Corporate Training
Komisaris: Definisi, Jenis, Fungsi dan Cara Memilihnya
Salsabila Annisa
6/03/2026
64 Views
Apakah Anda merasa khawatir tentang kesesuaian standar operasional harian perusahaan yang dijalankan direksi? Kekhawatiran Anda akan terjawab dengan hadirnya seorang pengawas proses bisnis agar berjalan pada koridor yang tetap aman.
Fungsi tersebut bisa dipenuhi oleh komisaris. Apa itu komisaris? Singkatnya, komisaris adalah bagian dari perusahaan yang akan membantu Anda membangun sistem check and balance yang sehat di perusahaan.
Dengan menempatkan orang yang tepat di kursi komisaris, Anda bisa lebih tenang dalam mendelegasikan tugas tanpa takut kehilangan kendali atas arah besar perusahaan.
Apa Itu Komisaris?
Komisaris adalah pengawas sekaligus "penasihat" di sebuah perusahaan. Mereka memantau kerja Direksi dan memberi saran agar perusahaan tetap di jalur yang benar.
Secara posisi, komisaris juga merupakan pemegang saham yang memastikan modal pemilik tidak disalahgunakan. Namun, mereka tidak ikut campur urusan teknis sehari-hari, tapi fokus memantau strategi besar dan aturan main perusahaan.
Jenis-Jenis Komisaris
Berikut adalah jenis-jenis komisaris yang wajib Anda ketahui:
1. Komisaris Utama
Komisaris utama adalah pemimpin dari dewan komisaris yang bertugas mengoordinasikan jadwal rapat pengawasan dan komunikasi dengan dewan direksi. Biasanya diisi oleh sosok senior yang memiliki kewibawaan tinggi untuk menengahi perbedaan pandangan antara pemilik dan pengelola bisnis.
2. Komisaris Independen
Komisaris independen merupakan anggota dewan komisaris yang berasal dari luar perusahaan dan tidak memiliki hubungan dengan pemegang saham maupun direksi. Kehadiran komisaris independen sangat penting untuk menjaga objektivitas penilaian dan melindungi kepentingan pemegang saham minoritas.
3. Komisaris Utusan
Komisaris utusan adalah anggota yang ditunjuk oleh dewan komisaris untuk melakukan pengawasan lebih spesifik pada departemen atau isu tertentu dalam waktu yang terbatas. Mereka bertindak sebagai perpanjangan tangan dewan untuk mendalami masalah teknis yang membutuhkan perhatian khusus dari sisi pengawasan.
Baca Juga: Karyawan Swasta: Arti, Kelebihan, Gaji, & Tips Terbaik
Fungsi Komisaris
Sumber: Freepik
Lalu apa saja fungsi dan tugas komisaris dalam perusahaan? Simak jawaban berikut ini:
1. Melakukan Pengawasan Strategis Kebijakan Direksi
Fungsi utama komisaris adalah memastikan bahwa setiap keputusan besar yang diambil direksi sudah selaras dengan rencana jangka panjang perusahaan. Mereka akan meninjau laporan performa secara berkala untuk mendeteksi adanya risiko kegagalan strategi sedini mungkin.
2. Memberikan Nasihat dan Pertimbangan Bisnis
Komisaris bertindak sebagai penasihat ahli bagi direksi saat perusahaan akan mengambil langkah besar seperti akuisisi atau ekspansi pasar. Berdasarkan pengalaman luas yang mereka miliki, komisaris memberikan sudut pandang objektif agar direksi tidak gegabah dalam mengambil risiko finansial.
3. Memastikan Good Corporate Governance
Komisaris bertanggung jawab menjaga agar perusahaan selalu patuh pada undang-undang yang berlaku dan standar etika bisnis yang tinggi. Jadi, komisioner sangat berperan untuk menjaga reputasi perusahaan di mata investor, mitra kerja, maupun pemerintah.
Baca Juga: Pengembangan Karyawan: Definisi, Manfaat, Metode, & Tips
Cara Memilih Komisaris
Agar tak salah tunjuk komisaris, MinDi siapkan langkah-langkah memilih komisaris berikut ini:
1. Carilah Sosok dengan Integritas dan Reputasi Teruji
Pilihlah kandidat yang memiliki rekam jejak bersih dan dikenal jujur dalam memberikan penilaian objektif tanpa pengaruh kepentingan pribadi. Integritas adalah syarat mutlak karena komisaris akan memiliki akses ke informasi rahasia dan berperan sebagai penjaga moral perusahaan.
2. Utamakan Pengalaman di Industri yang Relevan
Seorang komisaris harus memahami dinamika bisnis yang Anda jalani agar nasihat yang diberikan bersifat praktis dan solutif. Pengalaman mereka dalam melewati krisis di industri sejenis akan menjadi aset yang sangat berharga dalam memandu direksi Anda.
3. Perhatikan Kemampuan Komunikasi dan Diplomasi
Komisaris harus mampu menyampaikan kritik atau teguran kepada direksi dengan cara yang konstruktif tanpa merusak suasana kerja. Pilihlah orang yang memiliki kemampuan negosiasi yang baik untuk menjaga hubungan harmonis antara pemegang saham dan jajaran eksekutif.
Baca Juga: Materi Training untuk Karyawan: Jenis, Contoh, & Tips
Ingin Punya Kemampuan Memilih Komisaris yang Tepat?
Nah, sekarang Anda sudah paham kan apa itu komisaris? Menempatkan orang yang tepat dalam posisi tersebut adalah investasi strategis untuk keamanan bisnis Anda.
Namun untuk memilih komisaris yang tepat, tentunya Anda beserta tim memerlukan pemahaman mendalam tentang tata kelola dan pengawasan perusahaan Anda, bukan?
Jika Anda ingin memperdalam pemahaman atau praktek tentang tata kelola perusahaan, percayakan program pelatihan dan pengembangan tim Anda kepada Corporate Training Dibimbing!
Program kami didukung oleh 338+ Mentor Profesional & Berkualitas yang siap bantu tim Anda berkembang lewat Soft Skill Training, Digital Skill Training, hingga Customizable Training sesuai kebutuhan perusahaan. Semua mulai dari 7 juta saja!
Kalau Anda masih punya pertanyaan lebih jauh seputar training perusahaan Anda, yuk langsung konsultasi gratis sekarang! dibimbing.id pasti #BimbingSampeJadi!
Salsabila Annisa is an accomplished SEO Content Writer and Copywriter who believes the best content is a perfect blend of search engine logic and human empathy. With experience crafting words that are both informative and rank-worthy, she/he is dedicated to transforming complex topics into flowing, crisp, and highly readable articles.
Tags
