Kerja Part Time Artinya: Gaji, Aturan, dan Tips Kerja
DITULIS OLEH
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
DIREVIEW OLEH
Sudah Direview Oleh Expert
Dibuat pada 27 Agt 2026
Diubah pada 12 Sep 2026
37
Mungkin Warga Bimbingan sering menemukan lowongan kerja part time, tetapi masih bingung apa sebenarnya arti istilah tersebut. Padahal, jenis pekerjaan ini banyak diminati mahasiswa, fresh graduate, hingga profesional yang ingin menambah pengalaman atau penghasilan.
Dibandingkan pekerjaan full time, kerja part time menawarkan jam kerja yang lebih fleksibel. Meski begitu, kamu tetap perlu memahami sistem gaji, aturan kerja, dan hak pekerja part time agar tidak salah memilih pekerjaan.
Nah, kalau kamu ingin mengetahui arti kerja part time, kisaran gaji, aturan yang berlaku di Indonesia, hingga tips mendapatkannya, yuk baca artikel ini sampai selesai! MinDi akan membahas semuanya secara lengkap.
Baca Juga: 20 Tips Persiapan Memasuki Dunia Kerja agar Siap Bersaing
Part Time Artinya Apa?
Kerja part time adalah sistem kerja dengan jam kerja yang lebih singkat dibandingkan karyawan full time. Umumnya, pekerja part time bekerja berdasarkan jadwal yang telah disepakati dengan perusahaan, baik per jam, per hari, maupun beberapa hari dalam seminggu.
Bagi Warga Bimbingan yang masih kuliah, baru lulus, atau ingin menambah penghasilan, kerja part time bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain memperoleh penghasilan, kamu juga dapat mengembangkan keterampilan, membangun portofolio, dan menambah pengalaman kerja sebelum berkarier secara full time.
Meski memiliki jam kerja yang lebih fleksibel, pekerja part time tetap memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi sesuai perjanjian kerja serta ketentuan yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara kerja, aturan, dan karakteristik pekerjaan part time sebelum melamar suatu posisi.
Ciri-Ciri Kerja Part Time
Kerja part time tidak hanya berbeda dari segi jam kerja, tetapi juga sistem penggajian hingga fasilitas yang diterima karyawan.
Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristiknya sebelum memutuskan melamar pekerjaan part time. Berikut beberapa ciri-ciri kerja part time.
1. Memiliki Jam Kerja yang Lebih Singkat
Pekerja part time umumnya memiliki jam kerja yang lebih sedikit dibandingkan karyawan full time. Jadwal kerjanya biasanya dibagi ke dalam beberapa shift atau hari tertentu sesuai kebutuhan perusahaan.
Karena itu, pekerjaan ini cocok bagi kamu yang ingin tetap memiliki waktu untuk kuliah atau aktivitas lainnya.
2. Jadwal Kerja Lebih Fleksibel
Salah satu keunggulan kerja part time adalah jadwalnya yang lebih fleksibel. Waktu kerja biasanya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pekerja dan perusahaan.
Fleksibilitas ini membuat pekerjaan part time banyak diminati oleh mahasiswa maupun pekerja yang ingin memiliki pekerjaan sampingan.
3. Gaji Dibayarkan Berdasarkan Jam atau Shift Kerja
Berbeda dengan karyawan full time yang umumnya menerima gaji bulanan, pekerja part time sering kali dibayar berdasarkan jumlah jam kerja, shift, atau proyek yang diselesaikan.
Besaran upah bergantung pada kebijakan perusahaan dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Oleh karena itu, penghasilan pekerja part time dapat berbeda-beda.
4. Bersifat Sementara atau Sesuai Kontrak
Sebagian besar pekerjaan part time memiliki masa kerja yang lebih singkat dibandingkan pekerjaan tetap.
Hubungan kerja biasanya berlangsung sesuai kontrak atau selama perusahaan masih membutuhkan tenaga tambahan. Setelah kontrak berakhir, kerja sama dapat diperpanjang apabila disepakati oleh kedua belah pihak.
