Blog

/

Digital Marketing

/

Wajib tahu! Ini 5 Tahapan Design Thinking dan Penerapannya

Wajib tahu! Ini 5 Tahapan Design Thinking dan Penerapannya

Dibimbing.id

29 July 2022

2551

Image Banner

Kira-kira apa yang terlintas di benak kamu kalau dengar kata ‘design thinking’? Sebuah ide brilian? Terobosan besar? Inovasi? Perencanaan? 

Yap benar. Sobat MinDi gak salah kok kalau mencoba mengartikannya dengan beberapa definisi  yang MinDi sebutkan tadi. Pada dasarnya memang design thinking gak jauh-jauh dari hal tersebut. Kalau menurut Careerfoundry, design thinking adalah sebuah ide atau strategi atau rencana untuk memecahkan masalah kompleks. 

Misalnya Sobat MinDi adalah seorang web developer, nah ternyata kamu menemukan satu coding yang gak berfungsi dengan baik. Disitulah design thinking bekerja. Dengan membangun design thinking, Sobat MinDi bisa nemuin permasalahan utama dan solusi yang bisa jadi jawaban dari masalah tersebut. 

Tapi gak jarang buat bikin design thinking aja kita menemui kesulitan. Maka dari itu kali ini MinDi bakal bisikin kamu lima tahapan yang bisa kamu terapkan, biar ide kamu tersusun dengan rapi. Let’s goo! 

Tahapan Design Thinking

5 tahapan design thinking

  1. Empathize

Emphasize atau empati artinya kamu harus bisa menganalisis sebuah permasalahan dengan melibatkan sisi emosional. Misalnya kamu seorang web developer ya, nah kamu harus bisa nih mencoba memahami keinginan, kebutuhan, dan tujuan user. Atau dengan kata lain, coba untuk mengenal lebih dalam tentang user kamu. 

Kenapa tahap ini penting? Agar kamu menyelesaikan permasalahan gak secara subjektif. Karena gimanapun juga website yang kamu bikin kan dipakai sama orang banyak atau user, kalau terlalu subjektif mungkin aja gak sesuai dengan kebutuhan user.

  1. Define 

Tahap ini adalah tahap dimana kamu mulai menganalisis atau mengenali permasalahan utama. Setelah mengetahui keinginan, kebutuhan, sama tujuan user, Sobat MinDi bisa mulai mendefinisikan nih mana hal-hal yang belum sesuai dengan user. Tahap ini bisa bantu kamu menemukan ide-ide brilian, atau perencanaan terbaru yang lebih sesuai dan menjawab inti permasalahan user

Misalnya kamu menemukan bahwa user kesulitan menemukan produk yang mereka inginkan di website kamu, nah kamu bisa mulai mencari tau mengapa user kesulitan. Apakah ada fitur-fitur yang sulit dipahami oleh user atau ada gangguan di aspek lainnya. Dengan mengetahui inti permasalahan, kamu bakalan bisa mengembangkan ide-ide terbaru. 

Melalui design thinking kita dapat menemukan inti permasalahan

  1. Ideate 

Tahap ketiga adalah tahap menemukan atau menghasilkan ide. Jadi seperti yang udah MinDi bahas, di poin sebelumnya kamu berhasil menemukan inti permasalahannya, maka dari itu di tahap ini kamu harus sudah memiliki gambaran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

Kamu bisa mulai memodifikasi fitur, bahasa, tampilan, atau aspek lainnya agar user lebih mengerti dan paham fitur-fitur yang ada di website kamu. 

  1. Prototype

Nah untuk tahap ini adalah tahap dimana kamu mulai bisa mengeksekusi ide-ide yang udah kamu bangun sebelumnya. Tentu aja dalam tahap ini akan ada namanya trial and error, karena disini gak jauh-jauh sama yang namanya eksperimen. Ini dilakuin juga agar ide yang udah kamu buat sebelumnya bisa menjadi satu solusi atau desain perencanaan yang matang. 

Prototype ini merupakan produk belum jadi, atau gampangnya adalah sampel. Seperti yang Mindi bilang sebelumnya, bakalan ada trial and error, karena kamu harus mengevaluasi ide kamu dengan detail. Wujud dari prototype ini gampangnya kayak versi beta sebelum akhirnya kamu benar-benar meluncurkan website kamu dengan versi terbaru. 

  1. Test

Sesuai dengan namanya, di tahap terakhir ini kamu harus menguji hasil prototype kamu secara keseluruhan. Keuntungan dari melakukan test adalah Sobat MinDi bisa mendapatkan feedback dari user. Misalnya ternyata website versi terbaru kamu fitur atau tata letaknya lebih memudahkan user, atau mungkin ternyata kecepatan aksesnya malah menurun. Semua hal itu bakal Sobat MinDi dapatkan kalau melakukan test.

Nah itu dia lima tahapan utama dalam proses design thinking. Jadi gimana nih Sobat MinDi, apakah udah mendapatkan pencerahan? Membangun design thinking emang susah-susah gampang, tapi pada intinya adalah Sobat MinDi harus bisa menyelesaikan permasalahan dengan human-centered ya. 

Bagi Sobat MinDi yang tertarik buat belajar digital marketing, dibimbing.id nyediain layanan Bootcamp Digital Marketing, lho. Nantinya kamu bakal dapat materi lengkap tentang digital marketing, mulai dari content writing, copywriting, cara pasang ads, sampai ke bangun design thinking kayak gini. 

Gak Cuma itu aja lho, kamu juga bakal dapat kesempatan buat konsultasi bareng mentor yang udah expert. Kalau kamu tertarik, bisa daftar bootcampnya disini, ya! 




Referensi:

Andara Rose | Dailysocial.id. (2022, February 21). APA ITU design thinking, Tahapan Dan Contoh Penerapannya. Berita terbaru, opini dan analisis seputar startup, gadgets, game, media sosial dan inovasi teknologi di Indonesia | Dailysocial. https://dailysocial.id/post/design-thinking

5 stages in the design thinking process. (n.d.). The Interaction Design Foundation. https://www.interaction-design.org/literature/article/5-stages-in-the-design-thinking-process

Design thinking Adalah: Ini Pegertian, Tahapan Dan Contohnya. (2022, January 10). Accurate Online. https://accurate.id/lifestyle/design-thinking-adalah/

5 stages of design thinking: Graduate student professional development. (n.d.). https://canvas.unl.edu/courses/73802/pages/5-stages-of-design-thinking?module_item_id=1968000


Share

Author Image

Dibimbing.id

dibimbing.id mendukung penuh para pemilik growth mindset untuk selalu mengembangkan diri melalui belajar online dan berkarier!

Artikel Terkait