Jenis-Jenis Opini Audit Laporan Keuangan dan Contohnya
Farijihan Putri
•
09 December 2025
•
93
Memahami jenis-jenis opini audit dalam laporan keuangan sangat penting, terutama untuk kamu yang ingin berkarir di dunia auditing. Opini audit ini memberi gambaran tentang seberapa sehat laporan keuangan suatu perusahaan, dan seberapa akurat serta dapat dipercaya informasi yang disajikan.
Tanpa mengetahui jenis opini yang diberikan auditor, kamu bisa saja salah menginterpretasikan status keuangan perusahaan yang sedang diaudit.
Kali ini MinDi akan membantumu memahami berbagai jenis opini audit yang umum digunakan, seperti opini wajar tanpa pengecualian, opini wajar dengan pengecualian, dan opini tidak wajar.
Tiap jenis opini membawa dampak yang berbeda pada kepercayaan publik dan pengambilan keputusan bisnis. Pahami tiap jenis opini audit ini agar kamu bisa lebih siap menghadapi dunia audit di dunia kerja.
Kalau Warga Bimbingan tertarik untuk mendalami lebih lanjut, Bootcamp Audit Dibimbing siap membantu kamu belajar langsung dari mentor berpengalaman.
Baca Juga: Berapa Biaya Bootcamp Audit di Dibimbing.id? Cek Rinciannya
Apa Itu Opini Audit?
Opini audit adalah pendapat yang diberikan oleh auditor independen mengenai kewajaran dan keandalan laporan keuangan suatu perusahaan.
Opini ini didasarkan pada hasil audit yang dilakukan, yang bertujuan untuk memastikan apakah laporan keuangan disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, seperti GAAP atau IFRS.
Auditor memberikan opini untuk menilai apakah laporan tersebut memberikan gambaran yang jujur dan wajar tentang kondisi keuangan perusahaan.
Ada berbagai jenis opini yang dapat diberikan, mulai dari opini wajar tanpa pengecualian, opini wajar dengan pengecualian, hingga opini tidak wajar, tergantung pada temuan auditor selama proses audit.
Opini audit ini sangat penting, karena memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan tentang integritas laporan keuangan perusahaan.
Jenis-Jenis Opini Audit
Sumber: Pexels
Berikut adalah penjelasan tentang jenis-jenis opini audit yang dapat diberikan oleh auditor atas laporan keuangan perusahaan.
1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Opini ini diberikan auditor ketika laporan keuangan perusahaan dinilai lengkap dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Biasanya, opini ini muncul ketika perusahaan memiliki dokumentasi yang jelas dan bukti yang memadai untuk mendukung laporan mereka.
Auditor memberikan opini positif karena laporan yang diaudit mencerminkan kondisi yang wajar, tanpa adanya penyimpangan atau masalah signifikan.
2. Opini Wajar Dengan Pengecualian
Pada jenis opini ini, auditor memberikan penilaian positif, namun dengan beberapa catatan dan pengecualian tertentu.
Biasanya, hal ini terjadi ketika terdapat beberapa temuan minor yang tidak sepenuhnya sesuai dengan standar akuntansi yang diterapkan, meskipun laporan keuangan secara keseluruhan sudah wajar.
Jenis-jenis opini audit seperti ini memberi gambaran bahwa meskipun ada beberapa masalah kecil, laporan tersebut masih dapat diterima.
3. Opini Penolakan
Opini ini diberikan oleh auditor ketika mereka tidak bisa memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat, atau ketika ada ketidakpatuhan material terhadap standar akuntansi yang membuat laporan tidak dapat diandalkan.
Dalam opini penolakan, auditor menyatakan mereka tidak dapat memberikan pendapat mengenai laporan keuangan perusahaan yang diaudit. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan yang cukup serius yang dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap laporan keuangan.
4. Opini Tidak Wajar
Jenis opini ini diberikan ketika auditor menemukan kesalahan penyajian informasi yang signifikan dalam laporan keuangan. Auditor menyatakan bahwa laporan yang diaudit tidak memberikan gambaran yang wajar mengenai kondisi keuangan perusahaan.
