Pentingnya Market Research dalam Digital Marketing

Oleh: Amira Kartika Rochman

Market research atau riset pasar adalah salah satu hal yang krusial dan menjadi salah satu elemen penting demi menyukseskan bisnis kita. Market research ini termasuk langkah awal pembuatan strategi digital marketing yang gak boleh sampai dilewatkan. Mengetahui seperti apa karakteristik dan kebutuhan dari target pasar kita adalah hal yang penting banget dalam digital marketing.

Nah, kali ini MinDi mau coba membahas tentang market research dan seberapa penting market research ini dalam digital marketing. Yuk, langsung aja kita masuk ke pembahasannya!

Apa Itu Market Research?

Market research adalah rangkaian proses mengumpulkan informasi tentang kebutuhan dan preferensi dari target pasar agar perusahaan bisa menyediakan produk ataupun layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Gak cuma itu aja, hal ini juga bisa membantu kita buat dapetin insight terkait profil dan kebiasaan konsumen.

Kenapa perusahaan perlu tau profil dan kebiasaan konsumen seperti ini? Tentunya karena informasi-informasi ini lah yang nantinya bakal jadi acuan dalam pembuatan keputusan atau strategi marketing perusahaan. 

Apa Jadinya Kalau Market Research Ini Tidak Dilakukan?

Marketi Research untuk Menyukseskan Perusahaan
Sumber: Karolina Grabowska from Pexels

Tanpa melakukan market research, maka suatu perusahaan pasti gak bakalan punya informasi yang cukup tentang target pasar ataupun konsumen mereka. Dan tanpa adanya informasi-informasi ini, mereka pasti bakal kesusahan banget dalam menentukan “langkah” mereka ke depannya.

Oke, gak perlu ribet-ribet perusahaan, deh. Sekarang coba bayangin kalau kamu lagi merintis sebuah bisnis kecil-kecilan tapi kamu gak melakukan riset pasar sama sekali. Otomatis, kamu gak bakal tau sebenarnya apa yang target pasar kamu suka, apa yang mereka gak suka dan yang paling penting apa yang mereka lagi butuhin.

Alhasil dalam menentukan langkah bisnismu, kamu pun hanya mengandalkan intuisi atau feeling-mu sepenuhnya. Sebenarnya gak ada salahnya juga sih mengambil keputusan sesuai feeling kita, tapi jatuhnya bakalan seperti gambling alias risiko kegagalannya bakalan besar banget. Kamu harus bersiap-siap kalau ternyata feeling-mu salah dan tujuanmu pun gak bisa tercapai.

Dalam dunia bisnis, hal-hal seperti ini tentunya selalu sebisa mungkin dihindari. Selain karena berisiko dan bisa bikin usaha kita justru gulung tikar, pengambilan keputusan dengan cara “meraba-raba” seperti ini benar-benar gak efisien. Karena tentunya kamu harus melalui banyak banget trial and error lebih dulu hanya untuk menemukan langkah yang tepat.

Padahal nih, segala hal yang ada di internet—sebagai media dari digital marketing—itu sifatnya dinamis banget. Bisa aja bulan ini target pasar kita butuh dan suka barang A, tapi di bulan berikutnya preferensi mereka berganti jadi barang B. Karenanya, tanpa market research pun kamu bisa kehilangan momen dan bakal kesusahan buat terus keep up dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada target pasarmu.

Terus Apa Manfaat Market Research dalam Digital Marketing?

Kalau sebelumnya kita udah membahas tentang apa yang terjadi kalau market research gak dilakukan, sekarang kita bakal membahas tentang beberapa keuntungan yang kita dapat setelah melakukan riset pasar.

Beberapa keuntungan tersebut adalah:

  1. Membantu Menyampaikan Pesan dengan Lebih Baik

    Dalam digital marketing, kita wajib banget buat terus bisa terhubung dengan audiens kita. Salah satu tujuan penting pemasaran digital adalah menciptakan “hubungan” yang sehat dan erat dengan audiens sehingga mereka punya kepercayaan yang tinggi terhadap kita. Hal inilah yang nantinya juga bakal membantu meningkatkan penjualan kita.

    Inilah kenapa market research diperlukan. Dengan melakukan riset terhadap pasar, kita juga bisa tau bagaimana bahasa yang digunakan oleh konsumen, seperti apa aktivitas mereka, hingga bahkan istilah-istilah seperti apa yang biasanya mereka gunakan. Dengan mengetahui hal-hal ini, nantinya kita bisa menciptakan pesan yang lebih sesuai dan terasa personal untuk mereka.

    Contohnya nih, target pasar kita adalah anak muda usia 20-25 tahun. Kita bisa asumsikan bahwa kebanyakan dari mereka pasti adalah mahasiswa dan fresh graduate, penggunaan bahasanya cenderung non-formal atau santai dan tentunya mereka bakalan update banget sama istilah-istilah baru yang ada di internet.

    Nah, dengan data-data ini, kita bisa coba menyampaikan pesan kita dengan bahasa yang santai dan diselingi istilah-istilah yang lagi populer di internet. Dengan melakukan hal-hal seperti ini, tentunya target pasar kita jadi lebih merasa relate dan mudah untuk memahami pesan yang ingin kita sampaikan.

    Beda ceritanya kalau kita justru pakai bahasa formal, bahasan yang berat dan istilah-istilah yang udah ketinggalan jaman. Secara otomatis hal ini bakalan bikin target pasar kita justru kehilangan minat mereka, gak bisa memahami pesan kita dengan baik dan besar kemungkinan mereka juga bakal beralih ke perusahaan lain yang dinilai bisa “lebih mengerti” mereka.

  2. Memudahkan Perusahaan dalam Memahami Kebutuhan Konsumen

    Seperti yang Sobat MinDi udah tau, market research ini bisa membantu kita memahami kebutuhan konsumen kita. Dan dengan mengetahui apa aja yang mereka butuhkan, kita pun bisa lebih mudah melakukan perencanaan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

    Biar Sobat MinDi bisa lebih mudah memahaminya, MinDi bakal coba kasih tau contoh kasusnya dalam content marketing, ya!

    Misalkan nih, kita adalah perusahaan yang bergerak di bidang edukasi. Setelah melakukan riset pasar, ternyata kita mendapatkan hasil kalau konsumen kita ternyata lagi membutuhkan informasi-informasi tentang studi ke luar negeri. Dengan tau kebutuhan tersebut, kita pun bisa langsung menyusun content planning berisikan konten-konten seputar studi ke luar negeri agar kebutuhan konsumen kita tersebut bisa terpenuhi.

    Dengan selalu memahami dan berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, pastinya hal tersebut bakalan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen kita. Mereka bakal merasa didengar, dimengerti dan dimanjakan oleh kita. Dan pada akhirnya hal ini pun juga bisa meningkatkan customer loyalty atau loyalitas pelanggan.

  3. Menghemat Anggaran untuk Pemasaran

    Gak semua media sosial atau platform digital bakalan cocok buat perusahaan kita. Karenanya, market research ini penting banget dilakukan agar kita tau pasti seperti apa media sosial dan platform digital yang efektif kita gunakan dalam menjalankan strategi marketing kita.

    MinDi kasih contoh kasusnya, ya. Misalkan nih, kita mau memasang iklan untuk perusahaan kita di beberapa media sosial ataupun platform. Dengan melakukan market research lebih dulu, kita jadi tau nih kira-kira media sosial atau platform apa yang banyak digunakan oleh target pasar kita. Apakah Instagram? Twitter? YouTube? Atau justru Facebook?

    Nah, setelah tau medianya, kita bisa menyalurkan dana dan strategi yang kita punya untuk diterapkan di media tersebut. Jadi misalkan target pasar kita lebih banyak yang pakai Instagram, kita bisa fokus menggencarkan pemasaran di sana aja daripada harus melakukannya juga di media lain yang jarang digunakan oleh target pasar kita.

    Dengan begini, gak hanya menghemat anggaran dan energi aja, kita pun bisa bergerak dengan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target serta tujuan kita.

  4. Membantu Tetap Update dengan Perubahan Preferensi Konsumen

    Pola pikir ataupun perilaku manusia adalah sesuatu hal yang kompleks banget. Dan yang namanya preferensi juga pasti bisa berubah-ubah tergantung perubahan kondisi ataupun tren yang sedang populer. Apalagi dalam konteks digital marketing dimana kita menggunakan internet sebagai medianya. Seperti yang udah MinDi bilang, segala hal yang ada di internet itu sifatnya dinamis banget, jadi kita perlu terus update dengan perubahan-perubahan yang ada.

    Nah, biar kita bisa terus keep up dengan perubahan-perubahan ini maka market research perlu banget dilakukan. Dengan melakukan market research, kita bisa tetap update mengenai perubahan preferensi serta behavior target pasar kita dan gak ketinggalan informasi tentang tren serta topik yang sedang populer.

    Dalam membuat content marketing, kita pun bisa tetap menghasilkan berbagai konten yang relevan dan menarik target pasar kita. Dan pada akhirnya, hal tersebut pastinya bisa meningkatkan traffic serta engagement dari website maupun media sosial perusahaan kita.

Nah, itulah pembahasan tentang seberapa pentingnya market research dalam digital marketing. Semoga aja pembahasannya bisa membantu Sobat MinDi dalam memahami materi ini, ya!

By the way, buat Sobat MinDi yang pengen belajar lebih dalam lagi tentang digital marketing, kamu bisa banget lho ikutan Bootcamp Digital Marketing dari dibimbing.id!

Dengan mengikuti bootcamp ini, nantinya kamu bakal diajari lebih dalam tentang digital marketing bersama mentor-mentor yang berpengalaman dan ahli di bidangnya. Gak cuma itu aja, setelah programnya selesai pun bakal ada penyaluran kerja dengan hiring partners dibimbing.id juga, lho!

Karenanya, tentu program ini benar-benar bisa membantu Sobat MinDi jadi lebih cepat dan mudah buat segera mulai berkarier sebagai digital marketer.

Yuk, langsung aja kepoin program Bootcamp Digital Marketing dari dibimbing.id dengan KLIK DI SINI. Hope to see you around, Sobat MinDi!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *