Apa Itu Videographer dan Video Editor? Gaji & Kariernya
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
•
30 November 2025
•
472
Warga Bimbingan, apakah kamu tertarik berkarier di dunia video? Mungkin kamu penasaran dengan perbedaan antara videographer dan video editor, dua profesi penting dalam industri kreatif.
Videographer bertanggung jawab untuk merekam gambar dan footage, sementara video editor mengolah rekaman tersebut menjadi karya yang menarik.
Seiring dengan berkembangnya internet dan konsumsi konten video, profesi ini menjadi semakin penting, dan permintaan untuk tenaga ahli di bidang ini diperkirakan terus meningkat.
Menurut laporan U.S. Bureau of Labor Statistics, pekerjaan di bidang film dan video editing diproyeksikan tumbuh sekitar 3% antara 2024 dan 2034, dengan banyak lowongan yang dibuka setiap tahun.
Yuk, simak lebih lanjut tentang apa itu videographer dan video editor? di industri yang terus berkembang ini!
Baca juga: 12 Bootcamp untuk Pemula Tanpa Background IT, Siap Kerja 2026
Apa Itu Videographer?
Videographer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk merekam gambar dan footage video untuk berbagai jenis proyek, seperti film, pernikahan, acara korporat, dan iklan.
Mereka mengoperasikan peralatan kamera, mengatur pencahayaan, dan mengarahkan pengambilan gambar untuk memastikan hasil yang optimal.
Videographer juga sering terlibat dalam persiapan teknis di lokasi pengambilan gambar, memastikan kualitas visual yang sesuai dengan konsep yang diinginkan.
Sebagai bagian dari tim produksi, mereka bekerja untuk menangkap momen dan visual yang akan diolah lebih lanjut oleh editor untuk menjadi produk video akhir yang menarik.
Apa Itu Video Editor?
Video editor adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk menyusun dan menyunting footage video yang telah direkam oleh videographer atau tim produksi.
Mereka menggunakan perangkat lunak editing seperti Adobe Premiere, Final Cut Pro, atau DaVinci Resolve untuk memotong, mengatur, dan menggabungkan klip video sesuai dengan naskah atau konsep yang diinginkan.
Selain itu, mereka juga menambahkan elemen-elemen lain seperti musik, efek visual, transisi, dan teks untuk meningkatkan kualitas video.
Dengan keterampilan kreatif dan teknis, video editor memastikan hasil akhir video dapat menyampaikan pesan yang jelas dan menarik bagi penonton.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bootcamp Business Analyst Terbaik 2026
Perbedaan Videographer dan Video Editor
Sumber: Canva
Meskipun videographer dan video editor bekerja dalam industri yang sama, mereka memiliki peran yang sangat berbeda.
Videographer bertanggung jawab untuk pengambilan gambar, sementara video editor fokus pada pengolahan dan penyuntingan footage yang telah direkam.
1. Tugas Utama Videographer
Videographer bertanggung jawab untuk merekam gambar dan footage di lokasi, baik untuk acara langsung, film, atau proyek lainnya. Mereka mengoperasikan kamera dan memastikan kualitas visual sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.
Selain itu, videographer juga mengatur pencahayaan, framing, dan angle kamera untuk menangkap momen yang sesuai. Mereka bekerja dengan tim produksi untuk menghasilkan visual yang memenuhi standar dan kebutuhan proyek.
2. Tugas Utama Video Editor
Video editor bekerja dengan footage yang sudah direkam oleh videographer dan mengeditnya menjadi sebuah video utuh. Mereka menyusun klip, mengatur urutan, dan memastikan alur cerita berjalan dengan lancar.
Mereka juga menambahkan elemen tambahan seperti musik, efek visual, transisi, dan teks untuk meningkatkan kualitas video.
Proses penyuntingan ini memungkinkan mereka untuk menciptakan hasil akhir yang menarik dan sesuai dengan tujuan proyek.
3. Peran dalam Proses Produksi
Videographer terlibat langsung pada tahap awal produksi, bekerja di lokasi pengambilan gambar untuk menangkap footage yang diperlukan. Mereka berkolaborasi dengan tim untuk memastikan semua momen penting terekam dengan baik.
Sebaliknya, video editor berfokus pada pasca-produksi, bekerja setelah footage dikumpulkan. Mereka mengedit, menyusun, dan menyempurnakan video untuk menghasilkan hasil akhir yang dapat dipublikasikan atau dipresentasikan.
4. Keterampilan yang Diperlukan
Videographer harus menguasai keterampilan teknis dalam mengoperasikan kamera dan peralatan pendukung, serta memahami aspek teknis lainnya seperti pencahayaan dan komposisi gambar. Mereka juga harus memiliki kreativitas untuk menangkap visual yang menarik.
Video editor, di sisi lain, memerlukan keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak editing video, seperti Adobe Premiere atau Final Cut Pro. Mereka harus memiliki kemampuan untuk merangkai footage, memilih musik yang tepat, dan menambahkan efek visual untuk menyempurnakan hasil akhir video.
Baca juga: Panduan Memilih Bootcamp Marketplace Terbaik di 2026
Karier di Bidang Videography dan Video Editing
Sumber: Pexels
Warga Bimbingan, Berikut adalah beberapa jenis karier yang dapat kamu pilih dalam dunia videografi dan editing video:
1. Videographer Freelance
Sebagai videographer freelance, kamu memiliki kebebasan untuk memilih proyek yang ingin dikerjakan, seperti pernikahan, acara perusahaan, atau film pendek.
Karier ini memungkinkan fleksibilitas waktu dan tempat kerja yang lebih banyak. Sebagai seorang freelance, kamu akan bertanggung jawab atas semua aspek teknis pengambilan gambar dan pengaturan peralatan.
2. Video Editor Freelance
Video editor freelance mengerjakan proyek editing video secara mandiri, dari video pernikahan hingga konten untuk media sosial dan iklan.
Pekerjaan ini memberi kamu kesempatan untuk bekerja dengan berbagai klien dan mengerjakan proyek yang beragam.
Namun, kamu perlu memiliki keterampilan editing yang sangat baik serta kemampuan manajemen waktu yang efisien untuk menyelesaikan proyek sesuai tenggat waktu.
3. Videographer di Industri Film dan Televisi
Videographer di industri film dan televisi bekerja di set film atau acara TV besar, merekam footage sesuai dengan kebutuhan produksi.
Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan tinggi dalam menangani peralatan kamera profesional dan bekerja dalam tim besar.
Selain itu, videographer juga harus bisa beradaptasi dengan berbagai kondisi pengambilan gambar yang dinamis di lokasi.
4. Video Editor di Studio Produksi
Sebagai video editor di studio produksi, kamu akan bekerja untuk mengedit dan menyusun footage film, iklan, atau program televisi.
Di sini, kamu akan terlibat dalam berbagai proyek besar dengan tim kreatif untuk menghasilkan video berkualitas tinggi.
Keterampilan teknis dalam perangkat lunak editing adalah hal utama yang dibutuhkan untuk sukses di karier ini.
5. Content Creator untuk Media Sosial
Dengan pesatnya pertumbuhan platform media sosial, content creator yang memiliki keterampilan videografi dan editing video sangat dibutuhkan.
Mereka menghasilkan video yang menarik untuk platform seperti YouTube, Instagram, atau TikTok. Sebagai content creator, kamu juga bisa mengembangkan merek pribadi dan menghasilkan pendapatan dari iklan atau sponsor.
Baca juga: Bootcamp Terbaik untuk Fresh Graduate, Solusi Cepat Kerja (2026)
Gaji di Bidang Videography dan Video Editing
Sebagai videographer di Indonesia, menurut data Jobstreet, gaji bulanan rata‑rata berada di kisaran Rp 3.500.000 sampai Rp 5.500.000 per bulan. Angka ini bisa lebih tinggi tergantung lokasi kerja, pengalaman, dan jenis proyek yang dikerjakan.
Untuk video editor, Jobstreet mencatat rentang gaji rata‑rata mencapai Rp 3.750.000 sampai Rp 6.000.000 per bulan, tergantung pengalaman, kompleksitas editing, dan lokasi kerja. 
Dengan meningkatnya permintaan konten video di media sosial, iklan, dan berbagai platform digital, peluang mendapatkan proyek atau posisi tetap di bidang videography dan editing menjadi makin besar.
Jika kamu tingkatkan skill dan portofolio, ada peluang bahwa gaji bisa naik lebih dari rata-rata — terutama pada 2026 dan seterusnya.
Baca juga: Panduan Lengkap Memilih Bootcamp Network Engineer 2025
Tertarik Menjadi Videographer Profesional?
Jika kamu merasa karier sebagai videographer adalah langkah yang tepat, yuk asah kemampuanmu dengan bergabung di Bootcamp Videographer di dibimbing.id!
Dibimbing oleh mentor berpengalaman, kamu akan mempelajari berbagai materi mulai dari teknik pengambilan gambar, pengaturan kamera, pencahayaan, hingga pembuatan video yang menarik.
Semua ini dirancang untuk membantumu mengembangkan karier impian dengan praktik langsung yang akan memperkaya portofolio kamu.
Selain itu, kamu bisa mengulang kelas secara gratis dan menikmati silabus terlengkap yang mendukung perkembangan skill videografi kamu.
Sudah lebih dari 3400+ career switcher yang berhasil memulai karier baru, dan lebih dari 840+ hiring partner siap membantu penyaluran kerja.
Dengan tingkat keberhasilan alumni 96%, ini adalah kesempatan besar untuk memulai perjalanan karier sebagai videographer atau bidang kreatif lainnya!
Hubungi di sini untuk konsultasi gratis melalui WhatsApp dan mulai perjalanan kariermu menjadi seorang video editor profesional yang sukses! #BimbingSampeJadi
Tags
Irhan Hisyam Dwi Nugroho
Irhan Hisyam Dwi Nugroho is an SEO Specialist and Content Writer with 4 years of experience in optimizing websites and writing relevant content for various brands and industries. Currently, I also work as a Content Writer at Dibimbing.id and actively share content about technology, SEO, and digital marketing through various platforms.
