UI UX Designer adalah Profesi yang Tepat di Tahun 2021

Oleh: Fadhil Ghifari

Menjamurnya perusahaan startup di tahun 2021, membuat profesi UI UX designer menjadi profesi yang paling dicari saat ini. Ditambah dengan keadaan pandemi yang masih terus berlanjut. Semua bisnis hampir mengarah ke era digital. Sehingga menjadikan profesi UI UX designer adalah keputusan yang tepat!

UI UX designer adalah profesi yang bertugas untuk mengurus user interface dan user experience. Gunanya untuk memaksimalkan pengalaman dalam menggunakan suatu aplikasi atau website. Profesi ini dianggap sangat penting untuk bisnis. Dikarenakan sebuah bisnis harus memiliki identitas dan lahan untuk berinteraksi kepada para penggunanya. Tentu, “lahan” untuk menguatkan identitas dan interaksi ini harus dibuat sebaik mungkin. Agar dapat memuaskan para penggunanya secara maksimal. Lalu pertanyaannya, kenapa profesi ini worth it untuk ditekuni? Berikut alasannya:

Minimal Pendidikan

Menekuni profesi UI atau UX designer tidak perlu menekuni jurusan khusus. Walaupun, akan lebih baik jika latar pendidikan studi DKV (Desain Komunikasi Visual). Dikarenakan pembelajarannya akan lebih dibahas secara terperinci di sana. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Banyak sekali orang yang memilih berkarir di UI atau UX designer berawal dari memiliki hobi desain atau menggambar. Tentunya hal ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain itu, latar belakang pendidikan seperti psikologi, antropologi, teknologi Informasi tetap bisa menekuni profesi ini. Karena ada beberapa ilmu yang secara tidak langsung “mengamati” perilaku dan interaksi manusia.

Salary dan Benefit yang Ditawarkan

Pendapatan memang akan berbeda-beda tergantung dari skill dan pengalaman yang dimiliki. Namun, sebaiknya tidak perlu merasa khawatir. Berikut kami coba sedikit memberi gambaran berapa gaji yang akan didapatkan sesuai dengan pengalaman dan jam terbangnya:

Fresh graduate, untuk gaji entry level atau fresh graduate, kami sudah mencoba untuk riset di berbagai portal pencari kerja terkait hal ini. Disebutkan angka gaji untuk entry level ada di sekitar Rp4.000.0000 sampai Rp6.000.000 per bulannya. 

Middle level, masih sekitar di angka Rp8.000.000 sampai Rp12.000.000. Tergantung dengan kebijakan perusahaan. Setidaknya memiliki pengalaman 1 tahun atau lebih. Namun faktanya, walaupun di entry level angkanya kecil, tapi untuk naik penghasilan dalam profesi tidaklah sulit. Hanya tergantung dari seberapa cepat kita bisa tanggap dengan kebutuhan dari perusahaan dan kecepatan dalam mempelajari sesuatu yang baru.

Senior Level, sekitar Rp12.000.000 sampai Rp.20.000.000. Kembali lagi, tergantung kebijakan perusahaan. Pengalaman bisa kurang dari 2,5 tahun, tidak perlu sampai bertahun-tahun lamanya. Biasanya pengalaman kurang dari 3 tahun sudah bisa dikatakan memiliki kemampuan yang cukup baik dan loyal dalam pengembangan aplikasi sebuah perusahaan. Semakin memiliki pengalaman dalam memegang suatu kasus maka secara tidak langsung akan memiliki nilai yang lebih tinggi dari segi pendapatan. 

Manager Level, gaji yang didapatkan kemungkinan besar akan lebih dari Rp20.000.000, hal ini dikarenakan posisi yang diduduki merupakan bagian manajerial di mana urusannya sudah lebih ke hal yang bersifat strategis.

Work Life Balance

Berdasarkan hasil salah satu riset dari platform online mengenai work life balance, para pekerja di bidang teknologi informasi di Indonesia menunjukkan bahwa UI dan UX designer merupakan profesi yang kehidupannya bisa dikatakan “balance”. Mengutip dari Kompas, para pekerja yang menekuni dalam kegiatan perancangan interface dan user experience dari sebuah produk, merupakan profesi yang paling seimbang antara kehidupan dan pekerjaannya. Disebutkan juga para pekerja dalam profesi ini memiliki tingkat kepuasan yang bisa dikatakan baik dengan nilai 3,61 dari 5.

Peluang Karir Masa Depan

Mengutip dari Kompas, dengan semakin berkembangkanya bidang teknologi informasi dan komunikasi, profesi UI dan UX designer juga kian populer terutama di kalangan generasi Z. Selain itu permintaan dalam profesi ini terbilang sangat tinggi. Data dari Cognizant Jobs of The Future menyebutkan bahwa dalam satu tahun terakhir, terdapat lebih dari 6.800 lowongan yang terkait dengan profesi ini.

Sudah terbayang dengan profesi ini? Lalu, bagaimana dengan tanggung jawabnya? Berikut akan kami jelaskan mengenai peran dan tanggung jawabnya:

  • Mengumpulkan data klien berupa budget, bisnis apa saja yang dijalani, apa tujuannya, siapa penggunanya, dan siapa saja kompetitornya.
  • Memvisualisasi user flow menjadi produk desain yang efektif dan enak dipandang.
  • Mengatur segi warna, jenis huruf, gambar, animasi, dan lainnya untuk memvisualisasikan interface yang baik.
  • Merancan desain akhir berupa pemberian warna, typography, gambar, dan berbagai elemen design lainnya yang nantinya siap dikembangkan menjadi aplikasi atau website
  • Melakukan penelitian mengenai apa saja yang diekspektasikan oleh user terkait pengalaman dalam sebuah aplikasi atau website.
  • Memaksimalkan experience pengguna pada desain interface produk digital.

Dengan berbagai faktor dan keuntungan seperti minimal pendidikan, gaji, work life balance, sampai peluang karir, sepertinya tidak heran jika profesi ini kian dicari dan diminati. Tentu dalam proses berkarir tidak akan mudah, perlu banyak persiapan yang harus dilakukan secara matang dan sungguh-sungguh supaya kamu bisa menggapai profesi yang kamu inginkan.

Untuk itu, Dibimbing.id hadir untuk membantu memperbesar peluangmu untuk menjadi UI dan UX designer yang lebih handal dan profesional. Kamu bisa mengikuti bootcamp UI dan UX design. Di sana kamu akan dibimbing selama 3,5 bulan dan ditemani langsung oleh para mentor yang berpengalaman di bidangnya dari berbagai perusahaan unicorn di Indonesia. Yuk cek dibimbing.id sekarang!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *