Unggulnya Data Science dan Peranan Penting dalam Dunia Perindustrian

Apa itu Data Science?

Melansir dari Data Robot, Data Science adalah ilmu yang menggabungkan keahlian bidang tertentu dengan pemrograman, matematika dan statistik. Istilah ini menjadi sangat penting dalam mengetahui bagaimana cara mengolah data kompleks yang diterima dari internet, dikelola, dan dianalisa dengan baik menjadi sebuah data prediksi yang lebih akurat dengan data sebenarnya. Sistem kecerdasan buatan ini berperan untuk mengekstrak pengetahuan atau informasi dan dirancang untuk mempermudah pengolahan yang melampaui kecerdasan manusia. 

Kira-kira apa saja contoh penerapan dari ilmu data ini di bidang perindustrian? Kalian bisa lihat bagaimana dampak dari E-Commerce yang semakin marak bermunculan secara.  Situs seperti ini juga dikenal sebagai marketplace. Kegiatan jual-beli yang dapat disesuaikan berdasarkan preferensi yang dipersonalisasi secara otomatis. Belum lagi penetapan  harga atau Dynamic Pricing pada suatu perusahaan dalam penawaran suatu produk menggunakan algoritma pelanggannya. Contoh lainnya bisa ditemukan dalam Fraud Detection yang hadir industri keuangan untuk membantu mengidentifikasi potensi transaksi penipuan yang dilakukan di setiap aktivitas dan keamanan cyber.

Seberapa penting Data Science?

Saat ini, data science merupakan tonggak utama yang diperlukan oleh perusahaan perintis (startup) dan perusahaan besar. Sama seperti yang sudah dibahas sebelumnya, jika perusahaan tidak mampu mengolah data, bisnis tersebut akan kehilangan peluang dan strategi agar tetap optimal. Maka, seseorang yang memahami pengolahan ini disebut data scientist. Peran ini membantu perusahaan untuk memprediksi produk apa yang akan dijual, membantu perusahaan telekomunikasi untuk melihat kapan dan mengapa pelanggan mengganti operator, dan membantu perusahaan asuransi mobil untuk memahami seberapa baik pelanggan mereka mengemudi, memprediksi penyebaran dan lain sebagainya.

Keterampilan umum lain yang diperlukan oleh seorang data scientist adalah keterampilan organisasi yang baik, komunikasi yang jelas, dan kemampuan untuk menguasai konsep dan teknik baru dengan cepat. Dengan menggunakan Big Data, data scientist dapat membantu perusahaan untuk memprediksi produk apa yang akan dijual, membantu perusahaan telekomunikasi untuk memprediksi kapan dan mengapa pelanggan mengganti operator, dan membantu perusahaan asuransi mobil untuk memahami seberapa baik pelanggan mereka mengemudi, memprediksi penyebaran dan lain sebagainya.

Sobat Mindi, berkarir sebagai data scientist sangat menjanjikan dalam dunia industri yang serba digital. Bagi kalian yang ingin terjun di bidang ini, profesi ini menaruh harapan akan lapangan kerja yang berpengaruh dan menjadi incaran kalian ke depan. Seorang data scientist punya kesempatan untuk bergabung dengan perusahaan skala besar. Beberapa diantaranya bekerja seperti Business Analysis, Solution Manager, Information System Analyst, Market Intelligence Analyst dan sebagainya. Bekal pengetahuan tersebut dapat kalian manfaatkan untuk bergabung dengan perusahaan multinasional seperti GoJek, Grab, Amazon, Tokopedia, Apple, Google, dan lain sebagainya.

Komponen dari Data Science

Buat  kalian yang belum familiar dengan proses pengolahan data ini, kalian akan diperkenalkan dengan Machine Learning, Deep Learning, Data Mining, dan Artificial Intelligence. Simak pembahasannya ya!

Machine learning bersifat interdisipliner dan menggunakan teknik dari bidang ilmu komputer, statistik, dan artificial intelligence. Komponen utama machine learning adalah algoritma yang dapat belajar secara otomatis dari pengalaman untuk memperbaiki kinerjanya. Algoritma ini dapat diterapkan di berbagai bidang. Contoh sepertinya Facebook, yang mengumpulkan informasi perilaku untuk setiap pengguna di platform sosial.

Berbeda dengan Machine Learning, Deep learning bisa dibilang istilah yang relatif baru. Deep learning adalah proses penerapan teknologi deep neural network. Deep Learning dapat dianggap sebagai otak karena pembacaan algoritma dalam tingkatan tertentu. Contohnya Siri dari Apple atau Google Assistant dari Google sebagai asisten virtual. 

Penerapan algoritma khusus untuk mengekstraksi pola pada sebuah kumpulan data disebut dengan Data mining. Hal ini berhubungan erat dengan machine learning. Data mining adalah sebuah proses yang menggunakan algoritma machine learning untuk mengekstrak pola-pola informatif yang disimpan dalam kumpulan data. 

Terakhir, sebagian besar pernah dengar term Artificial intelligence atau biasa disebut AI. Berfokus pada penciptaan mesin cerdas yang bekerja dan bereaksi seperti manusia. Bagian inti dari artificial intelligence adalah pemrograman komputer untuk sifat-sifat tertentu seperti pengetahuan, penalaran, pemecahan masalah, persepsi, pembelajaran, perencanaan, dan lain sebagainya. 

Kecerdasan buatan ini digunakan agar sistem komputer secara otomatis dapat belajar dengan sendirinya tanpa diberi instruksi pemrograman dan dapat meningkatkan prediksi yang akurat dan penggunaannya biasanya sifatnya real-time. 

Bagaimana, Sobat Mindi? Apakah kalian tertarik untuk mempelajari lebih lanjut terkait teknik pengolahan data ini? Jika kalian tertarik mempelajari Data Science lebih dalam, bisa langsung belajar di Bootcamp Data Science bersama dibimbing.id ya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *