dibimbing.id - Cara Follow Up Jadwal Interview Supaya Pesanmu Dibalas HRD

Cara Follow Up Jadwal Interview Supaya Pesanmu Dibalas HRD

Farijihan Putri

11 September 2025

524

Image Banner

Kamu lagi nyari cara follow up jadwal interview biar pesanmu enggak di-skip HRD, Warga Bimbingan?

Banyak fresh graduate dan career switcher sering galau karena udah apply kerja atau bahkan interview, tapi nggak ada kabar lanjutan. Akhirnya jadi insecure sendiri.

Sekarang coba bayangin kalau kamu bisa follow up dengan cara yang tepat: bahasa sopan, timing pas, dan format profesional.

Dijamin peluang pesanmu dibalas HRD makin besar, bahkan bisa menjadi nilai tambah karena kamu keliatan serius dan antusias sama posisi yang dilamar.

Nah, di artikel ini MinDi bakal kasih panduan lengkap biar kamu tahu kapan waktu terbaik, bagaimana cara nyusun pesan, sampai contoh follow up yang bisa langsung dipakai. 

Baca dulu artikel ini sampai tuntas dan kalau kamu pengen upgrade skill biar makin siap masuk dunia kerja, yuk ikutan Bootcamp dibimbing.id!

Baca Juga: Bootcamp Dibimbing Apa Saja? Cek Bidang Sesuai Minatmu!


Kapan Waktu Terbaik untuk Follow Up Interview?

Banyak pencari kerja bingung kapan momen yang pas buat menghubungi HRD lagi tanpa terlihat terlalu maksa. Supaya lebih jelas, ada 3 waktu yang ideal buat follow up interview.


1. Setelah Kirim Lamaran

Kamu bisa follow up sekitar 5–7 hari setelah melamar untuk menunjukkan ketertarikanmu pada posisi tersebut.


2. Setelah Interview Pertama

Waktu tepat follow up adalah 1–2 hari setelah interview untuk mengucapkan terima kasih sekaligus menegaskan minatmu.


3. Saat Belum Ada Balasan dalam 1 Minggu

Kalau sudah seminggu tanpa kabar, follow up sopan bisa menjadi cara yang baik buat mengingatkan HRD tentang aplikasi kamu.


10 Cara Follow Up Jadwal Interview yang Tepat

Sumber: Freepik

Supaya HRD nggak salah paham, ada 10 cara follow up yang perlu kamu perhatikan biar tetap profesional. MinDi jelasin di bawah ini, ya!


1. Gunakan Bahasa Sopan dan Singkat

Saat menerapkan cara follow up jadwal interview, pastikan bahasamu sopan dan langsung ke inti pesan. Kalimat yang singkat tapi jelas akan lebih dihargai HRD dibanding paragraf panjang.


2. Gunakan Email Dahulu, Baru WhatsApp

Email sebaiknya menjadi pilihan pertama karena terlihat lebih formal. Jika tidak ada balasan, barulah coba lewat WhatsApp dengan tetap menjaga etika.


3. Sebutkan Posisi yang Dilamar

HRD biasanya menangani banyak kandidat. Sebaiknya, sebutkan posisi yang kamu lamar agar mereka cepat mengenali. Cara ini bikin pesanmu lebih terarah dan mudah diproses.


4. Tanyakan Jadwal dengan Jelas

Saat menulis cara follow up jadwal interview, jangan bertele-tele dan langsung tanyakan jadwal yang belum pasti. Kejelasan dalam bertanya akan memudahkan HRD memberikan jawaban konkret.


5. Sisipkan Rasa Terima Kasih

Ucapan terima kasih menunjukkan kamu menghargai waktu HRD. Sikap positif seperti ini bisa meninggalkan kesan profesional yang baik.


6. Kirim Saat Jam Kerja

Timing itu penting, kirim pesan follow up pada jam kerja agar lebih cepat ditanggapi. Hindari menghubungi di malam hari atau akhir pekan supaya tetap sopan.


7. Pastikan Tidak Typo

Kesalahan kecil seperti typo bisa membuat kesanmu kurang profesional. Luangkan waktu sejenak untuk membaca ulang sebelum menekan tombol kirim.


8. Tunjukkan Minat pada Perusahaan

Saat menerapkan cara follow up jadwal interview, tunjukkan juga bahwa kamu benar-benar tertarik pada perusahaan. Hal ini bisa jadi nilai plus karena HRD melihat kamu serius dengan kesempatan tersebut.


9. Gunakan Subjek Email yang Jelas

Subjek email yang spesifik membantu HRD langsung mengenali tujuan pesanmu. Misalnya: “Follow Up Interview – [Nama] untuk Posisi [Jabatan]” akan jauh lebih efektif dibanding subjek umum.


10. Jangan Terlalu Sering Menghubungi

Follow up secukupnya saja supaya tidak terkesan memaksa. Memberikan jeda waktu yang wajar akan membuatmu terlihat lebih profesional di mata HRD.

Baca Juga: 7 Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Tanpa Pengalaman


Contoh Pesan Follow Up Interview via Email & WhatsApp

Inilah contoh pesan follow up interview via email dan WhatsApp yang bisa kamu jadikan referensi. 


1. Contoh Email Formal

Subject: Follow Up Interview – [Nama Kamu] untuk Posisi [Nama Posisi]

Halo Bapak/Ibu [Nama HRD],

Perkenalkan saya [Nama Kamu], kandidat yang melamar posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya ingin menanyakan kelanjutan proses rekrutmen sekaligus menegaskan kembali ketertarikan saya untuk bergabung di perusahaan Bapak/Ibu.

Apabila ada informasi tambahan atau jadwal interview berikutnya, mohon dapat diinformasikan. Terima kasih atas perhatian dan waktunya.

Hormat saya,

[Nama Lengkap]

[Nomor Telepon]


2. Contoh WhatsApp yang Singkat dan Profesional

Halo Bapak/Ibu [Nama HRD],

Perkenalkan saya [Nama Kamu], kandidat untuk posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya ingin menanyakan terkait jadwal interview lanjutan, apakah sudah ada informasi terbaru?

Terima kasih banyak atas waktunya 🙏

Baca Juga: 45 Keahlian dalam CV Beragam Industri, HRD Auto Tertarik


Siap Terapkan Cara Follow Up Jadwal Interview dan Upgrade Skill?

Sekarang kamu udah tahu cara follow up jadwal interview biar pesanmu dilirik HRD. Tapi ingat, follow up aja nggak cukup kalau skill belum siap bersaing.

Di Bootcamp dibimbing.id, kamu bisa belajar banyak hal mulai dari UI/UX Design, Digital Marketing, Public Relation, Finance, Investment & Banking, Web Developer, Human Resources, Cyber Security, dan masih banyak lagi.

Bareng mentor berpengalaman, kamu bakal dapet silabus terlengkap, case study, praktek nyata buat portofolio, dan gratis mengulang kelas. Ada juga 840+ hiring partner yang siap bantu penyaluran kerja, dan terbukti 96% alumni udah bekerja di bidang impiannya.

Mungkin kamu kepikiran: “Kalau aku belum punya basic sama sekali, apakah masih bisa ikut?” atau “Apakah benar dibimbing sampai dapet kerja?”, langsung aja konsultasi gratis di sini. Ingat, dibimbing.id siap #BimbingSampeJadi impianmu!

Share

Author Image

Farijihan Putri

Farijihan is a passionate Content Writer with 3 years of experience in crafting compelling content, optimizing for SEO, and developing creative strategies for various brands and industries.

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!