Corporate Training
Mengenal SROI untuk Mengukur Keberhasilan Dampak CSR
Salsabila Annisa
26/02/2026
67 Views
Sudah melakukan berbagai kegiatan CSR, sudah mengeluarkan anggaran besar untuk CSR, tapi tidak tahu bagaimana seberapa besar dampak CSR perusahaan Anda bagi masyarakat dan lingkungan?
Jika iya, maka Anda perlu memahami Social Return of Investment atau SROI. SROI adalah
alat ukur yang mampu mengubah dampak sosial menjadi keunggulan perusahaan Anda dalam laporan keberlanjutan.
Dalam artikel ini, MinDi akan mengajak Anda kupas tuntas SROI. Mulai dari definisi, manfaat, prinsip, cara menghitung hingga tips meningkatkannya. Yuk simak sampai selesai.
Apa Itu SROI?
SROI adalah cara untuk menghitung keuntungan sosial dari uang yang sudah dikeluarkan perusahaan untuk membantu orang.
Jika biasanya dalam bisnis Anda menghitung: "Saya keluar uang 1 juta, dapat untung berapa juta?", maka di SROI Anda menghitung: "Saya keluar uang 1 juta untuk bantu warga, manfaat yang dirasakan warga itu kalau diuangkan jadi berapa juta?"
Contoh gampangnya begini. Perusahaan Anda mengeluarkan Rp10 juta untuk modal usaha 5 ibu rumah tangga. Setelah setahun, mereka jadi punya penghasilan sendiri, tidak perlu pinjam uang lagi, dan bisa menyekolahkan anaknya.
Nah, SROI adalah alat pengubah kemajuan hidup ibu-ibu tersebut menjadi angka rupiah. Hasilnya mungkin jadi seperti ini: "Setiap Rp1 yang kita bantu, ternyata menciptakan manfaat senilai Rp3 bagi hidup mereka."
Manfaat Analisis SROI
Anda telah memahami bahwa SROI adalah bagian dari strategi sosial perusahaan. Tentu, menghitung SROI memiliki manfaat positif. Berikut adalah manfaat SROI:
- Meningkatkan Akuntabilitas: Perusahaan memiliki data yang kuat dan transparan untuk membuktikan efektivitas penggunaan dana CSR kepada publik.
- Mempermudah Alokasi Anggaran: Anda dapat mengetahui program mana yang memberikan dampak paling besar sehingga anggaran bisa difokuskan pada kegiatan yang lebih efektif.
- Menarik Minat Investor ESG: Memberikan bukti nyata bagi investor bahwa perusahaan Anda mengelola dampak sosial secara profesional dan terukur.
- Memperkuat Komunikasi Publik: Mengubah cerita sosial yang abstrak menjadi bahasa angka yang lebih mudah dipahami oleh pemangku kepentingan dan media.
Baca Juga: 5 Contoh Program CSR untuk Masyarakat
6 Langkah Mekanisme SROI
Sumber: Freepik
SROI adalah alat ukur yang terstruktur. Maka, sebelum menghitung SROI, Anda perlu memahami 6 langkah mekanisme SROI. Berikut adalah 6 prinsip SROI yang wajib Anda patuhi:
1. Tentukan Apa yang Diukur dan Siapa yang Terlibat
Langkah pertama, Anda perlu tentukan hal di bawah ini:
- Program mana yang akan dievaluasi
- Jangka waktu program
- Siapa saja yang akan terkena dampaknya.
- Data seluruh pemangku kepentingan, mulai dari peserta yang dibantu, tim pelaksana, hingga masyarakat luas yang merasakan efek tidak langsung.
2. Petakan Perubahan yang Terjadi
Anda perlu bekerjasama dengan para pemangku kepentingan untuk melihat bagaimana sebuah perubahan bisa tercipta. Bagaimana caranya?
Hubungkan hal-hal berikut ini:
- Apa yang Anda investasikan (uang, waktu staf)
- Apa yang Anda lakukan (pelatihan, pendampingan)
- Hasil nyata yang dirasakan orang lain (keahlian baru, rasa percaya diri, atau pekerjaan baru).
Jangan lupa, catat hasil yang memang direncanakan maupun dampak tak terduga yang muncul di tengah jalan.
3. Buktikan Perubahan dan Berikan Nilai Harganya
Lakukan survei atau wawancara kepada masyarakat terdampak. Tujuannya untuk memastikan perubahan yang diharapkan memang benar-benar terjadi.
Belum selesai di situ saja. Selanjutnya, berikan nilai mata uang pada perubahan tersebut menggunakan angka pengganti.
Sebagai contoh, "kesehatan mental yang membaik" bisa dinilai dari penghematan biaya berobat. "Bertambahnya orang kerja" bisa dinilai dari kenaikan standar upah di daerah tersebut.
4. Hitung Dampak Nyata
Pisahkan hasil yang murni karena program Anda dengan hal-hal yang memang akan terjadi secara alami meski tanpa bantuan Anda.
Anda harus jujur dalam melihat bantuan dari organisasi lain yang juga ikut berkontribusi pada hasil yang sama serta mempertimbangkan efek negatif yang mungkin muncul.
Langkah ini butuh penilaian yang jujur agar Anda hanya mengklaim keberhasilan yang memang benar-benar hasil kerja keras perusahaan Anda.
5. Hitung Rasio SROI
Jumlahkan semua nilai uang dari perubahan positif, lalu kurangi dengan biaya dan dampak negatif yang muncul. Setelah itu, buatlah rasionya; misalnya rasio Rp3:Rp1 berarti setiap satu rupiah yang dikeluarkan menghasilkan manfaat sosial senilai tiga rupiah.
Angka ini sangat berguna untuk membandingkan program mana yang paling efisien atau menunjukkan kepada pemberi dana seberapa besar dampak yang diciptakan.
6. Bagikan Hasilnya dan Gunakan untuk Perbaikan
Laporkan temuan Anda kepada semua pihak melalui dokumen, presentasi, atau papan informasi digital. Yang lebih penting, gunakan ilmu yang didapat untuk mengambil keputusan yang lebih baik: kembangkan program yang berhasil dan perbaiki yang gagal.
Jadikan proses belajar ini sebagai kebiasaan sehari-hari dalam cara perusahaan Anda beroperasi.
Baca Juga: 10 Cara Membuat CSR Perusahaan Menjadi Aset
Cara Menghitung SROI
Sumber: Freepik
Mari kita gunakan contoh yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari agar cara menghitung SROI jadi terasa mudah.
Bayangkan perusahaan Anda mengadakan Program Pelatihan Menjahit untuk 10 orang warga desa yang menganggur.
1. Hitung Modal (Investasi)
Total uang yang Anda keluarkan untuk bayar guru, beli mesin jahit, dan sewa tempat adalah Rp10.000.000.
2. Hitung Manfaat (Hasil)
Setelah setahun, 10 warga tersebut sekarang sudah bisa membuka jasa permak baju dan masing-masing rata-rata mendapatkan keuntungan Rp4.000.000 per tahun.
Artinya, total manfaat yang diciptakan adalah:
10 orang x Rp4.000.000 = Rp40.000.000
3. Masukkan ke Rumus SROI
Sekarang, kita bagi total manfaat dengan modal yang keluar:
SROI = Total Manfaat : Total Investasi
SROI = Rp40.000.000 : Rp10.000.000
SROI = 4
Hasil 4 artinya adalah: Setiap Rp1 yang perusahaan Anda keluarkan, tercipta manfaat sosial senilai Rp4.
Karena hasilnya adalah 4 (lebih besar dari 1), maka program pelatihan menjahit ini dianggap sangat sukses dan sangat layak untuk dilanjutkan tahun depan. Sebaliknya, jika hasilnya di bawah 1 (misalnya 0,5), artinya manfaat yang dirasakan warga lebih kecil daripada uang yang Anda buang.
Baca Juga: CSR untuk Pendidikan: Definisi, Manfaat dan Contohnya
Siap Tingkatkan SROI CSR Anda?
Memahami bahwa SROI adalah indikator kesuksesan yang vital akan membantu perusahaan Anda naik ke level yang lebih tinggi dalam pelaksanaan CSR.
Apakah Anda siap melaksanakan CSR yang memiliki angka SROI yang tinggi? Yuk, konsultasikan perancangan program CSR Anda bersama Program Konsultasi CSR Dibimbing.id!
Bersama kami, program CSR Anda akan dirancang sesuai dengan visi misi perusahaan dan kami akan membuatnya meraih angka SROI yang tinggi.
Bingung mulai dari mana? Atau, masih punya pertanyaan seputar format program CSR yang paling cocok untuk perusahaan Anda? Jangan ragu konsultasi bersama kami di sini! Gratis!
Referensi
Salsabila Annisa is an accomplished SEO Content Writer and Copywriter who believes the best content is a perfect blend of search engine logic and human empathy. With experience crafting words that are both informative and rank-worthy, she/he is dedicated to transforming complex topics into flowing, crisp, and highly readable articles.
Tags
