Corporate Training
Apakah LEGO Serious Play Training Bisa Dilakukan Online? Ini Jawabannya!
Farijihan Putri
26/05/2026
63 Views
Anda mungkin pernah menghadapi situasi saat tim tersebar di berbagai kota, namun kebutuhan sesi training strategis seperti LEGO Serious Play (LSP) yang mendalam tidak bisa ditunda. Di sinilah pertanyaan mulai muncul: apakah training LEGO Serious Play online bisa memberikan dampak yang setara dengan sesi tatap muka?
Metode ini mengandalkan interaksi fisik dan sentuhan langsung pada bata sebagai bagian dari proses berpikir. Namun, realita bisnis saat ini menuntut fleksibilitas—tim tersebar, anggaran terbatas, dan waktu menjadi komoditas berharga.
Jawaban singkatnya: LSP bisa dilakukan secara online dan artikel MinDi akan membongkar bagaimana caranya. Yuk, cari tahu selengkapnya di artikel ini!
Baca Juga: Corporate Training Online: Solusi Efektif untuk Tim Anda
Apa Itu LEGO Serious Play dan Mengapa Metode Ini Populer?
LEGO Serious Play adalah metodologi fasilitasi terstruktur yang memanfaatkan bata LEGO sebagai media untuk merepresentasikan konsep abstrak menjadi model tiga dimensi. Peserta membangun jawaban atas pertanyaan fasilitator, lalu berbagi cerita tentang model yang mereka bangun dalam sesi diskusi terbuka.
Proses ini mengaktifkan koneksi antara tangan dan otak yang jarang tersentuh dalam meeting konvensional.
Popularitas LSP melonjak karena metode ini memastikan partisipasi 100% setara—setiap orang membangun dan berbicara, bukan hanya peserta paling vokal. Dibimbing menghadirkan LEGO Serious Play Training untuk perusahaan yang ingin merasakan langsung transformasi kolaborasi tim melalui metode ini.
Apakah LEGO Serious Play Bisa Dilakukan Secara Online?
Pertanyaan ini muncul hampir di setiap diskusi awal dengan klien yang memiliki tim tersebar. Mari kita bedah jawabannya secara tuntas.
1. Jawabannya: Bisa, dengan Adaptasi yang Tepat
Training LEGO Serious Play online sepenuhnya memungkinkan selama ada penyesuaian pada metode dan ekspektasi. Kunci keberhasilannya terletak pada fasilitator yang mampu mengadaptasi ritme sesi, instruksi membangun, dan dinamika diskusi untuk lingkungan virtual.
Peserta tetap menggunakan bata LEGO masing-masing yang dikirimkan sebelumnya atau menggunakan alternatif digital, sehingga pengalaman hands-on tidak sepenuhnya hilang.
Pendekatan ini membuka akses bagi tim yang tersebar geografis untuk tetap menjalani sesi LSP tanpa kendala jarak.
2. Bukti dari Riset: LSP Online Berhasil Diterapkan untuk Agile Training
Fronza dan Wang membuktikan dalam riset mereka bahwa LSP dapat diadaptasi untuk lingkungan online secara efektif. Proyek agile training mereka untuk local software companies berlangsung selama pandemi COVID-19, memaksa seluruh sesi LSP beralih ke format virtual.
Hasilnya, LSP online sukses mengungkap agile mindset para peserta dan membantu fasilitator menyesuaikan materi training sesuai temuan tersebut. Para peneliti juga mendokumentasikan lessons learned dan rekomendasi bagi pendidik yang ingin menerapkan LSP di masa depan.
3. Bukti dari Riset: LSP Online Efektif untuk Meaning-Making dan Knowledge-Sharing
Cherrington dan timnya meneliti lima workshop LSP online yang melibatkan pelaku bisnis manufaktur. Studi yang diterbitkan di Management Learning ini menemukan, LSP secara efektif memfasilitasi meaning-making dan knowledge-sharing dalam konteks virtual.
Temuan ini memperkuat keyakinan bahwa training LEGO Serious Play online menjadi alternatif yang legitimate dengan dampak terukur. Studi ini menggunakan teori sosiolinguistik Bernstein untuk membuktikan kode verbal dapat muncul dan terkonsolidasi melalui metode LSP virtual.
4. Keterbatasan yang Perlu Diantisipasi dalam LSP Online
Tentu ada keterbatasan yang perlu disadari sebelum memutuskan format online. Koneksi internet yang tidak stabil dapat memutus ritme sesi, terutama saat peserta sedang asyik membangun atau berbagi cerita.
Distraksi lingkungan rumah atau kantor juga lebih sulit dikendalikan dibandingkan ruang workshop khusus.
Sentuhan fisik pada bata LEGO memberikan sensasi yang belum sepenuhnya tergantikan oleh alternatif digital. Namun, dengan persiapan matang dan fasilitator berpengalaman, keterbatasan ini dapat diminimalkan.
Baca Juga: Corporate Soft Skills Training: Manfaat, Contoh, dan Tips
Rekomendasi Format LSP dari Dibimbing: Onsite, Blended, atau Online?
Sumber: Magnific
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan unik yang memerlukan pendekatan berbeda. Dibimbing menyediakan fleksibilitas format untuk memastikan sesi LSP berjalan optimal sesuai konteks tim Anda.
1. Onsite: Format Paling Efektif untuk Pengalaman Penuh
LSP paling efektif dilakukan secara tatap muka karena interaksi langsung dengan bata fisik dan dinamika ruangan tidak tergantikan sepenuhnya oleh teknologi.
Format onsite memungkinkan peserta merasakan energi ruangan, membaca bahasa tubuh rekan setim, dan membangun koneksi personal yang lebih kuat.
Untuk tim yang berada di lokasi yang sama, format on site adalah pilihan utama yang direkomendasikan. Pengalaman penuh ini memberikan dampak paling maksimal bagi kolaborasi dan penyelarasan tim.
2. Blended: Alternatif Adaptif untuk Kebutuhan Tim Tersebar
Bagi perusahaan dengan tim yang tersebar di berbagai kota, Dibimbing menyediakan pendekatan blended yang menggabungkan elemen online dan onsite. Format ini memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan esensi LSP.
Pendekatan blended juga bisa menjadi solusi untuk perusahaan yang ingin memulai dengan sesi online sebelum beralih ke onsite di tahap berikutnya. Sebagai bagian dari program corporate training perusahaan, format blended membuka peluang bagi lebih banyak tim untuk merasakan dampak LSP.
3. Berapa Peserta Ideal Per Sesi?
Ukuran ideal untuk satu sesi adalah 8 hingga 20 peserta agar setiap orang mendapatkan waktu yang cukup untuk sharing dan diskusi. Untuk kelompok yang lebih besar, sesi dapat dijalankan secara paralel dengan beberapa fasilitator.
Jumlah ini memastikan setiap suara terdengar tanpa membuat sesi berlarut-larut atau kehilangan fokus. Jika tim Anda lebih dari 20 orang, konsultasikan dengan tim Dibimbing untuk merancang skema paralel yang sesuai.
Bagaimana LSP Online Bekerja?
Memahami mekanisme training LEGO Serious Play online membantu Anda melihat bahwa metode ini tetap terstruktur meskipun dilakukan secara virtual.
1. Peran Fasilitator dalam Memandu Sesi Virtual
Fasilitator memegang peran sentral dalam menjaga ritme dan fokus sesi online. Mereka merumuskan pertanyaan pemantik, memandu tahapan build and share, serta memastikan setiap peserta mendapat giliran berbicara tanpa dominasi suara tertentu.
Dalam format online, fasilitator juga bertugas mengelola aspek teknis seperti mute/unmute, breakout room, dan screen sharing untuk memperlancar alur sesi.
2. Adaptasi Tahapan LSP untuk Format Online
Penelitian Fronza dan Wang sebelumnya, mendokumentasikan bagaimana mereka mengadaptasi tahapan LSP untuk lingkungan virtual.
Warm-up build tetap dilakukan untuk membiasakan peserta dengan bata dan mengaktifkan pola pikir kreatif. Individual build berlangsung dengan kamera menyala agar fasilitator bisa melihat progres setiap peserta.
