah lewat periodenya alias tahun lalu. Kamu wajib mengikuti langkah-langkah sistematis untuk mengumpulkan bukti valid sebelum berani memberikan opini final. 

Penerapan standar profesional akuntan publik tipe SA sangat ketat karena menyangkut kepercayaan publik luas. Tujuannya jelas, biar nggak ada kesalahan fatal atau manipulasi yang lolos dari pengamatanmu.


2. Standar Atestasi (SAT)

Berbeda dengan audit biasa, standar ini mengatur pemberian jaminan pada informasi selain laporan keuangan historis. Contohnya saat kamu harus memeriksa proyeksi keuangan masa depan atau kepatuhan klien terhadap regulasi tertentu.

Warga Bimbingan harus memastikan bahwa asumsi yang dibuat manajemen itu masuk akal dan bisa dibuktikan datanya. Proses ini butuh analisis mendalam agar hasil penilaianmu tetap objektif dan akurat.


3. Standar Jasa Akuntansi dan Review (SJAR)

Tipe ini digunakan saat kamu memberikan jasa non-assurance seperti menyusun laporan keuangan atau sekadar review terbatas. Dalam SJAR akuntan tidak memberikan opini audit penuh, melainkan hanya memastikan data tersaji sesuai format akuntansi yang berlaku.

Walaupun bebannya lebih ringan, ketaatan pada standar profesional akuntan publik tetap wajib dijaga ketat. Hal ini penting agar laporan yang dihasilkan tetap bisa dipercaya oleh pihak internal perusahaan.


4. Standar Jasa Konsultansi (SJK)

Saat bertindak sebagai penasihat bisnis, kamu harus berpegang teguh pada panduan khusus ini agar tetap profesional. Akuntan memberikan saran terkait pengembangan sistem, manajemen risiko, atau strategi keuangan perusahaan kedepannya.

Fokus utamanya adalah memberikan nilai tambah dan solusi bagi klien tanpa mengambil alih tanggung jawab manajemen. Keahlian teknis dan wawasan bisnis luas sangat dibutuhkan dalam penerapan standar ini.


5. Standar Pengendalian Mutu (SPM)

Aturan terakhir ini mengatur kebijakan internal kantor akuntan untuk menjaga kualitas layanan secara keseluruhan. Setiap firma wajib punya sistem rekrutmen, supervisi, dan evaluasi kinerja yang terstandarisasi dengan baik.

Penerapan standar SPM memastikan setiap anggota tim bekerja dengan kompetensi yang sama tingginya di setiap proyek. Dengan begitu, hasil pekerjaan firma akan selalu konsisten siapapun personel yang menanganinya.

Tabel Ringkasan Tipe Standar SPAP

Tipe Standar

Fokus Utama

Contoh Kegiatan

Standar Auditing (SA)

Pemeriksaan historis

Audit laporan tahunan

Standar Atestasi (SAT)

Jaminan non-historis

Review proyeksi keuangan

Standar Jasa Akuntansi & Review (SJAR)

Jasa non-audit

Kompilasi laporan keuangan

Standar Jasa Konsultansi (SJK)

Pemberian nasihat

Konsultasi sistem akuntansi

Standar Pengendalian Mutu (SPM)

Kebijakan internal

Rekrutmen & supervisi tim

Baca Juga: Rekomendasi Bootcamp Finance Accounting Online Bersertifikat


Apa yang Terjadi Jika Akuntan Melanggar SPAP?

Mengabaikan aturan SPAP bukanlah pilihan bijak karena sanksi berat siap menanti para pelanggar yang nekat. Izin praktik bisa dicabut langsung oleh regulator, yang berarti tamat sudah riwayat karier sebagai akuntan profesional.

Lebih parahnya lagi, risiko tuntutan pidana atau perdata bisa menjeratmu jika terbukti ada kelalaian fatal saat bertugas. Kepercayaan publik yang hilang juga bakal sulit dibangun kembali meskipun kamu mencoba pindah ke perusahaan lain. 

Reputasi adalah aset termahal di bidang keuangan. Warga Bimbingan harus banget nih mematuhi standar profesional akuntan publik yang berlaku.


Siapkan Karier Keuanganmu bareng Dibimbing!

Memahami teori standar profesional akuntan publik memang langkah awal, tapi skill teknis akuntansi juga pondasi yang tak kalah penting. Yuk, pertajam kemampuanmu bareng Bootcamp Finance & Accounting Dibimbing

Kamu bakal dapat gratis mengulang kelas, hands-on mengerjakan studi kasus, Sertifikasi Penguasaan Software Akuntansi, konsultasi 1 on 1, dan magang 3 bulan! Nggak cuma itu, ada penyaluran kerja ke 840+ hiring partners yang siap menampung talenta terbaik. Bahkan, terbukti 96% alumni udah kerja lho!

Kamu punya pertanyaan seperti, “Apakah bisa konsultasi materi diluar jam kelas? Atau Apa saja sama silabus lengkapnya? Konsultasi gratis sekarang di sini, karena Dibimbing pasti #BimbingSampeJadi impianmu!


FAQ

1. Siapa yang menerbitkan SPAP di Indonesia?

SPAP diterbitkan oleh Dewan Standar Profesional Akuntan Publik yang berada di bawah naungan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

2. Apa bedanya SPAP dengan SAK (Standar Akuntansi Keuangan)?

SAK adalah panduan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan, sedangkan SPAP adalah panduan akuntan publik dalam memeriksa laporan tersebut.

3. Apakah SPAP selalu diperbarui?

Ya, standar ini bersifat dinamis dan terus diperbarui mengikuti perkembangan praktik bisnis global serta standar audit internasional (ISA).


Referensi

  1. Standar Manajemen Mutu (SMM) [Buka]

Tags

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!