dibimbing.id - Memahami Perbedaan LSP 1, LSP 2, dan LSP 3 dalam Sertifikasi BNSP

Corporate Training

Memahami Perbedaan LSP 1, LSP 2, dan LSP 3 dalam Sertifikasi BNSP

Image Author

Salsabila Annisa

4/03/2026

59 Views

Image Thumbnail

Apakah Anda dan tim Anda bingung saat melihat berbagai kategori LSP yang ada di laman resmi BNSP? MinDi paham, mungkin Anda bingung terkait fungsi dan perbedaannya.

Hati-hati, ketidaktahuan mengenai kategori LSP sering kali membuat peserta salah mendaftar, sehingga proses validasi keahlian mereka menjadi tidak tepat sasaran.

Nah, oleh karena itu MinDi akan mengajak Anda memahami perbedaan LSP 1 LSP 2 LSP 3 sebelum Anda menjalani uji kompetensi BNSP. 

Dengan memilih kategori LSP yang sesuai dengan status profesional Anda, proses meraih sertifikat BNSP pun akan lebih lancar. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!


Apa yang Dimaksud P1, P2 dan P3 dalam LSP?

P1, P2, dan P3 adalah klasifikasi yang diberikan oleh BNSP untuk membedakan ruang lingkup, wewenang, dan sasaran peserta dari sebuah LSP. 

Klasifikasi bertujuan untuk mengatur tata kelola sertifikasi agar tetap tertib dan sesuai dengan kebutuhan ekosistem tenaga kerja di Indonesia.

Meskipun ketiga jenis LSP sama-sama memiliki izin untuk menerbitkan sertifikat kompetensi nasional, mereka memiliki basis pendirian yang berbeda secara fundamental. 

LSP P1 berbasis pada institusi pendidikan atau perusahaan, LSP P2 berbasis pada kementerian atau instansi pemerintah, sedangkan LSP P3 berbasis pada asosiasi industri atau profesi.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Daftar Sertifikasi BNSP 2026


Perbedaan LSP P1, P2, dan P3

Untuk memudahkan Anda dalam membandingkan ketiga jenis lembaga ini, berikut adalah tabel rincian perbedaan utamanya:

Aspek Perbedaan

LSP P1 

LSP P2 

LSP P3 

Pendiri

Lembaga Pendidikan (SMK/Kampus) atau Perusahaan.

Instansi Pemerintah atau Kementerian.

Asosiasi Profesi atau Asosiasi Industri.

Sasaran Peserta

Siswa, Mahasiswa, atau Karyawan internal sendiri.

Pegawai instansi induk dan jejaring kerjanya (UPT).

Masyarakat umum dan praktisi profesional mandiri.

Tujuan Utama

Menjamin mutu lulusan pendidikan atau staf internal.

Standarisasi kompetensi di lingkungan kementerian/instansi.

Sertifikasi tenaga kerja untuk kebutuhan pasar industri luas.

Skema Sertifikasi

Sesuai kurikulum atau SOP internal perusahaan.

Sesuai regulasi teknis kementerian terkait.

Sesuai kebutuhan standar industri nasional/internasional.

Baca Juga: List Sertifikasi BNSP Paling Dicari 2026, Wajib Tahu!


Kenapa Harus Memahami Perbedaan LSP P1, P2 dan P3?

Sumber: Freepik

Nah, sekarang Anda sudah memahami perbedaan LSP P1, P2, P3. Lalu, kenapa sih harus memahami perbedaan ketiganya? Berikut adalah alasannya:


1. Menghindari Salah Sasaran Pendaftaran

Memahami perbedaan LSP P1, P2, P3 membantu tim Anda memastikan bahwa mereka berhak menjadi peserta di lembaga yang dituju. Jika tim Anda adalah masyarakat umum yang ingin sertifikasi secara mandiri, maka mendaftar ke LSP P1 milik sekolah tertentu adalah langkah yang sia-sia karena mereka hanya melayani siswa internal.


2. Mengetahui Relevansi Skema dengan Kebutuhan Karier

Setiap LSP memiliki kecenderungan skema yang berbeda. Misalnya, LSP P3 biasanya jauh lebih adaptif terhadap tren pekerjaan terbaru di pasar global. Dengan memahami kategori LSP, tim Anda bisa memilih skema yang paling "menjual" dan diakui oleh banyak perusahaan.


3. Mengoptimalkan Efisiensi Biaya dan Waktu

Beberapa LSP P1 atau P2 mungkin menawarkan subsidi biaya bagi anggotanya karena didukung oleh anggaran institusi atau negara. Dengan mengenali status tim Anda, mereka bisa mencari peluang sertifikasi yang lebih ekonomis namun tetap memiliki legalitas yang kuat.


4. Memastikan Legalitas Sertifikat di Mata Industri

Meskipun ketiganya sah, beberapa sektor industri spesifik mungkin memberikan bobot lebih pada sertifikat dari LSP P3 yang didirikan oleh asosiasi industri terkemuka. Jadi, tim Anda menyusun strategi pengembangan karier agar pengakuan kompetensi mereka memiliki dampak maksimal bagi kenaikan jabatan.

Baca Juga: Syarat Sertifikasi BNSP dan Tips Sukses Sertifikasi BNSP


Siap Maju Ikut Uji Kompetensi BNSP?

Nah, sekarang Anda sudah paham kan perbedaan LSP 1 LSP 2 LSP 3? Sekarang, saatnya Anda tentukan LSP yang Anda tuju untuk tim Anda.

Sebelum mengikuti sertifikasi BNSP dengan LSP pilihan Anda, lebih baik persiapkan tim Anda lebih baik dengan mendaftarkan mereka untuk mengikuti pelatihan intensif di mitra terpercaya.

Optimalkan persiapan ujian tim Anda melalui program pelatihan persiapan sertifikasi dari Corporate Training BNSP Dibimbing.id!

Program kami didukung oleh 338+ Mentor Profesional & Berkualitas yang siap bantu tim Anda berkembang lewat Soft Skill Training, Digital Skill Training, hingga Customizable Training sesuai kebutuhan perusahaan. Semua mulai dari 7 juta saja!

Kalau Anda masih punya pertanyaan lebih jauh seputar training perusahaan Anda, yuk langsung konsultasi gratis sekarang! dibimbing.id pasti #BimbingSampeJadi!

Penulis Artikel

Salsabila Annisa

Salsabila Annisa is an accomplished SEO Content Writer and Copywriter who believes the best content is a perfect blend of search engine logic and human empathy. With experience crafting words that are both informative and rank-worthy, she/he is dedicated to transforming complex topics into flowing, crisp, and highly readable articles.

Share

Hi!👋
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!
dibimbing

PT. Dibimbing Digital Indonesia

Plaza CityView
Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Subscribe Email

Get the best new products in your inbox, every day. Get the latest content first.

Copyright © 2025. PT Dibimbing Digital Indonesia. All Rights Reserved

Hi!👋
Jika Anda membutuhkan bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!