5. Tunjangan Tidak Selengkap Karyawan Full Time
Pekerja part time umumnya tidak memperoleh fasilitas yang sama dengan karyawan full time, seperti tunjangan kesehatan, asuransi, atau cuti berbayar.
Meski begitu, hak yang diterima tetap mengacu pada perjanjian kerja dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, penting untuk membaca isi kontrak kerja sebelum menerima tawaran pekerjaan.
Peraturan Kerja Part Time di Indonesia
Sebelum melamar kerja part time, Warga Bimbingan juga perlu memahami aturan yang berlaku di Indonesia.
Ketentuan mengenai kerja part time diatur melalui beberapa peraturan, mulai dari UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja hingga peraturan pemerintah yang mengatur hubungan kerja dan pengupahan. Berikut beberapa aturan kerja part time di Indonesia yang perlu kamu ketahui:
1. Memiliki Dasar Hukum yang Jelas
Kerja part time di Indonesia memiliki dasar hukum yang diatur dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Selain itu, terdapat PP No. 35 Tahun 2021 yang mengatur hubungan kerja (PKWT) serta PP No. 36 Tahun 2021 mengenai sistem pengupahan. Aturan ini memberikan kepastian hukum bagi perusahaan maupun pekerja part time.
2. Ketentuan Jam Kerja
Mengacu pada Pasal 77 UU Cipta Kerja, waktu kerja normal di Indonesia adalah 7–8 jam per hari atau maksimal 40 jam per minggu.
Karena itu, pekerja part time umumnya bekerja di bawah batas waktu kerja tersebut sesuai kesepakatan dengan perusahaan. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi pekerja tanpa menghilangkan kepastian hubungan kerja.
3. Upah Dapat Dibayarkan Per Jam
Berdasarkan Pasal 16 PP No. 36 Tahun 2021, perusahaan dapat membayar pekerja part time menggunakan sistem upah per jam.
Namun, besaran upah tidak boleh ditentukan secara sembarangan karena harus mengikuti ketentuan pemerintah. Perhitungan upah per jam mengacu pada rumus Upah Sebulan ÷ 126 sebagai standar minimum.
4. Tetap Memiliki Hak atas Perlindungan Kerja
Meskipun bekerja dengan jam yang lebih singkat, pekerja part time tetap berhak memperoleh perlindungan sesuai Pasal 86 UU Ketenagakerjaan.
Perlindungan tersebut mencakup keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keamanan selama bekerja, serta perlakuan yang adil dari perusahaan. Dengan demikian, pekerja part time tidak boleh diperlakukan berbeda hanya karena status atau jam kerjanya.
Contoh Pekerjaan Part Time
Sumber: Desain oleh Dibimbing
Kalau Warga Bimbingan ingin mencoba kerja part time, ada banyak pilihan pekerjaan yang bisa dipertimbangkan.
Beberapa di antaranya bahkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun portofolio dan meningkatkan peluang karier ke depannya.
1. Customer Service
Customer Service bertugas melayani pertanyaan, keluhan, atau kebutuhan pelanggan melalui telepon, chat, maupun email.
Pekerjaan ini cocok untuk kamu yang memiliki kemampuan komunikasi dan problem solving yang baik. Banyak perusahaan membuka posisi part time untuk layanan pelanggan, terutama di industri e-commerce.
2. Admin Media Sosial
Admin media sosial bertanggung jawab mengelola akun bisnis, menjadwalkan konten, hingga membalas komentar atau pesan dari pelanggan.
Posisi ini banyak dibutuhkan oleh UMKM, startup, maupun perusahaan yang aktif membangun branding digital. Pekerjaan ini juga bisa dilakukan secara remote.
3. Content Writer
Content writer bertugas membuat artikel, landing page, atau konten media sosial sesuai kebutuhan perusahaan.
Selain memperoleh penghasilan tambahan, kamu juga dapat membangun portofolio di bidang digital marketing. Pekerjaan ini cocok bagi kamu yang memiliki kemampuan menulis dan riset.
4. Desainer Grafis
Desainer grafis membuat berbagai kebutuhan visual seperti poster, banner, konten media sosial, hingga materi promosi.
Posisi ini banyak tersedia sebagai pekerjaan part time maupun berbasis proyek. Jika memiliki portofolio yang baik, peluang mendapatkan klien akan semakin besar.
5. Data Entry
Petugas data entry bertugas memasukkan, memperbarui, dan memverifikasi data ke dalam sistem perusahaan.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian, kemampuan menggunakan Microsoft Excel, dan manajemen waktu yang baik. Posisi ini sering dibuka untuk pekerjaan part time maupun kontrak.
6. Tutor Online
Tutor online memberikan bimbingan belajar melalui platform digital atau kelas virtual. Jadwal kerjanya cukup fleksibel sehingga cocok bagi mahasiswa atau pekerja yang ingin memperoleh penghasilan tambahan.
Selain itu, pekerjaan ini juga membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dan mengajar.
7. Barista atau Waiter
Barista maupun waiter bekerja dengan sistem shift di kafe atau restoran untuk melayani pelanggan.
Posisi ini menjadi salah satu pekerjaan part time yang paling banyak dibuka, terutama di kota-kota besar. Selain memperoleh penghasilan, kamu juga bisa mengembangkan kemampuan pelayanan pelanggan dan kerja sama tim.
Gaji Part Time Berapa?
Gaji kerja part time di Indonesia umumnya berkisar antara Rp25.000 hingga Rp100.000 per jam, atau sekitar Rp700.000 hingga Rp2.000.000 per bulan. Nominalnya bisa berbeda tergantung jenis pekerjaan, lokasi, skill, dan jumlah jam kerja.
Dalam praktiknya, gaji part time bisa dibayar per jam, per hari, atau bulanan. Sistem upah per jam juga diatur dalam Pasal 16 PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Jadi, sebelum menerima tawaran kerja, pastikan kamu mengecek sistem gaji, jadwal kerja, dan isi perjanjian kerja. Dengan begitu, kamu bisa memahami hak dan kewajiban sejak awal.
Tips Mendapatkan Kerja Part Time
Agar lebih mudah diterima kerja part time, kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan peluang diterima sekaligus mengembangkan skill yang dibutuhkan di dunia kerja.
1. Tentukan Bidang yang Ingin Ditekuni
Pilih pekerjaan part time yang sesuai dengan minat atau tujuan kariermu. Dengan begitu, pengalaman kerja yang diperoleh akan lebih relevan. Selain mendapat penghasilan, kamu juga bisa mulai membangun arah karier.
2. Siapkan CV yang Menarik
CV menjadi salah satu hal pertama yang dinilai oleh perekrut. Cantumkan pengalaman, organisasi, proyek, atau keterampilan yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Pastikan CV terlihat rapi dan mudah dipahami.
3. Tingkatkan Skill yang Dibutuhkan Industri
Banyak perusahaan mencari kandidat yang memiliki skill seperti komunikasi, digital marketing, desain grafis, analisis data, atau customer service.
Kamu bisa mempelajarinya melalui pelatihan atau Bootcamp Dibimbing yang dirancang sesuai kebutuhan industri. Semakin relevan skill yang dimiliki, semakin besar peluangmu diterima kerja.
4. Bangun Portofolio
Portofolio dapat menjadi nilai tambah, terutama untuk pekerjaan di bidang digital dan kreatif. Kamu bisa membangunnya melalui proyek pribadi, organisasi, magang, maupun freelance. Portofolio yang baik akan membuat kemampuanmu lebih mudah dinilai oleh perekrut.
Baca Juga: Sulit Mendapatkan Pekerjaan? Ini Beberapa Cara Mengatasinya
Rekomendasi Bootcamp Terbaik untuk Meningkatkan Skill Kerja
Kalau kamu ingin lebih mudah mendapatkan pekerjaan part time maupun full time, memiliki pengalaman saja belum cukup. Kamu juga perlu menguasai skill yang sesuai dengan kebutuhan industri, seperti digital marketing, analisis data, desain grafis, customer service, hingga software development.
Bootcamp Dibimbing dirancang untuk membantumu menguasai keterampilan tersebut melalui pembelajaran intensif, studi kasus, dan pendampingan langsung dari mentor berpengalaman. Program ini cocok untuk mahasiswa, fresh graduate, maupun profesional yang ingin upskill atau beralih karier.
Program Bootcamp Dibimbing:
- Kurikulum: Berbasis kebutuhan industri agar materi yang dipelajari relevan dengan dunia kerja.
- Live Class: Belajar langsung bersama mentor berpengalaman melalui kelas interaktif.
- Assignment & Portofolio: Mengerjakan studi kasus dan proyek nyata untuk membangun portofolio profesional.
- Career Preparation: Review CV dan LinkedIn, career class, interview practice, hingga showcase.
- Penyaluran Kerja: Kesempatan terhubung dengan 1.100+ perusahaan mitra melalui program penyaluran kerja.
- Mentoring: Pendampingan bersama mentor dan fasilitator selama proses belajar.
- Sertifikasi: Kesempatan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi setelah menyelesaikan program.
Siap Mendapatkan Pekerjaan Impianmu?
Setelah memahami part time artinya pekerjaan dengan jam kerja lebih singkat dibandingkan full-time, kamu mungkin mulai mempertimbangkan cara meningkatkan skill di tengah aktivitas yang padat. Salah satu pilihannya adalah mengikuti program bootcamp yang sesuai dengan bidang karier tujuanmu.
Berikut beberapa pilihan Bootcamp Dibimbing yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Bootcamp Full-Stack Web Development: Cocok untuk kamu yang ingin mempelajari pengembangan website dan membangun kompetensi untuk berkarier sebagai software developer atau web developer.
2. Bootcamp Digital Marketing: Membantu kamu memahami strategi pemasaran digital, mulai dari SEO, media sosial, hingga kanal digital lainnya untuk mempersiapkan karier di bidang digital marketing.
3. Bootcamp Graphic Design & UI/UX: Bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan kemampuan desain visual dan pengalaman pengguna sebagai bekal menuju profesi graphic designer maupun UI/UX designer.
4. Bootcamp Data Analyst: Membantu kamu mempelajari pengolahan, analisis, dan visualisasi data untuk mempersiapkan kompetensi yang relevan dengan karier sebagai data analyst.
5. Bootcamp Quality Assurance: Cocok bagi kamu yang tertarik mempelajari proses pengujian dan kualitas perangkat lunak sebagai bekal menuju profesi quality assurance, QA engineer, atau software tester.
Pilih program yang paling sesuai dengan minat dan target kariermu, terutama jika pekerjaan part-time menjadi langkah awal untuk mencari pengalaman. Yuk, eksplorasi Bootcamp Dibimbing dan kembangkan skill yang lebih relevan dengan kebutuhan industri.
FAQ
1. Kerja part time artinya apa?
Kerja part time adalah pekerjaan dengan jam kerja yang lebih singkat dibandingkan karyawan full time. Sistem kerjanya bisa dihitung per jam, harian, atau berdasarkan jadwal yang telah disepakati.
2. Berapa jam kerja part time di Indonesia?
Jam kerja part time tidak memiliki ketentuan khusus yang sama untuk semua perusahaan. Namun, umumnya pekerja part time bekerja kurang dari jam kerja karyawan full time, tergantung kesepakatan dalam perjanjian kerja.
3. Apakah mahasiswa boleh bekerja part time?
Tentu. Banyak mahasiswa memilih kerja part time untuk menambah penghasilan, memperoleh pengalaman kerja, sekaligus mengembangkan keterampilan sebelum lulus kuliah.
4. Apa perbedaan kerja part time dan full time?
Perbedaan utamanya terletak pada jam kerja, tanggung jawab, dan status pekerjaan. Karyawan full time bekerja dengan jam kerja penuh, sedangkan pekerja part time memiliki jam kerja yang lebih fleksibel dan singkat.
5. Bagaimana cara mendapatkan pekerjaan part time?
Kamu bisa mencari lowongan melalui portal karier, media sosial, atau situs resmi perusahaan. Selain itu, tingkatkan keterampilan dan siapkan CV yang menarik agar peluang diterima kerja part time semakin besar.
Kategori:
Penulis
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
