Corporate Training
Dibimbing x Tugu Insurance: Professional Development Program untuk Mencetak Pemimpin Muda Industri Asuransi
Farijihan Putri
11/05/2026
7 Views
Di tengah persaingan industri asuransi yang semakin dinamis, perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengalaman operasional semata.
Dibutuhkan talenta muda yang dibekali dengan keterampilan multidisiplin—mulai dari literasi keuangan, manajemen proyek, penguasaan teknologi, hingga analisis data—agar mampu menjawab tantangan masa depan.
Kesadaran ini sejalan dengan temuan riset global. Menurut penelitian Sult, Wobst, dan Lueg (2023), pelatihan yang serius dan terstruktur dengan baik—yang diselaraskan dengan tujuan strategis organisasi—tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kinerja lingkungan, sosial, dan ekonomi perusahaan yang lebih baik.
Studi tersebut menekankan pelatihan seharusnya tidak dipandang sekadar formalitas atau greenwashing, tapi sebagai peluang strategis untuk menciptakan keselarasan jangka panjang antara kompetensi SDM dan performa korporat.
Inilah yang mendorong Dibimbing bersama PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance) menyelenggarakan Professional Development Program (PDP) secara offline di kantor pusat Jakarta pada Oktober hingga Desember 2024 lalu.
Program ini khusus untuk menciptakan pemimpin masa depan dan mencetak profesional muda berdaya saing di dunia asuransi.
Baca Juga: Dibimbing x ATD LAW: Crisis Management & Emergency Response Training untuk Kesiapan Tim Profesional
Ringkasan Program Pelatihan
Professional Development Program (PDP) merupakan bentuk investasi strategis Tugu Insurance dalam mengembangkan potensi SDM mudanya.
Berkolaborasi dengan Dibimbing sebagai vendor corporate training terbaik, program ini memadukan empat pilar kompetensi esensial: keuangan, manajemen proyek, teknologi dan digitalisasi, serta data literacy.
Berbeda dari pelatihan konvensional yang berfokus pada ceramah, setiap sesi pelatihan ini dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan kompetensi peserta secara objektif. Peserta juga terlibat dalam berbagai studi kasus melalui sesi hands-on, baik secara individu maupun kelompok.
Pendekatan ini sangat penting karena, menurut Wahid dan Khoiri (2025) dalam risetnya, pelatihan literasi digital dan keamanan data yang bersifat partisipatif dan kolaboratif mampu meningkatkan kompetensi digital peserta secara signifikan, mendorong efisiensi administrasi, serta menumbuhkan kesadaran tinggi akan pentingnya perlindungan data.
Temuan ini memperkuat filosofi PDP yang mengedepankan praktik langsung, bukan sekadar teori.
Puncaknya, pada topik Project Management, peserta melaksanakan proyek nyata yang menjadi bagian penting dalam evaluasi pelatihan—memastikan teori yang dipelajari langsung diterapkan dalam situasi praktis yang relevan dengan dunia kerja.
Program ini mendapat respons sangat positif. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata rating pembelajaran mencapai 4,78 dari 5, dengan tingkat kepuasan peserta 95,27% dan rekomendasi sebesar 71,97%.
Tentang Tugu Insurance
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance) merupakan perusahaan asuransi umum yang berkantor pusat di Jakarta. Sebagai salah satu pemain utama di industri asuransi nasional, Tugu Insurance terus berkomitmen mengembangkan kapabilitas timnya secara berkelanjutan.
Pemahaman bahwa persaingan masa depan membutuhkan talenta dengan kompetensi lintas disiplin mendorong Tugu Insurance untuk berinvestasi dalam Professional Development Program (PDP).
Inisiatif ini mencerminkan visi perusahaan untuk tidak hanya mengelola risiko, tetapi juga membangun fondasi kepemimpinan yang kokoh dari dalam.
Kolaborasi dengan Dibimbing menjadi langkah strategis Tugu Insurance dalam memastikan setiap peserta program mendapatkan pembelajaran berkualitas tinggi, didukung oleh mentor profesional yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Baca Juga: Pelatihan Karyawan Digital Skill: Tim Cakap AI & Kompetitif
Tujuan Pelatihan
Program Corporate Training Dibimbing x Tugu Insurance memiliki empat tujuan utama yang saling terintegrasi:
- Membangun pemahaman keuangan lintas fungsi: Peserta dari berbagai latar belakang dibekali dasar-dasar keuangan agar mampu memahami laporan keuangan, penganggaran, dan keputusan finansial—bekal penting bagi calon pemimpin di industri asuransi.
- Meningkatkan kapabilitas pengelolaan proyek: Peserta mempelajari metode project management yang aplikatif serta langsung menerapkannya dalam proyek nyata sebagai bagian dari evaluasi pelatihan.
- Menguasai tren teknologi dan digitalisasi terkini: Peserta dibekali wawasan tentang transformasi digital di sektor asuransi, mulai dari insurtech, otomatisasi underwriting, hingga pemanfaatan AI dalam klaim.
- Meningkatkan literasi data untuk pengambilan keputusan: Peserta dilatih memahami, mengolah, dan menganalisis data sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis berbasis bukti.
Materi yang Diajarkan
Pelatihan ini berlangsung selama empat sesi tatap muka dari Oktober hingga Desember 2024 dengan materi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.
1. Finance for Non-Finance (11 & 14 Oktober 2024)
Sesi ini berfokus pada dasar-dasar keuangan untuk peserta dari berbagai latar belakang. Materi mencakup pemahaman laporan laba rugi, neraca, arus kas, prinsip penganggaran, hingga analisis biaya manfaat.
Peserta diajak memahami bagaimana keputusan keuangan memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.
2. Project Management (8 & 11 November 2024)
Sesi project management membekali peserta dengan kemampuan pengelolaan proyek mulai dari perencanaan, eksekusi, monitoring, hingga evaluasi. Peserta juga mengerjakan proyek nyata yang diterapkan langsung dalam konteks bisnis asuransi.
Proyek ini dirancang untuk memastikan teori terserap secara praktis dan menjadi portofolio yang menunjukkan kompetensi peserta.
3. Technology and Digitalization (12 November 2024)
Selanjutnya, sesi Technology and Digitalization mengupas tren teknologi dan digitalisasi terkini, khususnya dalam dunia asuransi. Topik meliputi insurtech, otomatisasi proses bisnis, big data, AI untuk underwriting, serta strategi transformasi digital di perusahaan asuransi.
Peserta juga diajak mempraktikkan penggunaan aplikasi produktivitas digital dan memahami pentingnya keamanan data dalam operasional sehari-hari.
4. Data Literacy (5 Desember 2024)
Kemudian ada sesi data literacy yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis data untuk pengambilan keputusan strategis.
Peserta berlatih menggunakan tools analisis data, menginterpretasikan visualisasi data, dan menyusun rekomendasi berbasis data yang aplikatif bagi bisnis asuransi.
Baca Juga: Training Stress Management Mitsubishi Electric & Dibimbing: Tingkatkan Produktivitas Kerja
Hasil dan Dampak Pelatihan
Evaluasi menyeluruh yang dilakukan pasca-pelatihan menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan dan membuktikan efektivitas pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh Dibimbing bersama Tugu Insurance.
Sult, Wobst, dan Lueg (2023) dalam tinjauan literatur sistematis mereka menegaskan pelatihan yang selaras dengan strategi organisasi dan dievaluasi secara berkala terbukti mampu mendorong kinerja perusahaan yang lebih baik di berbagai aspek.
Hasil evaluasi PDP Tugu Insurance membuktikan hal tersebut—dengan tingkat kepuasan 95,27% dan rating 4,78 dari 5, program ini berhasil menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan industri.
Dengan fondasi kuat di empat pilar—keuangan, manajemen proyek, teknologi, dan data—para lulusan program PDP kini lebih siap menjadi pemimpin masa depan di industri asuransi.
Baca Juga: Rekomendasi Corporate Training Terbaik di Jakarta
Perusahaan Anda Juga Bisa Cetak Talenta Unggul Seperti Tugu Insurance!
Keberhasilan Tugu Insurance dalam menyelenggarakan PDP menunjukkan program pelatihan terstruktur—dilengkapi pre-test dan post-test, sesi hands-on, proyek nyata, serta umpan balik mentor—terbukti mampu meningkatkan kompetensi talenta secara signifikan, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 95,27%.
Perusahaan Anda juga bisa merasakan dampak yang sama dengan menggandeng Dibimbing melalui jasa corporate training Indonesia.
Didukung oleh 338+ mentor profesional dan berkualitas, Dibimbing menyediakan program Corporate Training yang komprehensif, mulai dari Digital Skill Training, Soft Skill Training, hingga Customizable Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik organisasi Anda.
Lebih dari 58+ perusahaan terkemuka di Indonesia telah menjadi mitra sukses dengan tingkat kepuasan mencapai 90%.
Apabila Anda memiliki pertanyaan seperti "Bagaimana menyesuaikan kurikulum pelatihan agar relevan dengan kebutuhan unik industri kami?" atau "Apakah program ini bisa menyertakan sertifikasi yang diakui untuk peserta?", langsung saja konsultasi gratis di sini!
Dibimbing siap merancang program terbaik sesuai kebutuhan perusahaan Anda. Dibimbing berkomitmen untuk #BimbingSampeJadi tujuan pengembangan SDM Anda!
FAQ
1. Bagaimana menyesuaikan kurikulum pelatihan agar relevan dengan kebutuhan unik industri kami?
Kami menyediakan program Customizable Training yang memungkinkan materi pelatihan—mulai dari pemilihan topik, studi kasus, hingga proyek praktik—dirancang spesifik sesuai karakteristik industri dan kebutuhan bisnis perusahaan Anda.
2. Apakah program ini bisa menyertakan sertifikasi yang diakui untuk peserta?
Ya. Seluruh peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti kompetensi. Untuk bidang-bidang tertentu, kami juga menyediakan opsi sertifikasi BNSP yang diakui secara profesional.
3. Bagaimana metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan?
Kami menerapkan sistem evaluasi multi-level, mencakup pre-test dan post-test di setiap sesi, penilaian proyek oleh mentor, serta survei kepuasan peserta. Laporan hasil pelatihan disampaikan secara transparan kepada manajemen perusahaan Anda.
Referensi
Tags
