dibimbing.id - Kisah Sukses Alfian Dari Pro Player MLBB ke Software Engineer Indosa

Kisah Sukses Alfian Dari Pro Player MLBB ke Software Engineer Indosa

Farijihan Putri

03 Juni 2026

43

Image Banner

Berpindah karier ke dunia teknologi sering dianggap sulit, terutama bagi mereka yang sudah lama berada di jalur profesi yang berbeda. Namun, kisah Alfian membuktikan proses belajar yang tepat dapat membuka peluang baru yang tidak terduga.

Mantan pro player Mobile Legends ini berhasil mengembangkan kariernya hingga menjadi Software Development Engineer Test di Indosat.

Perjalanan tersebut dimulai ketika ia memutuskan mengikuti Bootcamp Full-Stack Web Development Online dari Dibimbing untuk memperdalam kemampuan coding dan memahami pengembangan software secara end-to-end

Dari sekadar ingin meningkatkan skill, langkah tersebut justru membawanya ke posisi karier yang lebih tinggi di industri teknologi.


Dari Dunia Esports hingga Menemukan Minat di Software Development

Perjalanan karier Alfian tidak langsung dimulai dari dunia software engineering. Sebelum bekerja di industri teknologi, ia sempat menekuni berbagai bidang yang membentuk pengalaman dan sudut pandangnya saat ini.


1. Pernah Menjadi Pro Player Mobile Legends

Tidak banyak yang tahu bahwa Alfian pernah berkarier sebagai pemain profesional Mobile Legends bersama tim esports ternama. Pengalaman sebagai pro player mengajarkannya banyak hal, mulai dari disiplin, kerja sama tim, hingga kemampuan berpikir strategis dalam tekanan tinggi.

Meski dunia esports memberikan pengalaman berharga, Alfian menyadari bahwa ia juga perlu mempersiapkan karier jangka panjang. Karena itu, ia mulai mengeksplorasi berbagai peluang di luar industri gaming.


2. Menjelajahi Berbagai Profesi di Dunia Teknologi

Setelah meninggalkan dunia kompetitif esports, Alfian sempat mencoba beberapa posisi kerja seperti Technical Writer dan QA Engineer. Pengalaman tersebut membuatnya semakin dekat dengan ekosistem teknologi dan pengembangan software.

Sebagai lulusan Teknik Informatika, ia sebenarnya sudah memiliki dasar pengetahuan terkait dunia teknologi. Namun, ia merasa masih perlu meningkatkan kemampuan coding agar dapat berkembang lebih jauh dalam kariernya.


3. Memutuskan Mendalami Full-Stack Development

Saat bekerja sebagai QA Engineer, Alfian mulai melihat pentingnya memahami keseluruhan alur pengembangan aplikasi. Ia tidak hanya ingin memahami proses testing, tetapi juga ingin mengetahui bagaimana sebuah sistem dibangun dari sisi front-end hingga back-end.

Karena itulah ia memutuskan mengikuti program pembelajaran yang lebih terstruktur agar bisa menguasai pengembangan web secara menyeluruh.

Baca Juga: Dibimbing Bootcamp Offline Full Stack Web Developer Jakarta


Belajar Full-Stack Development Secara Terstruktur

Memiliki ketertarikan terhadap coding saja tidak cukup. Dibutuhkan lingkungan belajar yang tepat agar proses pengembangan skill berjalan lebih efektif dan terarah.


1. Memilih Program yang Working-Friendly

Sebagai seseorang yang tetap bekerja sambil belajar, Alfian membutuhkan program yang fleksibel dan tidak mengganggu aktivitas profesionalnya. Salah satu alasan memilih Dibimbing adalah jadwal pembelajaran yang dirancang agar tetap nyaman diikuti oleh pekerja aktif.

Dengan sistem belajar yang terstruktur, peserta dapat mengatur waktu belajar tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama mereka.


