Contoh Laporan Laba Rugi Sederhana dan Cara Menyusunnya
dibimbing.id
•
11 Maret 2026
•
107
Laporan laba rugi adalah jenis laporan keuangan utama yang wajib dibuat perusahaan, karena menunjukkan pendapatan, pengeluaran, laba bersih, serta laba kotor perusahaan.
Para profesional, pemilik bisnis, akuntan, maupun tim keuangan bisa menentukan kesehatan keuangan perusahaan melalui laporan keuangan ini.
Lalu, bagaimana cara membuat laporan laba rugi sederhana yang bermanfaat bagi organisasi? Simak penjelasannya di artikel ini
Cara Menyusun Laporan Laba Rugi Sederhana
1. Tentukan periode pelaporan: Kamu bisa membuat laporan laba rugi setiap bulanan, triwulanan, atau tahunan. Laporan bulanan membantu dalam pengambilan keputusan operasional sehari-hari, sedangkan laporan triwulanan atau tahunan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja keuangan jangka panjang.
2. Hitung total pendapatan: Jumlahkan semua sumber pendapatan selama periode tersebut, termasuk penjualan, jasa, serta pendapatan lain seperti penjualan aset atau bunga.
3. Kurangi harga pokok penjualan (HPP): Hitung seluruh biaya langsung atau biaya jasa yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau memberikan layanan, seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya pengemasan, dan biaya kontraktor.
4. Tentukan laba kotor: Kurangi total pendapatan dengan harga pokok penjualan. Hasilnya adalah laba kotor, yang menunjukkan seberapa efisien bisnis Kamu menghasilkan pendapatan dari aktivitas utama sebelum memperhitungkan biaya operasional.
5. Hitung total biaya operasional: Biaya operasional adalah biaya tidak langsung yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis, seperti gaji karyawan, sewa tempat, utilitas, pemasaran, serta langganan.
6. Hitung laba sebelum pajak: Selanjutnya, kurangi laba kotor dengan biaya operasional untuk mendapatkan laba sebelum pajak.
7. Perhitungkan bunga dan pajak: Masukkan kewajiban bunga atas pinjaman atau fasilitas kredit yang dimiliki bisnis, serta pajak penghasilan yang berlaku.
8. Tentukan laba bersih: Terakhir, kurangi laba sebelum pajak dengan beban bunga dan pajak untuk mendapatkan laba bersih. Angka ini menunjukkan keuntungan atau kerugian akhir bisnis selama periode tersebut.
Tips Membuat Laporan Laba Rugi Sederhana yang Mudah
1. Catat transaksi secara rutin dan konsisten
Jangan hanya mencatat transaksi saat akhir bulan, tapi lakukan semuanya secara rutin. Cara ini membantu mempermudah proses penyusunan laporan laba rugi karena data sudah tersedia dan terorganisir.
2. Pisahkan akun berdasarkan kategori yang terstruktur
Kamu tentu sudah belajar bahwa dalam akuntansi, menggunakan kategori akun yang rapi akan membuat laporan keuangan lebih mudah dipahami.
Misalnya, Kamu dapat mengelompokkan biaya ke dalam beberapa kategori seperti:
- biaya operasional
- biaya pemasaran
- biaya administrasi
- biaya produksi
Struktur akun yang baik akan membantu proses analisis laporan laba rugi dan memudahkan Kamu menemukan area yang perlu diperbaiki.
3. Manfaatkan software akuntansi untuk otomatisasi laporan
Kita memang bisa membuat laporan laba rugi secara manual menggunakan spreadsheet, tetapi ini memakan waktu dan rentan kesalahan. Oleh karena itu, banyak bisnis mulai menggunakan software akuntansi untuk mengotomatisasi proses pembukuan.
Salah satu software akuntansi yang bisa digunakan adalah Kledo, yang mencatat setiap transaksi yang ke sistem dan bisa otomatis membuat laporan laba rugi, laporan arus kas, neraca, dan juga bermacam-macam laporan keuangan lainnya.
Kledo juga menyediakan fitur tambahan seperti pencatatan penjualan, pengelolaan persediaan, hingga integrasi dengan software bisnis lainnya seperti penggajian dan POS.
4. Lakukan pengecekan data secara berkala
Meskipun menggunakan sistem otomatis, penting untuk tetap memeriksa data secara berkala. Pastikan semua transaksi sudah tercatat dengan benar dan tidak ada kesalahan dalam pengkategorian akun.