Kesalahan dalam pengklasifikasian pemasukan dan pengeluaran atau ketidakakuratan data adalah alasan utama untuk opini ini.
5. Opini Tidak Menyatakan Pendapat
Jenis opini ini diberikan auditor ketika terdapat kesalahan fatal atau ketidakcocokan signifikan antara laporan yang disajikan dengan bukti yang ditemukan.
Auditor menolak untuk memberikan pendapat karena adanya miskalkulasi besar atau kesalahan yang dapat merusak kredibilitas laporan keuangan. Jenis-jenis opini audit seperti ini menandakan bahwa auditor tidak dapat memberi penilaian karena masalah yang terlalu besar untuk diabaikan.
Baca Juga: Panduan Lengkap Menjadi Auditor Sektor Publik
Contoh Opini Audit
Berikut adalah 5 contoh opini audit yang dapat dijumpai dalam laporan keuangan perusahaan:
1. Going Concern
Opini Going Concern termasuk dalam kategori wajar tanpa pengecualian. Auditor mengungkapkan adanya ketidakpastian mengenai kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasionalnya di masa depan, meskipun laporan keuangan telah diaudit dengan baik.
2. Catatan Insidental
Selanjutnya, ada opini catatan insidental yang merupakan salah satu jenis opini wajar tanpa pengecualian yang mencantumkan catatan tambahan dalam laporan. Auditor memberikan komentar tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti pengeluaran yang tidak sesuai dengan anggaran atau perencanaan perusahaan.
3. Disclaimer of Opinion
Jenis disclaimer of opinion terjadi ketika auditor tidak dapat memberikan opini karena terbatasnya bukti yang dapat dikumpulkan. Hal ini sering disebabkan oleh keterbatasan dalam ruang lingkup audit yang menghalangi penilaian yang jelas terhadap laporan keuangan.
4. Adverse Opinion
Dalam kasus adverse opinion, auditor menyatakan bahwa laporan keuangan mengandung kesalahan material yang serius. Misalnya, kesalahan dalam penyajian aset yang dapat mempengaruhi keandalan informasi yang disajikan kepada pemangku kepentingan.
5. Qualified Opinion
Pernyataan ini diberikan ketika auditor menyetujui sebagian besar laporan keuangan, namun menemukan beberapa ketidaksesuaian yang signifikan. Auditor memberikan catatan atau pengecualian terhadap hal-hal tertentu yang dianggap material, meskipun laporan secara keseluruhan dapat diterima.
Baca Juga: Cara Menjadi Junior Auditor: Panduan Sukses dari Nol
Mulai Karier Menjadi Junior Auditor Sekarang!
Memahami jenis-jenis opini audit adalah langkah awal yang penting bagi siapa saja yang ingin mendalami dunia audit, baik itu sebagai auditor pemula maupun profesional. Setiap opini yang diberikan auditor membawa dampak besar pada integritas laporan keuangan perusahaan dan kepercayaan publik.
Kalau kamu tertarik untuk upgrade karier di bidang audit, gabung sekarang di Bootcamp Audit Dibimbing! Kamu akan langsung bimbingan dari mentor berpengalaman dengan silabus terlengkap.
Kamu akan dapat 58+ Live Class Bersama Ahli, bisa mengulang kelas gratis, 15+ Project & Studi Kasus Nyata untuk Portfolio Building, Final Project di Bidang Internal & Eksternal Auditor, Assessment & Sertifikasi, Konsultasi 1-on-1 Tanpa Batas, dan 12 Minggu Magang sebagai Auditor. Faktanya, 96% alumni sudah berhasil kerja berkat dukungan 840+ hiring partner.
Kamu punya pertanyaan seperti, “Apakah biaya ada opsi cicilan? atau Bagaimana cara magang auditor lewat Dibimbing"? Konsultasi gratis sekarang di sini karena Dibimbing siap #BimbingSampeJadi auditor andal!
Tags