2. Materi yang Disusun Sesuai Kebutuhan Industri

Selama mengikuti bootcamp, Alfian mempelajari berbagai materi penting dalam pengembangan software modern. Mulai dari JavaScript, integrasi database, API, version control, deployment, hingga implementasi CI/CD.

Materi tersebut tidak hanya membantu memahami teori, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai workflow yang digunakan oleh tim engineering di perusahaan teknologi.


3. Didampingi Mentor dan Class Manager

Selain kurikulum yang terarah, Alfian juga merasakan manfaat dari pendampingan mentor dan Class Manager yang responsif. Ketika menghadapi kendala teknis atau kesulitan memahami materi tertentu, peserta dapat berdiskusi langsung dan mendapatkan arahan yang lebih jelas.

Lingkungan belajar yang suportif membuat proses belajar terasa lebih nyaman, bahkan ketika harus mempelajari konsep yang cukup kompleks.


4. Membangun Portfolio Melalui Praktik Langsung

Salah satu aspek penting dalam pembelajaran coding adalah praktik. Karena itu, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengerjakan berbagai assignment dan project yang dapat digunakan sebagai portfolio.

Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat membuktikan kemampuan teknis mereka kepada recruiter maupun perusahaan ketika melamar pekerjaan.

Bagi kamu yang ingin memulai perjalanan serupa melalui pembelajaran tatap muka, artikel Kursus Web Developer Offline dapat menjadi referensi untuk memahami opsi pembelajaran yang tersedia.


Skill Baru yang Membuka Peluang Karier Lebih Besar

Keputusan Alfian untuk memperdalam kemampuan coding ternyata memberikan dampak yang jauh lebih besar dari yang ia bayangkan sebelumnya.


1. Materi Bootcamp Langsung Terpakai di Dunia Kerja

Setelah menyelesaikan program pembelajaran, Alfian mulai merasakan bahwa banyak materi yang dipelajari ternyata sangat relevan dengan pekerjaannya.

Pemahaman mengenai JavaScript, integrasi database, serta implementasi CI/CD membantunya memahami sistem secara lebih menyeluruh. Dengan perspektif full-stack, ia menjadi lebih mudah mengidentifikasi sumber masalah ketika terjadi error dalam aplikasi.


2. Memahami Flow Pengembangan Secara End-to-End

Salah satu keuntungan terbesar mempelajari full-stack development adalah kemampuan memahami keseluruhan proses pengembangan software.

Tidak hanya mengetahui bagian testing, Alfian juga memahami bagaimana data diproses di back-end, bagaimana aplikasi ditampilkan di front-end, hingga bagaimana sistem dideploy ke production environment.

Kemampuan tersebut membuatnya memiliki nilai tambah dibanding hanya fokus pada satu area tertentu.


3. Berhasil Menjadi Software Development Engineer Test

Hasil dari proses belajar tersebut akhirnya terlihat dalam perkembangan karier Alfian. Ia berhasil mendapatkan posisi sebagai Software Development Engineer Test di Indosat.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa investasi terhadap skill baru dapat membuka peluang yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Bahkan, pengalaman dari berbagai bidang yang pernah dijalani justru menjadi modal tambahan untuk berkembang di dunia teknologi.


4. Tidak Ada Kata Terlambat untuk Belajar Skill Baru

Salah satu pelajaran terbesar dari perjalanan Alfian adalah pentingnya terus belajar. Berkarier di satu bidang bukan berarti seseorang harus berhenti mengembangkan kemampuan lain.

Dengan konsistensi belajar dan lingkungan yang mendukung, peluang untuk beralih karier maupun meningkatkan posisi profesional akan selalu terbuka.

Kalau kamu masih bingung harus memulai dari mana, artikel Jadi Full Stack Developer dari Nol dapat membantu memahami roadmap belajar yang perlu dipersiapkan.

Baca Juga: Harga Kelas Bootcamp Full Stack Web Development Offline