Pengecekan rutin membantu memastikan laporan laba rugi benar-benar mencerminkan kondisi keuangan bisnis yang sebenarnya.
5. Gunakan laporan untuk analisis bisnis
Laporan laba rugi tidak hanya digunakan untuk mengetahui laba atau rugi, tetapi juga sebagai alat analisis bisnis.
Dari laporan ini, Kamu dapat mengetahui:
- apakah margin keuntungan cukup sehat
- apakah biaya operasional terlalu tinggi
- apakah penjualan meningkat atau menurun
Organisasi bisa menggunakan informasi tersebut untuk mengambil keputusan strategis seperti menekan biaya, menyesuaikan harga, atau meningkatkan strategi pemasaran.
Apa Manfaat Laporan Laba Rugi?
Laporan laba rugi sangat bermanfaat untuk suatu organisasi. Berikut penjelasannya:
1. Melacak keuntungan bisnis
Dengan membandingkan beberapa laporan laba rugi dari periode yang berbeda, Kamu bisa melihat perubahan pendapatan, biaya, dan laba bersih.
Perbandingan ini membantu organisasi memahami apakah mereka sedang berkembang atau justru merugi.
2. Membuat keputusan operasional yang lebih tepat
Dengan melihat biaya operasional dan laba kotor, organisasi dapat menyesuaikan pengeluaran, mengalihkan sumber daya, atau meninjau kembali strategi penetapan harga.
Banyak perusahaan menggunakan data dari laporan laba rugi untuk menemukan peluang meningkatkan efisiensi dan menyeimbangkan kembali anggaran.
3. Mengevaluasi kinerja unit bisnis atau produk
Jika laporan laba rugi dipisahkan berdasarkan departemen, wilayah, atau lini produk, organisasi dapat mengetahui bagian mana yang paling berkontribusi terhadap pendapatan.
Informasi ini membantu dalam perencanaan sumber daya dan proyeksi bisnis, terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang.
4. Mempersiapkan audit dan pelaporan pajak
Karena laporan laba rugi mencatat total pendapatan, biaya, dan pajak penghasilan dalam format yang terstruktur, laporan ini sering menjadi dokumen utama dalam pelaporan pajak dan proses audit keuangan.
Menjaga laporan tetap akurat dan terbaru dapat mengurangi risiko masalah saat pemeriksaan kepatuhan pajak dan mempermudah proses pelaporan akhir tahun.
5. Membangun kepercayaan dengan investor dan pemberi pinjaman
Bank, investor, maupun dewan direksi sering meminta laporan laba rugi saat perusahaan mengajukan pinjaman, mencari pendanaan, atau menyampaikan laporan keuangan.
Laporan ini membantu pihak eksternal memahami bagaimana kinerja bisnis dan apakah perusahaan memiliki potensi untuk terus berkembang.
Contoh Laporan Laba Rugi Sederhana
Berikut ini adalah contoh laporan laba rugi sederhana untuk usaha katering:
Laporan Laba Rugi
Usaha Katering Sehat
Periode: Januari 2026
Keterangan | Jumlah (Rp) |
Pendapatan | |
Penjualan paket katering harian | 18.000.000 |
Pesanan katering acara | 12.000.000 |
Total Pendapatan | 30.000.000 |
Harga Pokok Penjualan (HPP) | |
Bahan baku makanan | 11.000.000 |
Bahan kemasan (box makanan, sendok, plastik) | 2.000.000 |
Tenaga masak harian | 3.000.000 |
Total HPP | 16.000.000 |
Laba Kotor | 14.000.000 |
Biaya Operasional | |
Gaji karyawan administrasi | 2.500.000 |
Listrik dan gas dapur | 800.000 |
Transportasi pengantaran | 1.200.000 |
Biaya promosi dan pemasaran | 500.000 |
Peralatan dapur dan perlengkapan | 500.000 |
Biaya lain-lain | 500.000 |
Total Biaya Operasional | 6.000.000 |
Laba Bersih | 8.000.000 |
*Artikel ini hasil kerjasama Kledo dan dibimbing
Tags
dibimbing.id
Ditulis oleh tim diimbing.id, platform pembelajaran dan persiapan karir digital terkemuka di Indonesia. Mendapatkan penghargaan Startup Terpilih oleh Kominfo tahun 2021 dan telah mendapat akreditasi oleh KemdikbudRistek sebagai penyelenggara pendidikan. Beberapa referensi terpercaya: Media Indonesia, Dailysocial, Suara.com, Liputan6, Times Indonesia, Tribunnews, dan sebagainya.