Share and reflect dilakukan secara bergiliran dengan peserta mengangkat model ke kamera sambil menceritakan maknanya—proses yang memastikan semua suara tetap didengar.
3. Tools dan Teknologi Pendukung LSP Virtual
Platform video conference seperti Zoom atau Microsoft Teams menjadi tulang punggung sesi LSP online dengan fitur breakout room untuk diskusi kelompok kecil. Beberapa fasilitator juga menggunakan alat bantu visual digital sebagai pelengkap.
Yang terpenting, setiap peserta tetap memiliki bata LEGO fisik yang dikirimkan sebelumnya ke alamat masing-masing. Pengiriman bata ini menjadi bagian dari persiapan yang memastikan pengalaman hands-on tetap terjaga.
Kapan Memilih Onsite dan Kapan Memilih Blended?
Keputusan format bergantung pada kondisi tim dan tujuan sesi. Tabel berikut membantu Anda menentukan pilihan terbaik.
Kriteria | Pilih Onsite | Pilih Blended |
Lokasi Tim | Seluruh peserta berada di kota atau area yang sama | Peserta tersebar di berbagai kota atau bekerja remote |
Tujuan Sesi | Membutuhkan diskusi mendalam, koneksi personal, dan kolaborasi intensif | Membutuhkan fleksibilitas waktu dan tempat, dengan kombinasi sesi online dan offline |
Anggaran | Tersedia untuk biaya perjalanan, akomodasi, dan venue | Ingin mengoptimalkan anggaran dengan mengurangi biaya logistik perjalanan |
Waktu | Peserta bisa hadir penuh dalam satu lokasi tanpa gangguan operasional | Peserta sulit meninggalkan tugas harian dalam waktu lama |
Jumlah Peserta | 8–20 orang dalam satu ruangan | Lebih dari 20 orang atau membutuhkan sesi paralel dengan beberapa fasilitator |
Baca Juga: Rekomendasi Jasa Training Karyawan Perusahaan Terbaik
Ingin Menyelenggarakan LEGO Serious Play Training untuk Tim Anda? Dibimbing Siap Bantu!
Training LEGO Serious Play online telah terbukti secara empiris mampu memfasilitasi kolaborasi, meaning-making, dan knowledge-sharing—bahkan ketika peserta tidak berada dalam satu ruangan.
Metode ini telah menjadi solusi strategis bagi perusahaan yang menginginkan fleksibilitas tanpa mengorbankan kualitas. Melalui LEGO Serious Play bersama Dibimbing, Anda mendapatkan fasilitator bersertifikat dan kurikulum yang disesuaikan dengan konteks bisnis lokal, baik dalam format onsite maupun blended.
Selain LSP, Dibimbing juga menyediakan berbagai program Corporate Training: Soft Skill Training lainnya seperti Self Leadership dan Team Building untuk kebutuhan pengembangan tim yang lebih luas. Telah terbukti, 58+ mitra sukses merasakan dampak positif dengan tingkat kepuasan 90%.
Kalau Anda memiliki pertanyaan, "Bagaimana teknis pelaksanaan LSP blended?" atau "Apakah program bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri kami?", konsultasi gratis di sini saja!
Tim Dibimbing siap #BimbingSampeJadi mitra strategis pengembangan tim Anda!
FAQ
1. Apakah peserta tetap butuh bata LEGO untuk sesi LSP online?
Ya, untuk pengalaman optimal setiap peserta tetap membutuhkan bata LEGO fisik yang akan dikirimkan ke alamat masing-masing sebelum sesi berlangsung.
2. Apakah efektivitas LSP online sama dengan tatap muka?
LSP tatap muka tetap memberikan pengalaman paling maksimal, namun studi membuktikan LSP online efektif untuk meaning-making dan knowledge-sharing.
3. Bagaimana teknis pelaksanaan LSP blended dari Dibimbing?
Format blended menggabungkan sesi online dan onsite sesuai kebutuhan tim Anda. Tim Dibimbing akan membantu merancang skema yang paling sesuai setelah konsultasi awal.
Referensi
Tags
