Kisah Suhendra yang Sukses Switch Career ke Data Analyst
DITULIS OLEH
Farijihan Putri
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 24 Jul 2026
Diubah pada 18 Agt 2026
125
Warga Bimbingan yang merasa karier mulai stagnan, gaji monoton, atau ingin tantangan baru, pindah bidang memang terdengar menakutkan. Salah satu bidang yang lagi banyak jadi incaran adalah bidang data.
Bidang data itu mencakup pengolahan, analisis, dan interpretasi informasi untuk membantu perusahaan mengambil keputusan lebih tepat. Contohnya, Kak Suhendra Anang Prasetyo berhasil melakukan switch career Data Analyst meski awalnya bekerja di industri desain.
Panduan dari MinDi bakal kasih gambaran nyata langkah-langkah dan skill yang ia pelajari supaya kamu juga bisa siap meniti karier di dunia data.
Baca Juga: Nekat Switch Career, Anak Teknik Ini Jadi Data Analyst Dalam 4 Bulan
Kenapa Switch Career ke Data Analyst Itu Penting?
Kalau kamu sedang mempertimbangkan switch career Data Analyst, ini bukan hanya soal tren ya! Posisi karier data analyst makin dibutuhkan karena perusahaan di berbagai industri kini mengandalkan data untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategi yang lebih efektif.
Misalnya, menurut laporan Bureau of Labor Statistics proyeksi pekerjaan, permintaan tenaga yang berkaitan dengan analisis data diperkirakan akan tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan rata‑rata profesi lain dalam satu dekade ke depan, menunjukkan peluang karier data yang kuat.
Berikut beberapa alasan kenapa peralihan karier ke data analyst bisa jadi langkah yang signifikan:
- Permintaan kerja yang tinggi di banyak industri seperti sektor teknologi, keuangan, kesehatan, e‑commerce, dan banyak lagi.
- Prospek pertumbuhan pekerjaan yang kuat diproyeksikan tumbuh lebih cepat dari rata‑rata pekerjaan lain dalam 10 tahun ke depan.
- Bisa jadi penentu keputusan bisnis untuk memahami tren dan perilaku konsumen untuk strateginya.
- Lapangan kerja tersedia di berbagai wilayah
Perjalanan Kak Suhendra: Dari Desain ke Data
Cerita Kak Suhendra bisa jadi inspirasi kalau kamu ingin meniti karier data analyst walau sebelumnya bekerja di industri lain.
Awalnya, Kak Suhendra bekerja sebagai designer di industri kreatif. Namun seiring waktu, ia merasa karier stagnan dan terbatas dalam kesempatan naik jabatan.
Setelah evaluasi diri, ia memutuskan untuk beralih ke bidang data. Tantangan awal cukup besar, tapi mindset untuk belajar skill baru membuatnya tetap fokus dan termotivasi.
Kak Suhendra kemudian ikut Bootcamp Business Intelligence / Data Analytics Dibimbing untuk mematangkan skill. Di bootcamp tersebut, ia belajar pre-processing data, statistika, dan tools analytics, sekaligus dapat mentorship langsung, real project, dan portofolio yang bisa ditunjukkan ke perusahaan.
Baca Juga: Testimoni Alumni Dibimbing Bootcamp Data Analyst
Skill & Tools Data Analyst yang Wajib Dikuasai
Setelah memutuskan career switch sukses ke dunia data, Kak Suhendra fokus mempelajari skill penting agar bisa langsung produktif. Untuk kamu yang ingin mengikuti jejaknya, berikut adalah skill data analyst yang wajib dikuasai:
- Pre-processing data
- Statistika & probabilitas
- Visualisasi data (Excel, Tableau, Power BI)
- SQL / database management
- Python / R untuk analisis data
- Business intelligence tools
- Data storytelling & insight presentation
Dengan menguasai tools dan skill ini, kamu bisa memaksimalkan peluang kerja dan memulai karier data analyst dengan lebih percaya diri.
Baca Juga: Belajar Data Analyst Offline di Jakarta: Apa Bedanya dengan Belajar Sendiri lewat YouTube?
Cara Mempersiapkan Switch Career ke Data Analyst
Sebelum langsung melamar, ada langkah penting untuk menyiapkan diri kamu dalam peluang kerja data seperti Kak Suhendra yang sukses berkarier menjadi Product Analyst.
1. Bangun Portofolio Real Project
Mulailah dengan project mini, misalnya analisis dataset sederhana atau campaign simulasi. Ini akan menjadi bukti kemampuanmu saat recruiter melihat CV. Dengan menampilkan hasil nyata, mereka bisa menilai skill kamu lebih akurat dan percaya.
2. Ikut Bootcamp & Mentoring Profesional
Salah satu cara tercepat untuk upgrade skill adalah ikut Bootcamp Data Analytics Offline Jakarta dari Dibimbing. Kamu akan belajar dari mentor ahli, praktek langsung lewat real case, dan membangun portofolio yang siap ditunjukkan ke perusahaan.
3. Pelajari Tren Industri & Job Requirement
Cari tahu skill dan tools apa yang paling dibutuhkan di industri data saat ini. Lihat job description dan artikel terkait agar kamu bisa menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan pasar. Ini membantu kamu lebih siap menghadapi interview dan proses seleksi kerja.
Peluang Karier dan Prospek Data Analyst
Buat Warga Bimbingan yang ingin switch career, bidang ini menawarkan peluang kerja data yang luas dan terus berkembang.
- Posisi Data Analyst di startup & korporasi
- Product Analyst / Business Analyst
- Data Scientist entry-level
- Freelance analytics / remote work opportunities
Baca Juga: Biaya Bootcamp Data Analyst Jakarta Dibimbing, Worth It atau Tidak?
