Copywriting dan Elemen Rahasia di Dalamnya

pentingnya copywriting di sebuah perusahaan

Oleh: Rezkita G. Astari Suhendar

Kamu pernah gak sih penasaran kenapa bisa terhipnotis hanya karena penggalan kalimat? atau sesimpel karena ‘kemakan’ iklan?

Kalau pernah, selamat! Kamu berhasil ‘tergerak’ berkat copywriting yang kuat! “Wah, berarti jadi copywriter harus jago dengan bermain kata ya?” Oh, gak hanya itu, Ferguso~ Yuk, simak lebih lanjut ya!

Apa Itu Copywriting?

Umumnya, copywriting adalah ‘seni menulis’ dan strategi produksi konten yang berfokus pada meyakinkan pembaca untuk mengambil tindakan tertentu. Seorang copywriter harus bisa menulis “copy” dengan cara yang persuasif. Tulisannya harus menarik minat pembaca dan tergerak untuk menghasilkan penjualan.

Hadirnya copywriting menjadi salah satu hal yang gak bisa dilepas dalam Digital Marketing. Kenapa? Dalam sistem jual beli online seperti yang dilakukan di e-commerce maupun media sosial, copywriting berperan menjadi ‘salesman’ produk tapi dalam bentuk tulisan.

“Adakah elemen dasar yang perlu kita tahu dari Copywriting?”

Jawabannya: ada. Cari tau poin yang harus kita kenali, Sobat MinDi!

Mengenal Urgensi dalam Copywriting

  1. Urgensi
    Biasanya, mereka yang berminat dengan suatu produk seringkali menunda keputusannya. Seorang copywriter harus bisa menarik perhatian dan menghadirkan perasaan yang ‘mendesak’ pembaca.

    Contoh kalimatnya:
    “Ingin tahu cara menyusun strategi pemasaran? Simak postingan terbaru kami!”
    “Tertarik dengan dunia Digital Marketing? Klik disini untuk cari tau lebih lanjut!”.
  2. Koneksi
    Terjalinnya hubungan antara pembaca dengan konten yang dibaca. Ssebuah penulisan copywriting harus bisa ‘menjual’ ide agar ekspektasi pun bisa dicapai.

    Misalnya:
    “Cek langkah-langkah berikut ini agar menciptakan blog yang sukses!”
  3. Transformasi
    Akan ada harapan untuk bisa melakukan sesuatu yang menguntungkan pembaca. So, gak ada bedanya dengan kalian yang sekarang membaca blog ini kan? Dalam copywriting, kita harus memahami gagasan utama penulisan agar terlihat jelas.

    Contoh:
    “Dengan 9 tahap ini akan meningkatkan performa produktivitas.”
  4. Social Approval
    Sebagai copywriter, kita harus memahami pain poin. Hal ini yang bisa mempengaruhi pembaca menentukan pilihannya. Bisa berdasarkan angka ataupun fakta yang mendukung. Ini makanya perlu ada semacam testimoni dan komentar dari pembeli. Kamu bisa lihat dari berbagai ulasan suatu produk.
  5. Afeksi
    Sama seperti elemen koneksi diatas, ada baiknya untuk mengenali latar calon pembaca. Seperti mengetahui sisi emosional, historis, ataupun karakteristik yang mendukung.
  6. Komitmen dan Konsistensi
    Seseorang akan lebih menyukai konten yang bisa dipercaya. Bisa membantu dan gak menyesatkan. Dalam penulisan, memberikan penawaran perlu penjabaran ide yang masuk akal dan hubungan antar kalimat yang baik.
  7. Scarcity
    Sebagai copywriter, kamu perlu menyadari kemungkinan untuk memancing pembaca akan sesuatu yang hilang. Dari sinilah kalimat persuasif pun bermain dalam pengembangan penulisan konten.

Gimana, sekarang udah tau kan elemen rahasia copywriting? Sekarang saatnya kamu memahami skill copywriting lebih dalam. Kebetulan, program dibimbing punya wadah untuk kalian memahami copywriting dengan mudah. Kamu akan diberikan latihan dan ditantang untuk membuat copy! So, tunggu apalagi? Cari tau selengkapnya di sini.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *