Pekerjaan Notaris: Tugas, Fungsi, dan Keahlian Utama
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
25 November 2025
•
149
Warga bimbingan, pekerjaan notaris sangat penting dalam dunia hukum. Seorang notaris bertugas membuat akta otentik untuk memastikan keabsahan dokumen dan transaksi hukum.
Tugas utama notaris mencakup pembuatan akta perjanjian, saksi dalam transaksi penting, serta memberikan nasihat hukum tentang dokumen resmi. Fungsi notaris memastikan legalitas dan perlindungan hak-hak hukum.
Notaris membutuhkan keahlian dalam hukum, ketelitian, dan pemahaman peraturan yang berlaku. Yuk, simak lebih lanjut bagaimana keahlian ini memastikan keabsahan dan keamanan setiap dokumen yang disahkan.
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Legal & Policy Terbaik 2026
Apa Itu Pekerjaan Notaris?
Pekerjaan notaris adalah profesi di bidang hukum yang bertanggung jawab untuk membuat akta otentik yang sah secara hukum.
Notaris memastikan bahwa setiap dokumen yang dibuat dan ditandatangani memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, notaris juga berperan sebagai saksi dalam transaksi hukum penting, seperti perjanjian jual beli, warisan, atau pendirian perusahaan.
Pekerjaan ini membutuhkan keahlian khusus dalam hukum serta pemahaman mendalam tentang peraturan yang berlaku untuk menjamin keabsahan setiap transaksi yang dilakukan.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Legal & Policy Terbaik 2026
Tugas dan Fungsi Notaris
Notaris memiliki berbagai tugas dan fungsi yang sangat penting dalam memastikan legalitas dan keabsahan dokumen hukum. Berikut adalah lima tugas dan fungsi utama yang dijalankan oleh seorang notaris:
1. Membuat Akta Otentik
Tugas utama seorang notaris adalah membuat akta otentik yang memiliki kekuatan hukum. Akta ini digunakan sebagai bukti yang sah dalam perjanjian, seperti jual beli atau pendirian perusahaan.
Akta yang dibuat oleh notaris menjamin legalitas dokumen yang ditandatangani oleh pihak terkait.
2. Menjadi Saksi dalam Transaksi Hukum
Notaris berfungsi sebagai saksi yang mengesahkan transaksi penting antara dua pihak. Sebagai saksi, notaris memastikan bahwa proses transaksi dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Keberadaan notaris sebagai saksi memberikan perlindungan hukum terhadap kedua belah pihak dalam perjanjian.
3. Memberikan Nasihat Hukum
Selain membuat akta, notaris juga memiliki fungsi sebagai pemberi nasihat hukum kepada klien. Nasihat ini membantu pihak yang terlibat dalam transaksi untuk memahami hak dan kewajiban mereka.
Notaris memberikan penjelasan tentang aspek hukum yang dapat mempengaruhi kesepakatan yang sedang dilakukan.
4. Menyusun Dokumen Hukum
Notaris bertanggung jawab untuk menyusun dokumen hukum yang diperlukan dalam berbagai transaksi, seperti surat kuasa atau perjanjian tertulis.
Dokumen yang disusun oleh notaris harus mematuhi hukum yang berlaku agar sah dan mengikat. Proses penyusunan dokumen ini memastikan semua aspek hukum tercakup dengan benar.
5. Mencatatkan Perubahan dalam Dokumen Resmi
Notaris juga berperan dalam mencatatkan perubahan dalam dokumen resmi yang telah dibuat sebelumnya.
Misalnya, perubahan dalam perjanjian atau status kepemilikan yang perlu didokumentasikan secara legal.
Dengan mencatat perubahan ini, notaris memastikan bahwa semua perubahan tercatat dan memiliki kekuatan hukum yang sah.
Baca juga: Cara Switch Career ke Legal: Skill dan Peluang Karir 2026
Keahlian untuk Pekerjaan Notaris
Sumber: Canva
Seorang notaris harus memiliki berbagai keahlian agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan setiap transaksi hukum sah secara legal. Berikut adalah empat keahlian utama yang dibutuhkan dalam pekerjaan notaris:
1. Pemahaman Mendalam tentang Hukum
Keahlian pertama yang dibutuhkan adalah pemahaman yang mendalam tentang berbagai cabang hukum, termasuk hukum perdata, pidana, dan administratif.
Notaris harus memahami peraturan yang berlaku untuk memastikan bahwa dokumen yang disahkan sesuai dengan hukum yang ada.
Pengetahuan ini penting untuk memberikan nasihat yang tepat kepada klien dan menjaga keabsahan setiap transaksi.
2. Ketelitian dalam Menyusun Dokumen Hukum
Notaris harus sangat teliti dalam menyusun dan memeriksa dokumen hukum untuk memastikan tidak ada kesalahan atau kelalaian.
Setiap detail dalam akta atau surat perjanjian harus akurat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kesalahan kecil dalam dokumen bisa berakibat fatal, sehingga ketelitian adalah kunci dalam pekerjaan ini.
3. Kemampuan Berkomunikasi yang Baik
Kemampuan komunikasi yang baik sangat penting bagi notaris dalam menjelaskan dokumen hukum kepada klien dan pihak terkait.
Notaris harus mampu menjelaskan hak dan kewajiban masing-masing pihak dengan jelas dan mudah dipahami. Kemampuan ini juga memudahkan dalam memberikan nasihat hukum yang tepat dan efektif.
4. Keterampilan Administratif dan Organisasi
Selain keterampilan hukum, notaris juga harus memiliki keterampilan administratif yang baik untuk mengelola berbagai dokumen dan arsip hukum.
Keahlian ini membantu notaris dalam memastikan setiap dokumen tercatat dengan rapi dan dapat diakses dengan mudah ketika dibutuhkan.
Keterampilan organisasi yang baik juga memudahkan dalam mengelola jadwal, klien, dan dokumen penting lainnya.
Baca juga: Prospek Karir Legal: Gaji, Peluang, dan Perkembangan 2026
Contoh Tugas Pekerjaan Notaris
Pekerjaan notaris melibatkan berbagai tugas yang sangat penting dalam dunia hukum. Berikut adalah tiga contoh tugas utama yang dijalankan oleh seorang notaris:
1. Membuat Akta Perjanjian
Salah satu tugas utama notaris adalah membuat akta perjanjian yang sah dan mengikat secara hukum, seperti perjanjian jual beli atau perjanjian kerjasama.
Akta ini berfungsi sebagai bukti tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. Dengan membuat akta yang sah, notaris memastikan bahwa semua kesepakatan antara pihak-pihak terkait terlindungi secara hukum.
2. Menjadi Saksi dalam Transaksi Hukum
Notaris juga berperan sebagai saksi dalam transaksi hukum penting, seperti saat penandatanganan surat wasiat atau perjanjian.
Sebagai saksi, notaris memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut memahami isi dan konsekuensinya.
Tugas ini memberikan perlindungan hukum dan memastikan bahwa transaksi dilakukan dengan cara yang sah.
3. Menyusun dan Mengesahkan Dokumen Hukum
Notaris bertugas untuk menyusun berbagai dokumen hukum, seperti surat kuasa, akta pendirian perusahaan, atau surat warisan.
Dokumen yang disusun oleh notaris harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku agar memiliki kekuatan hukum yang sah.
Selain itu, notaris juga mengesahkan dokumen yang telah ditandatangani, menjadikannya sah secara resmi di mata hukum.
Baca juga: 10 Cara Menjadi Legal Officer: Langkah dan Skill 2026
Persyaratan Menjadi Notaris
Untuk menjadi notaris, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berikut adalah persyaratan utama untuk menjadi notaris:
- Lulusan Sarjana Hukum (S1 Hukum) dari universitas terakreditasi
- Telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Notaris (PKPN)
- Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di kantor notaris
- Lulus ujian profesi notaris yang diselenggarakan oleh organisasi notaris
- Mempunyai integritas dan etika profesi yang tinggi
- Terdaftar dan memiliki Surat Tanda Terdaftar (STT) dari Kementerian Hukum dan HAM
- Memiliki kemampuan dalam bidang hukum perdata dan notariat
Ingin Menjadi Profesional di Legal & Policy?
Setelah memahami dasar-dasar hukum dan kebijakan, kini saatnya untuk memperdalam pengetahuanmu dan menjadi ahli dalam bidang ini!
Yuk, ikuti Bootcamp Legal & Policy di dibimbing.id! Di sini, kamu akan mempelajari berbagai konsep hukum, kebijakan publik, dan bagaimana menerapkannya dalam dunia bisnis dan pemerintahan.
Belajar langsung dari mentor berpengalaman dengan kurikulum aplikatif yang mempersiapkanmu untuk karier di dunia hukum dan kebijakan.
Dengan lebih dari 840+ hiring partner dan tingkat keberhasilan alumni 96%, peluang kariermu semakin terbuka lebar!
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami di sini dan Daftar sekarang di dibimbing.id untuk memulai perjalananmu menjadi profesional di bidang Legal & Policy! #BimbingSampeJadi!
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
